Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Olahraga Bumerang? Ternyata Ada Komunitasnya di Semarang

Lapangan Simpang Lima pagi hari. Ketika orang-orang sedang berolahraga, seperti lari dan bersepeda, kami melihat seseorang terus melempar bumerang. Kami dekatin karena tertarik, orang tersebut sudah berpeluh keringat. Ternyata orang tersebut sedang berolahraga juga.

Jumat (16/10), saat kami sedang meluangkan waktu di tengah aktivitas bersepeda, kami bertemu dengan Mas Indra Setiawan. Beliau adalah orang yang kami maksud di atas.

Beliau saat kami hampiri ternyata sedang meluangkan waktu setelah mengantarkan istrinya bekerja. Saat mengobrol, kami malah ditawari untuk ikut melempar. Sayang, kami belum terbiasa. Ternyata awal-awal masih susah meski penasaran ingin melempar seperti Mas Indra yang lemparannya dapat kembali.

Olahraga 

Entah kemana saja kami selama ini, jika bumerang yang sebenarnya adalah benda yang digunakan suku Aborigin Australia bisa digunakan sebagai bagian dari olahraga. Bahkan, ada komunitasnya di Semarang dengan nama Boss (Boomerang Sport Semarang).

Saat kami telusuri di mesin pencari, baik bumerangnya sendiri atau pun komunitas Boss sudah banyak yang mengangkat. Mulai dari media lokal maupun Nasional. Harus kami akui kali ini kami kurang update.

Melempar bumerang memiliki manfaat tersendiri rupanya, seperti melatih kecekatan, kelincahan dan menangkap. Dan juga, meningkatkan kemampuan motorik. Dari situs alodokter, keterampilan motorik sangat penting dimiliki anak-anak.

Meski belum masuk dalam daftar cabang olahraga di KONI, komunitas bumerang Semarang sudah mengikuti beberapa kali turnamen dari tingkat lokal, nasional hingga luar negeri.

Komunitas Boss (Boomerang Sport Semarang)

Di instagram, komunitas ini dapat ditemukan dengan nama @boomerangsportsemarang. Berdiri sejak 4 Mei 2014, komunitas ini bukan saja sebagai tempat kumpul penyuka bumerang, tapi juga membangun image tentang bumerang dari sisi edukasi dan olahraga. 

Ternyata obrolan kami sudah terlalu lama. Mas Indra mengajak kami bila ingin menengok tiap Minggu pagi di lapangan Simpang Lima ini, ada lebih banyak orang yang bermain. Termasuk anak-anak.

Dengan adanya bumerang sebagai bagian dari aktivitas, setidaknya dapat mengurangi kecanduan anak terhadap smartphone, pesan mas Indra dan mengakhiri pertemuan kami saat itu.

Bagaimana, apakah kamu tertarik?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

📶 Pengalaman Uji Jaringan 5G XL di CFD Simpang Lima Semarang: Pakai Motorola Moto G45 5G, Berapa Kecepatannya?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?