Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Tweetdeck Versi Baru, Timeline yang Dibatasi

Diperhatikan dulu, jika kamu menggunakan Twitter Blue atau berlangganan, maka artikel ini tidak berpengaruh kepadamu. Sebaliknya, pengalaman ini mungkin berguna untuk pengguna seperti kami yang masih belum berlangganan.

Rajin sekali nulis tentang TweetDeck sebulanan ini (Juli). Mau gimana lagi, alat monitor Twitter yang paling menarik kami gunakan ini ada-ada saja masalahnya. Pemilik Twitter baru benar-benar tidak asyik sekarang ini.

Kena pembatasan

Sebagai alat monitor linimasa Twitter, TweetDeck selalu jadi andalan kami. Bukan saja kegunaannya untuk menjadwalkan postingan, tapi memantau pergerakan linimasa yang berada di tempat tinggal kami, Kota Semarang.

Saat dianjurkan pindah ke versi baru, TweetDeck baru ternyata menyulitkan kami karena akses yang dulu bebas digunakan mendadak eksklusif. 

Memang bukan berita baru, banyak pengguna Twitter yang mengeluhkan linimasanya terbatas atau limit. Kami pikir itu hanya berdampak pada Twitter Web, ternyata TweetDeck juga.

Pengaruhnya, monitor yang kami pantau dengan beberapa kata kunci terkena pengaruh. Tidak ada gerakan atau update dari pengguna. Lalu, untuk apa jadinya gunakan TweetDeck bila harus dibatasin.

Jika sudah begini, rasanya ingin kembali ke TweetDeck versi lama. Apakah bisa?

Akun yang dibatasin akses

Selain permasalahan kena limit linimasanya, TweetDeck versi baru juga membatasi akses akunnya. Bila versi lama kami bisa menaruh banyak akun, sehingga tidak perlu ada pengaturan ribet, maka versi baru hanya bisa satu akun saja.

Itu artinya, akun dotsemarang di TweetDeck sepenuhnya mirip dengan Twitter Web. Bila ingin menggunakan akun pribadi, kami harus mengubah akun penggunanya terlebih dahulu. Nah, lho ribet kan.

...

Twitter terus menjelma menjadi perusahaan bisnis yang ketat dengan beragam aturan. Yang tidak ingin ikut (berlangganan), pasti paling terkena dampak.

Kami sendiri belum memutuskan berlangganan karena untuk mengeluarkan biaya masih kesulitan. Semoga saja, kekhawatiran kami suatu saat bahwa nge-tweet akan dibatasin juga tidak terjadi.

Serem kalau beneran terjadi.

Artikel terkait :


Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali