Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Setelah Hampir 2 Tahun, Seperti Ini Rupa Alun-alun Semarang


Minggu pertama bulan Januari 2020, Kami tertarik berkunjung ke kawasan pasar Johar. Kebenaran nih, hari ini malam Minggu (4/1). Gerimis yang menemani perjalanan tak menghalangi kami melihat wajah baru alun-alun asli Semarang ini.

Bulan Agustus 2018 adalah kali pertama kami membawa postingan tentang alun-alun yang berada di sekitar Masjid Agung Semarang atau Kauman. Saat itu sedang dalam tahap pengerjaan.

Yang menarik dari proses pengerjaannya waktu itu adalah bagaimana dimulai pengerjaannya bertepatan dengan Idul Adha.

2 Tahun berlalu


Kini, kami sudah berada di simpang jalan. Persis seberang jalan depan pintu keluar hotel Metro. Pembatas yang dulu menutupi pengerjaan alun-alun sudah tidak ada lagi. Semua orang dapat melihat dari jalan yang dilewati.

Meski saat kami melihat secara langsung lokasi belum bisa diakses secara umum, masih menunggu momen pembukaan, foto-foto yang kami ambil bisa memperlihatkan begitu menariknya tempat ini kelak.

Kami membayangkan bagaimana orang-orang yang saat ini mengandrungi kawasan Kota Lama langsung menghampiri ke kawasan ini hanya dengan berjalan kaki.

Suasana daerah sini semakin ramai. Orang-orang yang mengais rejeki mencoba peruntungannya dan mereka yang tinggal di sekitar kembali bersemangat menambahkan bisnisnya.


Harapan baru selalu menyenangkan untuk dibayangkan. Tinggal bagaimana kawasan ini diberdayakan dan banyak menghadirkan sesuatu yang menarik untuk dibicarakan.



Jadi, masih berapa lama lagi alun-alun asli Semarang ini dibuka untuk umum?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

🌙 Mengapa di Chromebook Tidak Ada Tombol 'Sleep'?