Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Bisnis Jajanan Pinggir Jalan di Kota Semarang yang Menggiurkan?

Sudah beberapa tahun kami amati jika bisnis jajanan di Kota Semarang, khususnya sekitar wilayah kami di Semarang Timur, cukup berkembang pesat. Di jalan utama, gang-gang hingga tempat yang memang khusus hanya untuk menjual jajanan saja. Kami terkesima sendiri. Mungkin bisa jadi inspirasi bisnis yang sedang kamu cari-cari sekarang.

Mungkin kamu pernah melihat saat sedang melintas di jalan raya. Di pinggir jalan ada meja panjang yang sedang menjual aneka ragam jajanan dari jajanan pasar, nasi bungkus, gorengan hingga makanan ringan.

Harganya bervariasi tapi kami yakin itu sudah tidak menghalangi keinginanmu untuk membeli. Apalagi pembelinya adalah generasi milenial ke atas yang bernostalgia dengan masa kecilnya.

Pakai mobil

Di sekitar kami tinggal, ada penjual jajanan yang sudah belasan tahun atau bahkan, puluhan tahun hanya dengan bisnis jajanan. Seolah, bisnis jajanan tidak pernah surut dan makin banyak orang yang berusaha melakukannya.

Kami pernah sedang melintas beberapa tahun lalu menggunakan sepeda. Saat itu seorang pria yang turun dari mobil lalu mengeluarkan meja panjang. Kami pikir mungkin itu jualan lainnya. Tidak mungkin kan jualan jajanan, mengingat si penjual memakai mobil tipe kijang.

Kami kembali melintas setelah hampir satu jam berkeliling berolahraga melewati Simpang Lima. Ternyata benar, pria tersebut sedang jualan jajanan di jalan yang kami anggap memang sangat strategis.

Bisnis jajanan pinggir jalan

Sebagai orang awam dan kebingunan tentu terkesima dengan apa yang dilakukan si pria tersebut. Pakai mobil kok digunakan untuk bawa barang-barang saja. Tapi begitulah yang terjadi.

Meski jajanan pasar atau tradisional mudah ditemukan, seperti di pasar maupun kucingan atau angkringan, entah kenapa semakin banyak bisnis jajanan di pinggir jalan yang kamu temui.

Mereka buka dari pagi hingga menjelang siang. Yang membeli juga cukup banyak. Di sekitar tempat tinggal kami rasanya selalu dikerubungi pembeli.

Bahkan, kami sering tidak sadar ketika juga sedang membeli jajanan harus mengeluarkan uang cukup banyak. Seperti terhipnotis saja, pokoknya jajanan itu harus kami bawa pulang. Beli maksudnya. 🥹

Tahun 2023, kami pikir bisnis jajanan seperti ini terus menggurita alias terus semakin banyak. Mungkin yang masih bingung belum memiliki pekerjaan atau sulit mendapatkan inspirasi, bisa mencobanya.

Tentu, kami harap dilakukan dengan baik-baik. Terutama lokasi yang berizin lewat sewa lapak atau dilakukan di rumah. Manfaatkan juga saluran media sosial untuk pemasarannya agar lebih banyak menarik pelanggan.

Apabila punya kemampuan membuat sendiri, itu jauh lebih baik lagi. Memasarkan produk sendiri selalu memiliki kepuasan tersendiri. Namun bila sebaliknya, bisa coba manfaatkan hubungan dengan pembuat jajanan yang biasanya menitipkan barang dagangannya ke penjual lainnya.

...

Bicara bisnis secara teori selalu terasa mudah. Apalagi modal pengamatan seperti tulisan ini. Kami tahu itu butuh kejelian, prospek dan manajemen. Oh ya, modal atau biaya terutamanya. Meski bisa dilakukan dengan biaya yang terjangkau di awal-awal bisnis.

Kami harap opini kami ini bisa sedikit saran atau motivasi bahwa di Kota Semarang, model bisnis ini cukup berkembang dan laku. Semoga bermanfaat.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali