Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Nikmatnya Dawet Jagung dari Desa Kalongan, Jawa Tengah

Kami menemukan sesuatu yang berbeda akhir bulan September kemarin saat berkunjung ke Desa Kalongan, Kabupaten Semarang. Minuman tradisional yang baru pertama kali temukan dan tentu langsung coba. Serius, itu nikmat sekali.

Gimana tidak nikmat coba, terik matahari siang itu benar-benar menyengat di tengah semangat kami tiba di tujuan ke dua kami, yaitu Kayangan Tebing Alfath. Nanti kami cerita di halaman berikutnya.

Seperti biasa, ketika kunjungan kegiatan resmi seperti ini, terlebih juga Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang yang mengikuti, pihak pengelola dan pejabat sekitar pasti menyambut.

Lupakan bagaimana cerita dibalik sambutan tersebut, yang paling kami bersemangat tempat jamuan adalah makanan dan minuman tradisional yang dihidangkan. 

Dawet Jagung

Salah satunya Dawet Jagung, ini pertama kalinya kami menikmati. Beberapa orang sedang mengantri dan kami tidak melewatkan menangkap momen saat si Ibu yang mengurusi dawet sedang sibuk menyediakan minuman tiap orang.

Jagung ternyata bisa jadi bahan untuk minuman seperti dawet. Teksturnya lembut seperti isi dawet pada umumnya. Kami pikir akan merasakan sedikit keras ala jagung biasanya.

Untuk pemanisnya digunakan gula aren dengan dipadupadankan santen untuk menjadikan minuman yang siap diseduh. Yang membuat semakin terlihat tradisional adalah tempat yang digunakan, mulai dari kendi hingga gelas yang terbuat dari kelapa.

Sungguh nikmat dengan suasana dan situasinya saat itu. Sekitar kami yang berada di tengah kolam renang dengan desain unik yang didominasi warna biru juga memberi ekstra minuman ini cocok siang itu.

Sayangnya, kami tak banyak berbicara dengan si Ibu Dawet Jagung saat itu. Kami benar-benar terlena untuk mencoba dan mengeksplore sekitar, mengingat waktu juga sangat terbatas.

...

Kami pikir bila kamu sedang berada di desa Kalongan, atau Dusun Tompo Gunung, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang cobalah untuk menikmati dawet jagung. 

Artikel terkait : 

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?