Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

[IGTV] Naik Kereta Wisata di Kampoeng Kopi Banaran


Tempatnya sering kami lewati bila keluar jalur tol dari Semarang ke arah Solo. Namun baru kali ini, kami mencoba salah satu wahana yang ada di Kampoeng Kopi Banaran.  Ada pemandangan keren dari perjalanan dengan kereta wisata.

Seperti biasa, setiap hari Rabu kami menerbitkan video di Instagram dengan durasi sedikit panjang yang ditaruh di IGTV. Tentu saja, ukurannya vertikal atau berdiri.

Sarapan

Kedatangan kami ke Kampoeng Kopi Banaran masih dalam rangka kegiatan bareng Disporapar Jateng dari tanggal 20-21 Februari. Kami pikir awalnya hanya sekedar mampir untuk sarapan. Meski jam menunjukkan waktu itu bukan pagi lagi.

Saat kami tiba dengan bus yang berkapasitas 30-an orang, orang-orang di Kampoeng Kopi Banaran sudah menunggu. Bahkan menyiapkan sarapan yang tinggal disajikan di meja makan. Mereka benar-benar bekerja keras dan melayani penuh dedikasi.

Kejutan


Usai sarapan, rencananya langsung kembali duduk manis di dalam bus. Ternyata, tidak. Kami dan peserta lainnya diajak merasakan naik kereta wisata. Dan lagi-lagi, mereka sudah sangat siap. Koordinasi yang baik dilakukan penyelenggara dan pihak Banaran.

Ini adalah pengalaman pertama naik kereta wisata hari itu. Suasana sekitar juga sangat ramai meski gerimis menemani. Terutama Sekolah-sekola dan paud.

Kereta yang kami naiki berada paling depan dengan jumlah peserta 5 orang. Perjalanan yang mengitari kebun kopi sangat menanjak dan pengendara kereta sangat berpengalaman.

Mereka tidak ragu dengan medan offroad yang kereta lewati. Suasana perjalanan masih asri dengan pemandangan hijau dari lingkungan. Jarang-jarang kan tur wisata menggunakan kereta dan melewati kebun kopi.

Setiap beberapa meter sekali, ada papan petunjuk dengan sebuah cerita yang dibuat semenarik mungkin tentang perkembangan kopi. Ini semacam kami sedang wisata edukasi di sini.

Perjalanan dengan kereta menempuh waktu 20 menitan dan kami akhirnya berhenti sejenak di lobi resort hotel Banaran. Ternyata di sini ada penginapannya juga.


Sebuah pemandangan indah dengan latar belakang Rawa Pening bisa disaksikan dari sini. Pengelola benar-benar memanfaatkan tempat ini dengan mengemas beberapa spot untuk dijadikan kenangan berfoto bagi pengunjung.

Video 

Berdurasi kurang dari 2 menit, video yang kami buat adalah sebagian gambaran bagaimana suasana yang didapatkan dengan kereta wisata Kampoeng Kopi Banaran. Kami harap, suatu saat kamu juga mencobanya.


Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🎪 Agenda Festival Kota Lama Semarang 2026: Durasi Lebih Panjang dengan Tema Unity in Diversity

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta