Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Melihat Lebih Dekat KRI Dewaruci di Festival Dermaga 2023

Salah satu alasan kami akhirnya datang ke Pelabuhan Tanjung Emas adalah melihat kapal legenda Indonesia yang bernama KRI Dewaruci. Kapal ini satu-satunya dengan tipe Barquentine di dunia dan dibuat pada tahun 1953. 

Kedatangan KRI Dewaruci ke Kota Semarang yang dikemas dengan acara bertajuk Festival Dermaga menjadi kesempatan langka yang tidak boleh disia-siakan. 

Setidaknya, apabila tidak bisa naik ke atas kapal, ada gambar yang bisa diabadikan lebih dekat dengan kapal yang dibuat di Jerman tersebut.

Sukses menyedot perhatian

Acaranya sendiri dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 21-23 Maret 2023. Kami yang datang pertengahan atau tanggal 22 Maretnya, sangat antusias melihat suasananya. Apalagi hari libur Nyepi saat itu. Tambah rame.

Sebelum naik ke atas KRI Dewaruci, pengunjung harus bersabar sedikit karena wajib mengantri. Membludaknya masyarakat datang sore ini memang karena daya pikat KRI Dewaruci.

Meski begitu, penyelenggara juga pandai memanfaatkan acara dengan menghadirkan berbagai kegiatan. Seperti festival musik, bazar UMKM, pertunjukan marchingband hingga tarian dan masih banyak lagi.

Naik kapal legenda

Akhirnya giliran kami tiba menaiki kapal dengan jembatan kecil yang hanya bisa diakses satu orang. Ada perasaan degdegan juga saat itu. Kapal yang memiliki ciri khas dari tiang-tiang tingginya tersebut memang auranya berbeda.

Karena kami tidak sendiri yang sedang berada di kapal, mau tidak mau harus bergiliran melihat tiap bagian kapal yang memiliki nilai sejarah dari KRI Dewaruci. Nanti kami bagikan videonya yang direkam dengan kamera jenis action camera.

Beberapa pengunjung juga tidak menyia-nyiakan kesempatan dengan mengabadikan kehadiran mereka di depan kamera. Ditambah pemandangan ke laut yang tinggal menghitung beberapa menit lagi matahari akan tenggelam. Sangat romantis apabila bersama pasangan.

Meski diperbolehkan mengakses bagian kapal luarnya, beberapa petugas (yang jaga) tetap disiagakan diberbagai sisi kapal. Maklum, masyarakat kita terkadang sudah dilarang masih saja melakukannya. 

Luar biasa, kami mengagumi kapal ini. Sebagai orang awam, tentu berpikir normal seperti kami. Kapal benar-benar masih terawat dengan baik.

Festival Dermaga

Acara sendiri saat kami tanyakan kepada bapak-bapak berpakaian ala tentara ternyata sudah kali keduanya diselenggarakan di sini (Tanjung Emas). Namun kedatangan KRI Dewaruci baru kali ini dan diberi akses kepada masyarakat bisa melihat lebih dekat.

KRI Dewaruci tidak sendiri bersandar di dermaga Tanjung Emas ternyata. Ada kapal perang lainnya seperti KRI Makassar dan KAL Kadet 07.

Yang tak kalah menarik perhatian adalah kehadiran banyak taruna selama kami datang ke lokasi. Ini yang membuat suasana juga sangat rame karena mereka datang secara rame-rame. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?