Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

Image
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...

Seperti Apa Penerapan Protokol Kesehatan di Kawasan Candi Arjuna

Pertama kali kami tiba, pemandangan wastafel portable membentang hingga beberapa ke depan. Pengelola sepertinya memanfaatkan kesempatan kembalinya dibuka usai mendapat rekomendasi. Kompleks Candi Arjuna adalah salah satu tempat wisata yang ada di Dieng dan bisa dikunjungi.

Hari kedua kunjungan kami dalam kegiatan Jateng On The Spot 2020, Selasa siang (20/10/2020), tujuan berikutnya adalah Candi Arjuna. Ini adalah kali kedua kami ke sini, setelah pernah datang pada tahun 2013.

Kali ini kami tidak bercerita tentang seluk beluk sejarah Candi Arjuna yang terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Provnsi Jawa Tengah. 

Tujuan kami seperti yang kalian tahu, kami ingin melihat seperti apa penerapan protokol kesehatan yang dilakukan pengelola untuk pengunjung yang berkunjung.

Protokol kesehatan

Seperti yang kami beritahukan di awal tulisan, wastafel yang berjajar sudah terletak sebelum pintu masuk tiketing. Untuk harga tiket masuk Candi Dieng sendiri untuk wisatawan lokal dikenakan Rp.7500, sedangkan wisatawan asing adalah Rp.15000. Harga ini tentu dapat berubah sewaktu-waktu.

Saat tiba di pintu loket, himbauan protokol kesehatan terpasang di sana dengan sebuah papan kecil yang diletakkan di samping loket.

Petugas yang mengecek suhu tubuh menggunakan thermogun juga bersiap menanti kami yang kali ini datang rombongan. Sehat selalu, ya pak.

Himbauan protokol kesehatan tidak hanya tentang 3 M (mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker), tapi juga penggunaan transaksi non tunai. Kami suka banner yang terletak di pinggir ketika telah masuk area.

Untuk menerapkan pentingnya jaga jarak, pengelola pun membatasi jalan yang sebelum covid-19, mungkin jalan ini banyak dilalui orang-orang.

Lagi-lagi kami bertemu dengan wastafel portable di dalam meski sudah masuk area. Beberapa tempat wisata biasanya hanya menerapkan di luar pintu masuk. Berbeda di sini, mereka kembali menyediakan. Mungkin yang di luar tadi adalah untuk pengunjung secara umum.



Pintu keluar

Selesai mengeksplore sekitar Candi dan berfoto, kami harus segera melanjutkan ke tempat berikutnya. Pintu keluar ternyata tidak sama dengan pintu masuk. Ada himbauan yang terpasang di sana. 

Arah ini ternyata membawa pengunjung untuk melihat dan lebih dekat dengan pelaku ekonomi yang berada di dekat candi. Sayangnya, banyak outlet yang tutup saat kunjungan kami. Mungkin karena harinya bukan akhir pekan atau karena dampak pandemi yang membuat kunjungan sepi peminat.

Mereka, pelaku usaha khususnya, termasuk terkena dampak semenjak Covid-19 menyebar di Indonesia. Prihatin memang, semoga mereka menemukan solusinya ke depan.

...

Selanjutnya perjalanan kami akan menuju ke Posong yang terletak di Temanggung. Penerapan protokol kesehatan di kawasan Candi Arjuna termasuk paling lengkap menurut kami. 

Kamu yang sudah rindu berwisata, tidak apa-apa keluar rumah hari ini. Bukan bermaksud harus keluar juga. Hanya saja, tempat wisata sudah ada yang buka. Yang paling penting adalah kamu tetap menerapkan 3 M. Sudah tahukan?

Dan hindari kerumunan. Bila memang sedang ramai, ditahan dulu. Cari waktu yang tidak begitu ramai saja. Kesehatanmu adalah keselamatan kita bersama.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

🚗 Wajah Baru Eks Gedung GO Majapahit: Pengalaman Pertama Servis Mobil Tanpa Drama di QuikFix & New Prodi Ban Semarang

🏮 Agenda Semarang: Festival Arak-arakan Cheng Ho 2026

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

🏮 Waroeng Semawis Tutup Lagi: Antara Evaluasi Manajemen dan Gesernya Selera Nongkrong di Pecinan