Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

Image
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...

Rakerkes 2023, Transformasi Kesehatan Demi Wujudkan Semarang Semakin Sehat

Kamis kemarin (20/7), Dinas Kesehatan Kota Semarang menginisiasi acara bertajuk Rapat Kerja Kesehatan yang disingkat Rakerkes. Selain dihadiri seluruh Puskesmas se-Kota Semarang, hadir pula direktur rumah sakit, akademisi, organisasi profesi, lintas sektoral hingga media. Termasuk kami, bloger.

Tidak menyangka bisa hadir di sini, apalagi tempat yang digunakan adalah hotel Aruss. Hotel bintang 4 yang kami incar semenjak awal-awal hotel ini berdiri. Eh..nggak tahunya malah karna mengikuti acara ini bisa berkunjung kemari.

Transformasi Kesehatan

Acara yang digelar selama 2 hari, Kamis hingga Jumat, ini sangat serius. Itu artinya acara bukan seperti diskusi bulanan yang biasa dilakukan Dinkes bersama komunitas seperti biasanya. Tidak heran tempat yang digunakan adalah hotel.

Dalam acara, turut hadir Menteri Kesehatan yang memberi sambutan lewat online. Lalu, ada Wali Kota Semarang, Mbak Ita yang juga memberi kata sambutan sekaligus meresmikan (launching) Mahapatih Gajah Mada.

Ini bukan aplikasi, tapi sebuah buku besar yang berisi data-data yang sudah dikumpulkan jadi satu. Mulai dari data penduduk, kesehatan, dan masih banyak lagi. Semacam big data yang bisa jadi rujukan untuk yang membutuhkan.

Ada banyak materi diskusi yang disematkan dalam acara. Kami akan bagikan di waktu atau halaman berikutnya materi yang disampaikan karena bakal panjang bila ditulis kembali. 

Mari melirik makna Transformasi Kesehatan yang diusung dalam event kali ini. Transformasi kesehatan itu sendiri, merujuk dokumen yang dibagikan oleh Dinkes kepada peserta, adalah suatu upaya untuk mengubah sistem kesehatan yang sudah ada agar dapat lebih efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas aksebilitas, mengurangi disparitas dalam kesehatan antar wilayah.

Pilar kesehatan yang sudah dilakukan Kota Semarang

Untuk melaksanakannya, dibutuhkan strategi yang sudah merujuk pembangunan kesehatan nasional yang dituangkan dalam bentuk pilar-pilar kesehatan. Ada 6 pilar yang dimaksud, diantaranya

  1. Transformasi Layanan Primer
  2. Transformasi Layanan Rujukan
  3. Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan
  4. Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan
  5. Transformasi Sumber Daya Manusia Kesehatan
  6. Transformasi Teknologi Kesehatan.

Hari ke-2, diskusi grup

Materi transformasi kesehatan sepertinya kami skip lagi karena bila diuraikan masih sangat panjang. Banyak sekali materi menarik memang selama acara berlangsung, kami beruntung bisa hadir di sana.

Melompat hari kedua, Jumat (21/7). Dari 6 pilar yang disebutkan di atas, peserta yang hadir dibagi 6 kelompok sesuai pilar. Kami sendiri tergabung dalam pilar Teknologi Kesehatan yang sepertinya agak nyambung dengan aktivitas kami, meski entah di mana nyambungnya.

Acara lebih santai karena hanya perlu mendiskusikan materi dari pilar yang dibahas. Dari diskusi ini yang diharapkan adalah terwujudnya berbagai usulan gagasan inovatif dalam bidang kesehatan.

Selain itu, tentu mengetahui pilar-pilar transformasi dengan lebih memahami strategi transformasi kesehatan yang dapat diterapkan di masyarakat Kota Semarang.

Namun disayangkan, kami tidak bisa sepenuhnya mengikuti acara hari kedua karena adanya agenda lain di luar ruangan. 

Suasana di luar ruangan yang lebih santai

...

Sebuah harapan yang dikatakan Wali Kota kepada peserta saat memberi sambutan, terutama Dinas Kesehatan untuk bisa, setidaknya tahun depan (2024), Kota Semarang bebas dari kasus stunting. Bahkan, ditargetkan dapat di angka 0%. Sangat sulit tentunya karena ada banyak faktor.

Acara ini memang luar biasa, seperti sedang merumuskan masa depan Kota Semarang yang masyarakatnya sangat bahagia dengan kehadiran fasilitas yang banyak memberi kemudahan.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

⚡ SPKLU Ultra Fast Charging 120kW Hadir di Bank Jateng Cabang Utama Semarang

6 Alat Untuk Media Sosial

📱 Era Threads dan Cara Praktis GIIAS Semarang Gaet Konten Kreator Lokal

🚲 Catatan Parkir Sepeda di Novotel Semarang Jalan Pemuda