Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Kick Off Arena, Lapangan Mini Soccer di Kawasan Graha Candi Golf Kota Semarang

Bulan depan, tempat ini akan berusia 2 tahun. Ya, lapangan mini soccer Kick Off Arena yang berada di kawasan Graha Candi Gof ini hadir di Kota Semarang sejak bulan Maret 2022. Kami akhirnya mencobanya untuk pertama kali bermain di sana akhir bulan Januari kemarin.

Penyebaran tempat mini soccer di Kota Semarang cukup unik menurut kami. Lokasinya jauh-jauh dari pusat kota. Entah apakah di pusat kota sebenarnya ada juga, atau kami yang kurang mendapat informasinya.

Kick Off Arena jadi lapangan kedua yang sudah kami cicipi dengan bermain langsung di sana. Sebelumnya ada lapangan The Champions Stadium yang berada di Ngaliyan, Kota Semarang.

2 lapangan

Sama seperti lapangan mini soccer pertama, di sini juga lapangannya ada 2. Apakah ini juga tren atau memang keterbatasan lahan. Kita tahu luas lapangan mini soccer memang lebih besar dari lapangan futsal. Jika lapangan mini soccer dibuat futsal, tentu akan ada banyak lapangan dibuat.

Keterbatasan ini sepertinya juga kami lihat dibeberapa lapangan lain yang ada di Kota Semarang. Kami tidak tahu bagaimana dengan kota lain. Bisnis yang menggiurkan?

Standar FIFA

Bagaimana rasanya main bola hujan-hujanan? Kami masih belum merasakannya, meski sudah bermain di lapangan mini soccer. Tapi kami patut syukuri, lapangan mini soccer yang memang tidak memakai atap, andai main sambil hujan-hujanan pasti membuat badan drop.

Kami main kemarin di sini, waktunya malam hari. Kebayang gimana serunya meski pulang-pulang bakal demam. Tapi, kami yakin semua orang akan tetap bermain. Apalagi lapangan yang rumputnya bagus di sini.

Kick Off Arena dalam unggahannya di akun resmi Instagram-nya yang beralamat @kickoff.smg menyebutkan jika lapangannya sudah standar FIFA.  Semacam jaminan bahwa mereka melakukannya tidak setengah-setengah.

Punya tribun pemain

Saat kami bermain, lampu penerangannya juga sangat baik. Fasilitas yang tidak kami jumpai di lapangan mini soccer Ngaliyan adalah mereka (Kick Off Arena) punya tribun pemain. Tribun yang berbeda dari tribun penonton.

Sehingga apabila mengadakan turnamen, tribun pemain akan terasa nyaman bagi para pemain karena tidak terganggu atau tercampur dengan para penonton. Itu kelebihannya di sini.



...

Mereka punya kantin, tapi kami tidak melihatnya lebih dekat. Karena kami langsung menuju lapangan 2 yang ada di pojok. Untuk parkir kendaraan, tempatnya dapat menampung banyak. Terutama roda empat.

Kira-kira masih ada berapa lagi lapangan mini soccer di Kota Semarang? Semoga ada kesempatan berkunjung atau bermain langsung lagi di tempat baru, lainnya. Eh iya, ini bukan konten kerja sama atau berbayar.

Artkel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali