Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

Image
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...

100 Hari Tanpa Film Indonesia di Bioskop


Padahal, kami sudah senang ketika mendapatkan kabar bahwa bioskop akan buka menjelang akhir bulan Juli. Sayang itu tidak jadi dan kembali menunggu tanpa kepastian. Entahlah. Belajar dari sini, kami harus menahan diri untuk tidak langsung memberikan informasi.

Tidak terasa, twitter @kofindo hari ini sudah memposting hari ke-129. Kami ingin mengawal sejauh mana bioskop-bioskop masih belum buka. Sejarah benar-benar tercipta, meski kami harap tidak sampai di hari ke-200.

TVRI sebagai harapan

Dalam perjalanan 100 hari tanpa film di bioskop, satu-satunya harapan mengabarkan info soal film Indonesia adalah lewat jadwal pemutaran film di TVRI. Kami sangat apresiasi sekali kala TVRI bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan. 

Meski film yang diputar tidak semua film baru yang beredar, kami senang bahwa film Indonesia belum berhenti disaksikan. Kadang melihat waktu pemutaran ditaruh jam 10 malam, kami langsung mengatakan pada diri sendiri bahwa itu tidak bagus waktunya.

Sayangnya makin ke sini, pemutaran film Indonesia mulai tidak semenarik awal-awal. Film diputar ulang, padahal sangat banyak judul film yang beredar. Kami mengerti bahwa tidak mudah membawanya ke televisi, apalagi terkait perizinan.

Waktu pemutaran juga semakin tidak menentu. Sudah tidak konsisten seperti awal-awal. Yasudahlah, semua ada batasnya.

Situs film yang terus dibondar-bandir

Yang tak kalah seru selama 100 hari adalah situs - situs penyedia film yang mendapat perhatian besar. Dengan bahasa 'tidak resmi atau ilegal', yang selama ini bisa dinikmati tanpa suara (disebarkan), situs film paling terkena dampak.

Kami tidak mendukung penyedia film, terutama yang menaruh film Indonesia, yang kami lihat adalah semangatnya media - media online yang terus mengangkat situs yang selama ini terabaikan, tapi dicintai para penonton film.


Netflix mendapatkan durian runtuh

Dan tanpa sadar, geliat pemerintah yang terus memerangi pembajakan juga salah satu faktornya, penyedia film main kucing-kucingan. Mati satu, bikin yang baru dan akhirnya, benar-benar hilang.

Netflix yang dianggap mewakiliki banyak pihak, terutama lisensi legalnya, seakan kejatuhan durian runtuh. Semua orang berusaha mencoba situs yang baru kemarin memperbarui tarif langganannya karena terkena pajak.

...

Selama 100 hari, banyak hal sudah terjadi. Hanya saja untuk melihat bioskop buka itu belum terjadi. Pandemi jadi momok sendiri dalam berbagai industri, termasuk perfilman tanah air.

Semoga tidak lama lagi, kita sudah bisa kembali ke bioskop.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

⚡ SPKLU Ultra Fast Charging 120kW Hadir di Bank Jateng Cabang Utama Semarang

6 Alat Untuk Media Sosial

📱 Era Threads dan Cara Praktis GIIAS Semarang Gaet Konten Kreator Lokal

🚲 Catatan Parkir Sepeda di Novotel Semarang Jalan Pemuda