Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Photoblog: Mengunjungi Tempat Oleh-oleh Lapis Kukus Lawang Sewu di Jalan Thamrin Semarang


Disclaimer terlebih dahulu. Halaman ini berisi banyak gambar, tapi ini bukan konten berbayar atau kerja sama. Kami mengunjunginya saja awal tahun ini (2024) dan menarik melihat dalaman store-nya yang diresmikan pada akhir tahun 2021 silam.

Berada di jalan Thamrin, sebelum tempat makan Nasi Pindang, akhirnya kami mengunjungi juga salah satu oleh-oleh kekinian yang asli Semarang. Padahal namanya yang menggunakan landmark tempat wisata Lawang Sewu ini sudah familiar beberapa tahun belakangan.


Apa bedanya bolu kukus dan lapis kukus? Kata kukus ini memang mengingatkan kami dengan Bolu Kukus Siliwangi yang sudah kami posting tahun 2022. Padahal bila dimakan, mirip-mirip saja. Entahlah, kami bukan ahli membedakan makanan.


Kunjungan kami tidak dalam rangka membeli, namun menemani kerabat yang sedang mencari oleh-oleh saja. Jadi, jangan cari di halaman ini seperti apa isi kue lapis kukusnya.


Mata kami langsung bersinar karena tampilan desain kotak lapis kukusnya yang bukan saja menarik tapi juga informatif.


Mereka (lapis kukus Lawang Sewu) juga punya varian hemat. Tampilannya juga tetap menarik. Yang pasti label halal menjadi penguat brand image mereka.


Variannya juga tidak terbatas pada rasa, tapi juga bisa campur atau mix.  Jika kamu lihat kotak di atas, rasanya ada tiramisu dan original. Harganya terbilang murah dan ramah.


Tidak hanya pada kemasan kotaknya saja, tapi tampilan desainnya juga dibuatkan pada bungkusannya juga. Kami jadi penasaran, siapa dibalik branding yang sangat kuat ini. Sangat menginspirasi.


Luar biasa, bahkan mereka punya maskot yang didesain sedemikian rupa. Karakter yang ditaruh di meja kasir dapat dibeli. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.


Jangan khawatir, stok bonekanya cukup banyak mereka miliki. Selain di meja kasir, ada di juga di etalase yang ada di depan kasir. Boleh nih untuk putra-putri Anda.


Berikut daftar harganya. Siapa tahu ingin membawanya pulang ke kota asal dan berbagi dengan kerabat lain atau rekan lainnya. Tenang, pembayaran dapat dilakukan dengan non tunai.

...

Masih penasaran seperti apa bentuk kuenya? Karena kami mendukung produk lokal, silahkan buka akun Instagramnya di alamat id @lapiskukuslawangsewu. Tampilan IG-nya juga mengesankan, luar biasa. 

Di outlet, kita bisa mencicipi beberapa produknya. Hanya mencicipi, meski gratis, tapi kudu beli setelah makan. Masa seperti kami habis makan lalu keluar karena kerabat sudah tuntas belinya. Kerabat kami sangat banyak membeli kali ini. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren