Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Photoblog: Mengunjungi Tempat Oleh-oleh Lapis Kukus Lawang Sewu di Jalan Thamrin Semarang


Disclaimer terlebih dahulu. Halaman ini berisi banyak gambar, tapi ini bukan konten berbayar atau kerja sama. Kami mengunjunginya saja awal tahun ini (2024) dan menarik melihat dalaman store-nya yang diresmikan pada akhir tahun 2021 silam.

Berada di jalan Thamrin, sebelum tempat makan Nasi Pindang, akhirnya kami mengunjungi juga salah satu oleh-oleh kekinian yang asli Semarang. Padahal namanya yang menggunakan landmark tempat wisata Lawang Sewu ini sudah familiar beberapa tahun belakangan.


Apa bedanya bolu kukus dan lapis kukus? Kata kukus ini memang mengingatkan kami dengan Bolu Kukus Siliwangi yang sudah kami posting tahun 2022. Padahal bila dimakan, mirip-mirip saja. Entahlah, kami bukan ahli membedakan makanan.


Kunjungan kami tidak dalam rangka membeli, namun menemani kerabat yang sedang mencari oleh-oleh saja. Jadi, jangan cari di halaman ini seperti apa isi kue lapis kukusnya.


Mata kami langsung bersinar karena tampilan desain kotak lapis kukusnya yang bukan saja menarik tapi juga informatif.


Mereka (lapis kukus Lawang Sewu) juga punya varian hemat. Tampilannya juga tetap menarik. Yang pasti label halal menjadi penguat brand image mereka.


Variannya juga tidak terbatas pada rasa, tapi juga bisa campur atau mix.  Jika kamu lihat kotak di atas, rasanya ada tiramisu dan original. Harganya terbilang murah dan ramah.


Tidak hanya pada kemasan kotaknya saja, tapi tampilan desainnya juga dibuatkan pada bungkusannya juga. Kami jadi penasaran, siapa dibalik branding yang sangat kuat ini. Sangat menginspirasi.


Luar biasa, bahkan mereka punya maskot yang didesain sedemikian rupa. Karakter yang ditaruh di meja kasir dapat dibeli. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.


Jangan khawatir, stok bonekanya cukup banyak mereka miliki. Selain di meja kasir, ada di juga di etalase yang ada di depan kasir. Boleh nih untuk putra-putri Anda.


Berikut daftar harganya. Siapa tahu ingin membawanya pulang ke kota asal dan berbagi dengan kerabat lain atau rekan lainnya. Tenang, pembayaran dapat dilakukan dengan non tunai.

...

Masih penasaran seperti apa bentuk kuenya? Karena kami mendukung produk lokal, silahkan buka akun Instagramnya di alamat id @lapiskukuslawangsewu. Tampilan IG-nya juga mengesankan, luar biasa. 

Di outlet, kita bisa mencicipi beberapa produknya. Hanya mencicipi, meski gratis, tapi kudu beli setelah makan. Masa seperti kami habis makan lalu keluar karena kerabat sudah tuntas belinya. Kerabat kami sangat banyak membeli kali ini. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?

📶 Pengalaman Uji Jaringan 5G XL di CFD Simpang Lima Semarang: Pakai Motorola Moto G45 5G, Berapa Kecepatannya?