Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Ternyata Alun-alun Asli Kota Semarang Ada di Kawasan Pasar Johar


Satu lagi, tempat yang akan menarik perhatian masyarakat di kota Semarang. Seperti daur ulang atau remark film, Kawasan ini yang dulunya pernah menjadi pusat keramaian, kini dikembalikan fungsinya.

Hari ini, Minggu pagi (26/8), kami melihat langsung seperti apa suasana tempat proses pembangunan alun-alun asli kota Semarang. Kawasan yang paling terlihat adalah sekitar Kauman yang sudah bersih dari pedagang.

Siapa sangka bila selama ini predikat alun-alun kota Semarang yang disematkan pada kawasan Simpang Lima ternyata bukan yang asli. Kabar terbaru yang kami baca bahwa kawasan Pasar Johar atau sekitar Kauman-lah yang asli.

Mengembalikan alun-alun yang hilang


Di mesin pencari, berita tentang pembangunan alun-alun kota Semarang di kawasan Kauman pasti sudah banyak. Dana yang digunakan disebutkan mencapai 100 Miliar dengan cara bertahap. 

Mengutip situs Cnn Indonesia (23/8), alun-alun Kauman dibangun bersamaan dengan pembangunan Masjid Agung Kauman pada tahun 1747. Namun pada tahun 1938, alun-alun mulai beralih fungsi sebagai pusat perdagangan dan akhirnya hilang di tahun 1970.

Dipindahkahnya alun-alun dari Kauman ke Simpang Lima karena usulan Presiden Soekarno dan juga kawasan semakin padat waktu itu. Dan 1969, kawasan Simpang Lima lah yang dinobatkan menjadi titik pusat alun-alun.

Momen Idul Adha

Yang menarik dari dimulainya proyek pembangunan alun-alun kota adalah waktu yang diambil. Momen Idul Adha yang jatuh pada hari Rabu (22/8), proyek ini dimulai.

Pembangunan alun-alun ini dilakukan 2 tahap. Mengutip detikcom (23/8), untuk tahun ini anggaran yang dikeluarkan separuhnya. Itu artinya 50M dan tahun depannya sisanya.

Foto-foto




...

Dengan luas lahan sekitar 9,184 hektar, konsep dasar alun-alun yang berdekatan dengan masjid nantinya akan dipasang 700 tiang pancang untuk basement yang diperuntukkan buat para pedagang.

Mari kita tunggu hingga tahun depan. 

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🎪 Agenda Festival Kota Lama Semarang 2026: Durasi Lebih Panjang dengan Tema Unity in Diversity

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta