Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

200 Hari Tanpa Film Indonesia di Bioskop

Tidak terasa 200 hari terlampaui. Masih belum ada tanda-tanda bioskop kembali dibuka. Kami mengerti ini karena pandemi, tapi kami juga khawatir tentang mereka yang bekerja di sana (bioskop). Tentu saja, kekhawatiran terbesar ada di industri film Indonesia. Atau jangan-jangan sudah menemukan solusi?

Menurut catatan kami lewat Twitter @kofindo, Rabu (14/10) kemarin sudah  hari ke-200. Kami tidak berharap akan kembali mencatatkannya hingga 300. Sungguh itu pukulan paling telak untuk industri perfilman tanah air.

Mengutip kompas.com (13/10), sudah banyak rumah produksi film Indonesia yang mengurangi bahkan membatalkan proses produksi yang tengah mereka jalankan.

Kebingungan konten

Kami juga tidak pernah menyangka bahwa akan sampai seperti ini yang berdampak kebingunan konten yang biasa kami bagikan di akun Kofindo.

Mau bagiin konten seperti film Indonesia yang tayang di platform film rasanya juga tidak afdol tanpa menginstall atau membuka situsnya. Ujung-ujungnya kami seolah mengarahkan orang-orang untuk menggunakan platform mereka. Sebagai bloger, tentu itu adalah aktivitas pemasaran media sosial.

Pada akhirnya timeline kami terlihat datar dan kurang menarik. Meski begitu, jika menemukan hal menarik, tetap akan kami bagikan.

Selain konsistensi kami diuji, ternyata TVRI juga melakukan hal yang sama. Semenjak menayangkan film Indonesia ke dalam daftar pembelajaran, akhir-akhir ini pihak TV Nasional tersebut mulai tidak konsisten seperti di awal. Monoton jadinya, tapi mau gimana lagi.

Festival Film Indonesia 2020

Kami terus mengamati agenda acara Festival Film Indonesia (FFI) 2020. Meski Semarang pernah jadi tuan rumah dan kami tidak pernah terlibat apa pun saat itu, kami harap konten yang kami bagiin ini berguna.

...

Kami sudah tidak tahu harus bicara apa lagi. Artikel ini lebih memberi tanda saja bahwa hari ini, pertengahan bulan Oktober, sudah 200 hari tanpa film Indonesia di bioskop.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?