Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Pertandingan yang Menyedihkan Antara Tim Futsal Jateng Melawan Taspen

Bila tidak menontonnya secara langsung, skor telak 24-0 rasanya biasa saja. Namun tidak dengan kami yang menyaksikan secara langsung. Bukan saja kalah segalanya, Taspen memang tidak siap untuk bertanding turnamen tahun ini.

Pertandingan kedua di Grup P dalam lanjutan turnamen Futsal Pornas Korpri 2023 berlangsung tanggal 18 Juli atau hari Selasa siang. Meski sudah menduga bahwa Taspen akan kembali kena bantai, sebelumnya sudah dibantai Kemenkeu dengan skor telak juga, pertandingan terakhir ini terasa menyedihkan buat kami.

Belum siap

Entah apa yang dipikirkan para pemain Taspen usai pertandingan. Apakah sudah benar mengirim mereka (pemain) untuk mewakili? Bagaimana persiapannya? Atau memang karena lawannya saja yang superior, tak heran akhirnya tim futsal Jateng jadi juaranya.


Saat kami menonton pertandingan, tim futsal Taspen seakan belum siap untuk mengikuti turnamen. Terlalu banyak kesalahan yang dilakukan, baik pemain sendiri atau secara tim.

Babak pertama selesai, tim Taspen sudah kebobolan 12-0 oleh Jateng. Saat babak pertama ini, perasaan kami masih biasa saja.

Menghancurkan mental

Babak kedua berlangsung kembali, tim futsal Taspen masih saja melakukan kesalahan. Tidak ada perubahan formasi, cara bermain atau menjaga dengan ketat pemain lawan.


Hasilnya mudah ketebak, Taspen kembali kebobolan dengan mudah dan mengakhiri pertandingan dengan skor 2 kali lipat, yaitu 24-0.

Selama pertandingan, kami ikut gemes sendiri. Rasanya ingin melempar bendera putih, tanda menyerah. Beberapa pemain tampak sudah tidak percaya diri. Bahkan, ikhlas memberi.

Perasaan sedih kami muncul kala kiper yang terus dibombardir hingga skor 18-0 akhirnya menyerah. Ia kesakitan, tapi kami rasa mentalnya yang paling hancur.

Sang kiper mendapat pertolongan pertama dan kemudian digotong ke luar lapangan. Sungguh, pemandangan yang sangat menyedihkan.

Seakan kerja keras yang dilakukan untuk mempertahankan gawangnya sangat sia-sia. Tak ada yang patut disalahkan karena satu tim juga sudah pasrah dengan keadaan.
Ini sudah bukan permainan futsal lagi menurut kami, melainkan pem-bullyan di lapangan. Kami harap pemain tim futsal Taspen bisa mengambil hikmahnya, jangan terlalu larut dalam keadaan. Toh, kompetisi tidak sekedar mencari pemenang. Tapi juga silaturahmi dan kebersamaan.

...

Kami menulis ini sebagai kenangan. Banyak hal dibalik perjalanan, terutama turnamen seperti futsal. Tentu, ini hanya sudut pandang kami. Semoga 2 tahun mendatang, Taspen kembali berpartisipasi dan sudah menunjukkan progres luar biasa.

Kami harap mereka (Taspen) jadi lebih baik lagi jika ingin melupakan kekalahan ini. Terima Kasih sudah berjuang sampai Semarang.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?