Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Seperti Apa Penerapan Protokol Kesehatan di Candi Gedong Songo?

Candi Gedong Songo adalah salah satu tempat wisata yang boleh dibuka saat pandemi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Tempat ini telah mengantongi izin dari satgas covid dan dinas terkait. Lalu, seperti apa penerapan protokol kesehatan yang dilaksanakan?

Tujuan kedua setelah mengunjungi Susan Spa & Resort adalah Candi Gedong Songo. Entah sudah berapa kali kami ke sini. Yang pasti, tempat ini selalu menarik untuk dikunjungi. Terutama suasana alamnya yang ngangenin.

Masih dalam rangka kegiatan 'Jateng On The Spot 2020' oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga Dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, kami berkesempatan melihat lebih dekat bagaimana pengelola memanfaatkan momentum pandemi.

Protokol kesehatan

Kegiatan kali ini lebih menarik karena dalam rombongan membawa sejumlah peserta dari kalangan influencer. Tentu, pengalaman foto yang dibagikan di media sosial sepertinya menjadi menarik karna mereka.

Sebelum melangkah masuk, himbauan wajib menggunakan masker telah dicantumkan lewat spanduk yang dibentangkan dekat dengan papan tulisan Candi Gedong Songo. Ini sangat penting menurut kami.

Bila biasanya kami menemukan wastafel protable, maka kali ini wastafelnya lebih didesain lebih memanjang, mirip tempat wudhu. Orang-orang banyak yang cukup patuh untuk lekas cuci tangan dengan menggunakan sabun.

Coba tebak, siapa yang mengecek suhu tubuh dengan thermogun di sana? Ternyata selain petugas dari pengelola, ada aparat yang menggunakan corak loreng-loreng mirip TNI. Pengelola benar-benar sangat serius sebelum pintu masuk area.

Setelah rombongan dirasa lengkap, kami melanjutkan menuju pintu loket. Himbauan kembali kami lihat di gerbang masuk dengan tulisan 'jaga jarak di titik kuning'.

Lihat gambar, seperti apa maksud titik kuning yang dibuat dengan desain bulat berwarna kuning yang berada di bawah kaki rekan-rekan kami. Beberapa orang memang tidak menyadari simbol gambar tersebut. Wajar karena adaptasi kebiasaan baru masih tidak mudah diterapkan.

Tidak mudah menjaga kesadaran tiap orang

Karena tiketing sudah diurus panitia, kami hanya perlu masuk saja dengan mengikuti prosedur dari petugas tiket. Untuk diketahui, harga tiket di Candi Gedong Songo harganya adalah 10 ribu rupiah.

Menyenangkan bisa kembali merasakan udara di sini. Meski tidak begitu ramai sebelum pandemi saat kami tanya ke beberapa ibu-ibu penyewa tikar, buat mereka tempat ini adalah penghasilan tetap yang patut disyukuri.

Yang jadi perhatian kami adalah pengunjung yang setelah masuk ke dalam. Mereka memang menggunakan masker, namun karena yang datang kebanyakan keluarga, terkadang kami melihat mereka terlalu dekat.

Ini memang jadi tantangan tersendiri bagi pihak pengelola maupun pengunjung yang lain. Karena bila dipikir setelah melewati protokol kesehatan seperti mencuci tangan, cek suhu tubuh, mereka merasa aman. Padahal jaga jarak selama di dalam juga sangat perlu perhatian.

...

Setelah buka selama pandemi, salah satu dampak yang dialami dari Candi Gedong Songo adalah ditutupnya akses ke semua candi. Pengunjung tetap bisa menikmati kawasan, tapi untuk bisa foto ke area candi, masih belum diperbolehkan.

Kamu yang ke sini, tentu dipersilahkan. Tapi harus ingat, jaga jarak setelah berada di dalam, ya. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

💻 Pengalaman Unik Mampir ke Orbit Computer Semarang yang Ternyata Satu Bangunan dengan Hotel dan Disambut AI Chatbot

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

☕ Kumpul-Kumpul Kreator di Tempat Ngopi: Silaturahmi atau Cari Database Pemasaran?

🎪 Arak-arakan Tak Pernah Gagal: Mengamati Pawai Ta’aruf MTQ dari JPO Pandanaran Semarang