Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Kencangnya Internet WiFi di Rumah Budaya Dieng

Tidak lengkap rasanya tanpa koneksi internet di Rumah Budaya Dieng yang kami rekomendasikan sebagai tempat MICE. Di sini ternyata sudah ada akses WiFi-nya. Setelah kami uji coba kecepatannya, hasil yang diperoleh termasuk dalam kategori CEPAT. Wow, keren!

Hari pertama (19/10), kegiatan malam kami terus berlanjut. Ada penampilan musik dan tarian tradisional yang disuguhkan kepada peserta Jateng On The Spot.

Tentu, konten penampilan ini menarik dan tidak kami sia-siakan. Sayangnya, akses koneksi 3 operator kami tidak dalam kondisi yang bagus. Indosat, Tri hingga Smartfren, ngadat. Bahkan hilang sinyal.

Lebih cepat dari hotel

Untunglah kami diberitahukan bahwa di ruangan Rumah Budaya ada koneksi internet WiFi. Setelah terhubung, kami coba uji kecepatannya. Hasilnya, diperoleh dengan bandwidth 28,8Mbps. Garis bar aplikasi pengukur kecepatan kami sampai full dengan tulisan Cepat. Lihat di bawah ini.

Ini adalah pengalaman kami, sewaktu-waktu tentu bisa berbeda denganmu

Dengan kecepatan ini, kami bisa live streaming. Bukan hanya kami, beberapa peserta pun berinisiatif yang sama. Benar-benar tanpa hambatan. Kami menggunakan saluran TikTok dan Instagram untuk live streaming.

Kami membayangkan dengan beberapa hotel yang sebelumnya kami pernah inapi. Kecepatan internet mereka malah lebih rendah daripada di sini, rumah budaya.

Tidak sampai ke penginapan

Meski dapat memaksimalkan kegiatan di rumah budaya yang ingin terhubung ke internet, sangat disayangkan bahwa koneksinya tidak sampai ke penginapan yang berada di belakang rumah budaya.

Terhubung pun, hanya sampai di depan halaman beranda penginapan yang bernama Oemah Dieng. Bagi kami, internet sangat penting. Terutama saat sedang bekerja dini hari.

Tapi kami bersyukur, salah satu operator yang kami gunakan, yakni Indosat, sinyalnya dapat. Itu pun salah satu sudut ruangan dekat jendela. Dan jumlah bandwidth yang didapatkan lebih besar dari rumah budaya, yakni 40,4Mbps. Itu sangat luar biasa.

...

Ini adalah tantangan tersendiri buat kami, pemilik blog untuk tetap terhubung. Meski kami membawa 3 operator sekaligus dalam smartphone kami, ternyata masih bermasalah.

Karena masalah ini, hampir seluruh lokasi yang kami lewati sulit sinyal, aktivitas kami di media sosial ikut terganggu. Maafkan kami yang tidak berbagi langsung saat kegiatan lewat Twitter. 

Jika kamu sedang berada di Rumah Budaya Dieng, manfaatkan saja WiFi yang ada. Semisal koneksimu bermasalah. Kami tidak tahu dengan operator lain, selain yang kami sebutkan di atas, bagaimana pengaruhnya. 

*Artikel ini masuk dalam halaman kegiatan Jateng On The Spot 2020. Lihat seluruh artikel kami di sini, termasuk tagar #JatengOnTheSpot2020.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?