Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Tren Film Indonesia Tayang di Semarang Tahun 2020


Kami memperhatikan beberapa bulan terakhir tahun 2019, film-film Indonesia yang tayang memiliki cara baru dalam menayangkan film mereka di bioskop Semarang. Mereka melihat seberapa besar pengaruh atau animo filmnya yang dirilis. Bila ramai, mereka langsung menambah jumlah teater atau studio hingga bioskopnya.

Ini adalah catatan kecil dari Kofindo yang masih terus konsisten berbagi info jadwal film Indonesia di Semarang. Semenjak sudah membatasi diri pergi ke bioskop, kecuali undangan, hanya ini yang dapat dilakukan untuk mendukung film Indonesia berkibar di negeri sendiri.

Tambah studio hingga bioskop stelah rilis hari pertama

Tinggalkan tahun 2019 yang tercatat ada 129 film tayang di bioskop tanah air, mari melihat daftar film Indonesia terbaru bulan Januari 2020.

Tren tambah bioskop masih terus berlanjut hingga tulisan kami buat. Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini adalah salah satunya.

Bukan hanya menambah jumlah studio dalam satu bioskop, film ini juga menambah daftar bioskop yang ikut menayangkan di hari kedua hingga ketiga setelah film rilis hari Kamis, tanggal 2 Januari.

Film anime pertama yang tayang tahun 2020 pun tak ketinggalan mengikuti tren ini. Film Titus - Mystery of the Enygma yang dirilis 9 Januari mendapatkan tambahan bioskop di hari ketiga, yakni Sabtu.

Mungkin ini sudah biasa. Namun entahlah kenapa akhir-akhir ini akun Twitter @kofindo lebih banyak mendapatkan informasi seperti ini.

Dulu tambahan studio dalam satu bioskop karena film begitu populer sudah begitu biasa sekarang ini, maka sekarang bioskop yang awalnya tidak memutar film, kini menjadi ikut memutarkan. Kami rasa ini baru-baru saja terjadi di Semarang.

Apakah faktor ini sebenarnya?

Sebagai pemerhati, kami sedikit memahami mengapa ini bisa terjadi. Mereka di sini, pemilik film hingga manajemen dari bioskop, melihat betapa besar animo dari penonton tentang film yang sedang ditayangkan hari pertama rilis (Kamis).

Bila tempat duduk terisi penuh, tentu saja esok harinya atau lusa, jumlah studio hingga bioskop akan diberikan kepada penonton yang belum sempat menonton.

Permintaan bukan hanya dari pihak penonton yang menginginkan dan didengar, mungkin saja ada permintaan dari pihak bioskop atau pemilik film yang menginginkan tambahan layar.

...

Ini hanya sebuah tren yang sedang kami perhatikan. Tidak ada yang buruk tentang ini. Penambahan layar tentu saja memberi keuntungan bagi masyarakat yang ingin menonton. Di Semarang sendiri ada 8 bioskop.

Apakah tren ini terus berlanjut ? Atau ada hal baru lagi yang bakal kami ceritakan di halaman berikutnya? Dukung film Indonesia dan jangan lupa follow media sosial Kofindo.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

🏃‍♂️ 23 Semarang BTS Run: Strategi Jenius Memasarkan "Debu Proyek" Menjadi Gaya Hidup