Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

[IGTV] Naik Kereta Wisata di Kampoeng Kopi Banaran


Tempatnya sering kami lewati bila keluar jalur tol dari Semarang ke arah Solo. Namun baru kali ini, kami mencoba salah satu wahana yang ada di Kampoeng Kopi Banaran.  Ada pemandangan keren dari perjalanan dengan kereta wisata.

Seperti biasa, setiap hari Rabu kami menerbitkan video di Instagram dengan durasi sedikit panjang yang ditaruh di IGTV. Tentu saja, ukurannya vertikal atau berdiri.

Sarapan

Kedatangan kami ke Kampoeng Kopi Banaran masih dalam rangka kegiatan bareng Disporapar Jateng dari tanggal 20-21 Februari. Kami pikir awalnya hanya sekedar mampir untuk sarapan. Meski jam menunjukkan waktu itu bukan pagi lagi.

Saat kami tiba dengan bus yang berkapasitas 30-an orang, orang-orang di Kampoeng Kopi Banaran sudah menunggu. Bahkan menyiapkan sarapan yang tinggal disajikan di meja makan. Mereka benar-benar bekerja keras dan melayani penuh dedikasi.

Kejutan


Usai sarapan, rencananya langsung kembali duduk manis di dalam bus. Ternyata, tidak. Kami dan peserta lainnya diajak merasakan naik kereta wisata. Dan lagi-lagi, mereka sudah sangat siap. Koordinasi yang baik dilakukan penyelenggara dan pihak Banaran.

Ini adalah pengalaman pertama naik kereta wisata hari itu. Suasana sekitar juga sangat ramai meski gerimis menemani. Terutama Sekolah-sekola dan paud.

Kereta yang kami naiki berada paling depan dengan jumlah peserta 5 orang. Perjalanan yang mengitari kebun kopi sangat menanjak dan pengendara kereta sangat berpengalaman.

Mereka tidak ragu dengan medan offroad yang kereta lewati. Suasana perjalanan masih asri dengan pemandangan hijau dari lingkungan. Jarang-jarang kan tur wisata menggunakan kereta dan melewati kebun kopi.

Setiap beberapa meter sekali, ada papan petunjuk dengan sebuah cerita yang dibuat semenarik mungkin tentang perkembangan kopi. Ini semacam kami sedang wisata edukasi di sini.

Perjalanan dengan kereta menempuh waktu 20 menitan dan kami akhirnya berhenti sejenak di lobi resort hotel Banaran. Ternyata di sini ada penginapannya juga.


Sebuah pemandangan indah dengan latar belakang Rawa Pening bisa disaksikan dari sini. Pengelola benar-benar memanfaatkan tempat ini dengan mengemas beberapa spot untuk dijadikan kenangan berfoto bagi pengunjung.

Video 

Berdurasi kurang dari 2 menit, video yang kami buat adalah sebagian gambaran bagaimana suasana yang didapatkan dengan kereta wisata Kampoeng Kopi Banaran. Kami harap, suatu saat kamu juga mencobanya.


Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

🌙 Mengapa di Chromebook Tidak Ada Tombol 'Sleep'?