Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Mengunjungi Kebun Cengkeh di Kabupaten Semarang

Tujuan terakhir dari kegiatan acara 'Jalur Rempah Tour 2023' adalah mengunjungi Kebun Cengkeh yang berada di wilayah Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Seperti apa kunjungannya di akhir pekan (9/12/23)?

Medannya tidak mudah dilalui kendaraan yang kami tumpangi. Suasananya malah mengingatkan kami dengan memori saat kegiatan famtrip di Posong, Kabupaten Temanggung. Memang sangat asri karena kami naik ke kaki gunung Ungaran, hanya saja cukup menegangkan juga.

Ternyata gagal

Di antara 3 tujuan sebelumnya, kunjungan terakhir memang sangat menarik. Sudah lama sekali tidak berwisata ke alam, apalagi kebun teh yang dikelola PT. Cengkeh Zanzibar.

Sesua tema tur kali ini, cengkeh merupakan salah satu rempah penting dalam jalur perdagangan rempah dan juga merupakan rempah-rempah asli Indonesia. Ciri khasnya adalah aroma yang kuat dan rasa panas yang menyengat.

Sayangnya meski kami tiba di lokasi utamanya, rombongan kami gagal mengeksplore kebunnya seperti yang diharapkan. Ternyata ada mis komunikasi antara kantor utama dan daerah. Ditambah, waktunya yang semakin sore.

Edukasi pengelola 

Meski begitu, penanggung jawab perkebunan masih menyempatkan menyapa kami sambil meminta maaf karena koordinasinya yang kurang cepat.

Tempat yang kami singgahi mirip lapangan luas ini akhirnya jadi wadah buat kami bertanya tentang perkebunan. Dari mulai sejarahnya yang rupanya ada dari jaman Belanda, hingga hal-hal yang berhubungan dengan alasan mengapa Cengkeh gagal panen.

...

Mungkin kami sedang tidak beruntung hari ini. Namun edukasi yang kami dapatkan dan kunjungan langsung, memberi kami sedikit pencerahan. Lain kali, semoga dapat kembali ke sini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🚀 ASUS ROG Flow Z13-KJP: Tablet "Sultan" 128GB RAM yang Siap Diajak Gowes Keliling Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026