Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Pantauan Libur Cuti Bersama dan Maulid Nabi Muhammad, Kawasan Baturraden Kedatangan Sekitar 2000-an Pengunjung

Salah satu daya tarik wisata di Jawa Tengah, Kawasan Baturraden yang berada di Kabupaten Banyumas, dikunjungi Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah atau Disporapar untuk memantau jumlah kunjungan wisata terkait momen libur cuti bersama dan peringatan Maulid Nabi Muhammad pada hari Kamis siang (29/10).

Meski jumlahnya tidak sebesar sebelum pandemi yang dapat mencapai 3.000-an, terutama libur panjang (longweekend), tercatat ada sekitar 1.924 pengunjung terhitung dari tiket masuk per 28 Oktober 2020.

Saat Disporapar berkunjung kondisi cukup ramai. Diketahui juga, bahwa sebelum libur panjang ini, jumlah kunjungan berada diangka 150-300 untuk hari biasa. Dan libur akhir pekan mencapai 500-1.000 kunjungan.

Persiapan pengelola 

Saat tiba, petugas dari pengelola bersama aparat keamanan telah siaga mengaja kondisi. Mereka mengingatkan pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan. 

Selama pandemi Covid-19, kawasan Destinasi Wisata Baturraden Sudah melakukan serangkaian kajian dan simulasi penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Ini karena sebagai syarat dibukanya destinasi wisata, terutama penerapan 3 M (Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak).

Kawasan Destinasi Wisata Baturraden telah siap menerima kunjungan wisatawan dari Jawa Tengah maupun luar Jawa Tengah untuk menikmati kesejukan udara Baturraden serta kuliner yang memanjakan lidah.

Dengan adanya libur panjang yang mengakhiri bulan Oktober, perputaran ekonomi di sekitar Baturraden cukup mengalami kenaikan bila dibandingkan hari biasanya.

Diperkirakan puncak kunjungan terjadi pada hari Sabtu dan Minggu.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?