Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Olahraga Bumerang? Ternyata Ada Komunitasnya di Semarang

Lapangan Simpang Lima pagi hari. Ketika orang-orang sedang berolahraga, seperti lari dan bersepeda, kami melihat seseorang terus melempar bumerang. Kami dekatin karena tertarik, orang tersebut sudah berpeluh keringat. Ternyata orang tersebut sedang berolahraga juga.

Jumat (16/10), saat kami sedang meluangkan waktu di tengah aktivitas bersepeda, kami bertemu dengan Mas Indra Setiawan. Beliau adalah orang yang kami maksud di atas.

Beliau saat kami hampiri ternyata sedang meluangkan waktu setelah mengantarkan istrinya bekerja. Saat mengobrol, kami malah ditawari untuk ikut melempar. Sayang, kami belum terbiasa. Ternyata awal-awal masih susah meski penasaran ingin melempar seperti Mas Indra yang lemparannya dapat kembali.

Olahraga 

Entah kemana saja kami selama ini, jika bumerang yang sebenarnya adalah benda yang digunakan suku Aborigin Australia bisa digunakan sebagai bagian dari olahraga. Bahkan, ada komunitasnya di Semarang dengan nama Boss (Boomerang Sport Semarang).

Saat kami telusuri di mesin pencari, baik bumerangnya sendiri atau pun komunitas Boss sudah banyak yang mengangkat. Mulai dari media lokal maupun Nasional. Harus kami akui kali ini kami kurang update.

Melempar bumerang memiliki manfaat tersendiri rupanya, seperti melatih kecekatan, kelincahan dan menangkap. Dan juga, meningkatkan kemampuan motorik. Dari situs alodokter, keterampilan motorik sangat penting dimiliki anak-anak.

Meski belum masuk dalam daftar cabang olahraga di KONI, komunitas bumerang Semarang sudah mengikuti beberapa kali turnamen dari tingkat lokal, nasional hingga luar negeri.

Komunitas Boss (Boomerang Sport Semarang)

Di instagram, komunitas ini dapat ditemukan dengan nama @boomerangsportsemarang. Berdiri sejak 4 Mei 2014, komunitas ini bukan saja sebagai tempat kumpul penyuka bumerang, tapi juga membangun image tentang bumerang dari sisi edukasi dan olahraga. 

Ternyata obrolan kami sudah terlalu lama. Mas Indra mengajak kami bila ingin menengok tiap Minggu pagi di lapangan Simpang Lima ini, ada lebih banyak orang yang bermain. Termasuk anak-anak.

Dengan adanya bumerang sebagai bagian dari aktivitas, setidaknya dapat mengurangi kecanduan anak terhadap smartphone, pesan mas Indra dan mengakhiri pertemuan kami saat itu.

Bagaimana, apakah kamu tertarik?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?