Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Peduli Korban Banjir di Jawa Tengah, XL Axiata Salurkan Donasi ke Grobogan, Demak, dan Kudus

Tidak menyangka awal tahun sudah harus merasakan kesedihan karena banjir yang terjadi di Jawa Tengah. XL Axiata rupanya bergerak cepat dengan menyalurkan donasi. Kami harap jaringan seluluer tidak terganggu agar bisa memberi info kepada kerabat atau rekan yang jauh.

Kami kedatangan rilis hari Jumat kemarin (23/2) lewat grup WhatsApp dari XL Axiata. Hampir mau satu tahun tidak menulis tentang XL, syukurlah kami kembali mendapatkan berita terbarunya ini.

Dalam keterangannya (rilis), donasi disalurkan dalam bentuk barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari berupa beras, telur, gula pasir, minyak goreng, ikan kemasan, air minum kemasan, dan obat-obatan ringan. 

Donasi diserahkan langsung kepada perwakilan warga yang tersebar di tiap lokasi, mulai 19 Februari 2024. Seiring dengan penyaluran tersebut, perusahaan juga terus memastikan agar lebih dari 1.080 BTS 4G yang tersebar di seluruh Grobogan, Demak, dan Kudus dapat terus beroperasi melayani masyarakat sekitar.

Tim XL Axiata menyalurkan donasi ke delapan titik posko, masing-masing di Desa Cingkrong dan Candidukuh, Grobogan. Di Kudus, ada di Kaliwungu dan 2 posko di Desa Undaan Kidul. Lalu di Demak ke Desa Kedungwaru Kidul, Desa Cangkring Karanganyar, dan Desa Sedo Genting. Penyerahan bantuan ini akan terus berlangsung pekan ini.

Group Head Central Region XL Axiata, Arif Farhan Budiyanto, mengatakan, 

Sebagai bagian dari masyarakat Jawa Tengah, kami merasa perlu untuk ikut meringankan beban warga yang menjadi korban banjir di ketiga kabupaten, yaitu Grobogan, Demak, dan Kudus. Kami berharap banjir segera surut dan kehidupan masyarakat menjadi pulih.”

Arif menambahkan, XL Axiata menggandeng BenihBaik.com guna menyalurkan dan memastikan donasi tersebut sampai kepada para penerima manfaat tepat sasaran kepada korban banjir di Kabupaten Grobogan, Demak, hingga Kudus. Tim XL Axiata juga akan terus memantau kondisi masyarakat terdampak ke depannya. 

Pastikan Jaringan Berangsur Pulih 

Sementara itu, dalam situasi dan kondisi darurat seperti saat ini, sangat penting untuk menjaga layanan telekomunikasi dan data bisa tetap beroperasi, karena menjadi sarana utama komunikasi bagi masyarakat, korban, juga aparat yang menangani bencana. Hingga saat ini, terdapat sekitar lebih dari 1.080 BTS 4G yang tersebar di seluruh Grobogan, Demak, dan Kudus.

Selama bencana banjir melanda sebagian daerah di Jawa Tengah, layanan kepada pelanggan tetap bisa terjaga. Meskipun banjir juga menyebabkan sebagian infrastruktur jaringan milik XL Axiata terdampak, terutama pemadaman aliran listrik. 

Namun, langkah antisipasi telah disiapkan, seperti mobilisasi genset. Tim di lapangan telah berupaya maksimal untuk mengatasi situasi dan kondisi medan akibat banjir yang melanda. 

Berbagai kerja keras dan upaya pencegahan yang dilakukan oleh tim teknis dalam menjaga performa jaringan berhasil menekan jumlah BTS yang terdampak banjir. Hingga saat ini hanya sebagian kecil dari BTS di area terlanda banjir yang belum bisa dipulihkan karena terendam banjir. Untuk kota/kabupaten di Jawa Tengah lainnya, kami memastikan tetap beroperasi secara normal”, ujar Arif lebih jauh. 

Arif menambahkan, performa jaringan di area terlanda banjir di Grobogan, Demak, dan Kudus tetap bisa terjaga karena tim jaringan XL Axiata juga telah melakukan rekayasa jaringan yang memungkinkan area tersebut tetap terlayani oleh BTS-BTS yang ada di sekitarnya. 

Selain itu, sejumlah langkah preventif juga telah dilakukan tim XL Axiata antara lain berupa relokasi perangkat vital ke tempat yang lebih tinggi, serta desain ulang penempatan dan pembangunan shelter BTS di posisi lebih tinggi dari permukaan. 

Saat banjir datang tak bisa dihindari, tim teknis juga memastikan ketersediaan daya di BTS yang terdampak banjir serta menyiapkan portable genset untuk back-up BTS yang terdampak pemadaman listrik. 

Sementara itu, selama banjir melanda, tim XL Axiata di lapangan yang bekerja siang dan malam dengan sigap mendatangi lokasi BTS yang terkena banjir maupun yang aksesnya terlanda banjir untuk memastikan bahwa jaringan bisa kembali normal.

📝 Rilis

...

Performa jaringan di area terlanda banjir di Grobogan, Demak, dan Kudus tetap bisa terjaga karena tim jaringan XL Axiata juga telah melakukan rekayasa jaringan yang memungkinkan area tersebut tetap terlayani oleh BTS-BTS yang ada di sekitarnya. 

Selain itu, sejumlah langkah preventif juga telah dilakukan tim XL Axiata antara lain berupa relokasi perangkat vital ke tempat yang lebih tinggi, serta desain ulang penempatan dan pembangunan shelter BTS di posisi lebih tinggi dari permukaan.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

💻 Pengalaman Unik Mampir ke Orbit Computer Semarang yang Ternyata Satu Bangunan dengan Hotel dan Disambut AI Chatbot

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

☕ Kumpul-Kumpul Kreator di Tempat Ngopi: Silaturahmi atau Cari Database Pemasaran?

🎪 Arak-arakan Tak Pernah Gagal: Mengamati Pawai Ta’aruf MTQ dari JPO Pandanaran Semarang