Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Bara Jiwa Garuda, Pagelaran Seni dari Beswan Djarum 2018/2019


Ini adalah pengalaman pertama kali melihat pertunjukkan seni di Marina Convention Center. Yang menarik, para penampilnya adalah mereka-mereka yang mendapatkan Beasiswa Djarum tahun 2018/2019. Mereka tidak berpengalaman seperti pemeran profesional, tapi mereka berhasil mensukseskan acaranya.

Selasa malam (8/10), setelah sekian lama tidak mampir ke Marina, kami akhirnya mendapatkan kesempatan kembali berkunjung.  Bersama rekan-rekan bloger, kami menyaksikan malam Dharma Puruhita Nation Building yang menampilkan dinamika perjalanan bangsa Indonesia dari masa ke masa.

Diundang sambil bekerja

Jarang-jarang ada acara di Kota Semarang yang kami hadiri memaksa kami akhirnya memakai Batik. Kami memang menyukai pakaian santai atau kasual. Karena kedatangan kami juga bukan sekedar undangan untuk menyaksikan, melainkan juga bagian dari pekerjaan.

Sempat heran juga, tidak ada wajah-wajah pejabat yang kami kenali untuk acara sebesar ini. Mungkin karena kami terlalu asyik di lokasi, tanpa sadar teralihkan dengan aktivitas bersama rekan-rekan bloger.

Ada Denny Malik dibalik itu semua

Penekanan informasi penting yang kami dapat adalah penampil bukanlah penari profesional. Kurang dari Seminggu, mereka melakukan latihan dan langsung memberikan hasilnya di atas panggung. 

Namun ternyata, rahasianya sedikit terkuak saat ada sosok wajah yang terlihat dari lalu lalangnya orang-orang yang berada di lokasi. Ya, Denny Malik.

Mengutip informasi dari buku yang kami dapatkan saat registrasi, tahun ini adalah tahun ke-7 Denny Malik kembali bergabung dalam Nation Building Beswan Djarum. 

Beliau menganggap keterbatasan bukanlah halangan untuk berkarya dan Bara Jiwa Garuda adalah tantangan untuk dapat memaksimalkan potensi generasi muda demi perkembangan seni dan budaya.

Kami tahu, Denny Malik merupakan seorang penata tari dan penyanyi Indonesia. Dalam perjalanan karirnya, sudah banyak karya yang ia berikan untuk seni Indonesia. 

Sinopsis 


Saat sudah berada di dalam ballroom, kami teringat acara launching produk ASUS. Suasananya mirip-mirip. Apalagi penataan cahaya dan musik yang keren sekali di mata maupun telinga.

Ada 10 bagian cerita dari pertunjukkan yang ditampilkan. Di awal-awal, layaknya cerita anime atau komik, penonton diberikan penampil dengan mewakili 4 elemen alam. 

Geni mewakili elemen api, Embun mewakili elemen air, Langit mewakili elemen udara, dan Terra mewakili elemen tanah. Keempat elemen ini adalah mata dan telinga bagi Ibu Pertiwi. Mereka adalah perwujudan semangat nusantara.

Alur cerita dimulai dari sejarah Nusantara dari masa ke masa. Dari saat Gajah Mada dengan Sumpah Palapa, Kerajaan Samudera Pasai, kedatangan Portugis, Jepang, perjuangan Kemerdekaan hingga setelah Kemerdekaan.

Bagian akhir, sebelum acara usai, pemberian apresiasi kepada peserta Beasiswa Djarum yang tahun ini jumlahnya mencapai 465 penerima.

Pertunjukkan yang menarik

Dengan melibatkan begitu banyak penampil, panggung rasanya tidak cukup. Maka tak heran, ruang di bawah panggung benar-benar dimanfaatkan penampil dengan momen-momen tertentu.

Berikut beberapa gambar yang kami abadikan dan lainnya bisa dilihat di album Facebook dotsemarang.


 Sebagian penampil mengisi paduan suara
Suka cita dengan berakhirnya acara
Semua penampil foto bersama
Ada kejutan setelah usai acara  dan ini berada di luar gedung

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🏛️ Menelusuri FKL 2026 di Pagi Menjelang Siang: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional

📌 Pembaruan Kebijakan & Privasi X Terbaru (September 2026): Apa Artinya Buat Kita dan Akun Komunitas Lokal?

🚲 Evolusi Nyess di Semarang: Jajakan Sensasi Segar ala Gerobak Kekinian dengan Tagline "Segernya Sama, Serunya Beda"