Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Review Bioskop Transmart Majapahit Semarang
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Bioskop Transmart Majapahit menjadi bioskop ke-7 yang ada di Kota Semarang. Dengan jumlah 3 studio, bioskop dari jaringan 21 ini resmi dibuka pada tanggal 24 September 2019. Studio mana yang paling banyak jumlah tempat duduknya?
Berbarengan hadirnya bioskop, maka Transmart Majapahit tentunya juga buka. Ini akan jadi pusat hiburan baru bagi masyarakat Semarang Timur. Pecinta film, tak perlu jauh-jauh untuk menonton sekarang ini.
Studio 1 paling besar
Saat kami berkunjung ke bioskop di hari pembukaan, kami tidak sengaja bertemu teman lama yang dulunya bekerja di bioskop juga. Kali ini ia tidak bekerja di dekat meja tiketing, tapi dalam ruangan office.
Kami senang dapat bertemu lagi, mengingat di masa lalu saat Kofindo masih semangat, kami sering berbicara. Kesempatan bagus ini kami tidak sia-siakan.
Ada 3 studio yang dihadirkan bioskop Transmart Majapahit. Studio 1 memiliki jumlah tempat duduk sebanyak 237 kursi, itu artinya studio satu paling besar.
Sedangkan studio 2 dan 3 memiliki jumlah tempat duduk di bawah 200 kursi. Kalau ini tidak salah mencatat, studio 2 jumlahnya 130 kursi dan studio 3 jumlahnya 164 kursi.
Harga yang masih murah
Untuk harga di awal-awal, bioskop Transmart Majapahit masih memberi harga murah dari harga standar semua bioskop jaringan 21 di Semarang. Semisal di bioskop Citra hari Minggu 50 ribu, maka di sini cuma 40 ribu. Selisih antara 5 ribu hingga 10 ribu.
Tapi kami tidak tahu bagaimana masa depan nanti. Semisal berubah, kami yang belum update harga, semoga kamu bisa bantu menginformasikan.
Hari pembukaan, kami langsung mencoba menonton di studio 1 yang saat itu memutar film Danur 3. Harga tiketingnya hanya 35 ribu, biasanya hari Jumat, harga tiketnya di atas harga tersebut.
Lobi yang besar
Apakah kami salah menyebutnya ini sebagai lobi? Mungkin saja. Kami melihat tempat pembelian tiketing di sini lebih besar dari beberapa bioskop.
Lokasi lantai 5
Ada yang menarik dari keberadaan bioskop di Transmart Majapahit. Apakah ini strategi manajemen atau mengakali kondisi dan lokasi untuk menaruh bangunan bioskop.
Bila di bioskop Transmart Setiabudi berada di lantai satu, maka di sini berada di lantai paling atas tersendiri atau lantai lima.
Pengunjung akan melewati wahana Transmart Studio Mini. Melihat strategi ini, mungkin berharap pengunjung mau mampir menikmati wahana sebelum ke bioskop. Atau sebaliknya.
...
Bioskop lebih dekat, seharusnya semakin banyak orang datang ke bioskop. Secara logika, kami setuju. Tinggal bagaimana film-film yang hadir dapat menarik perhatian tersebut.
Bioskop Transmart Majapahit lebih menarik dari bioskop lainnya untuk daerah Semarang bawah. Ini karena adanya Transmart Studio Mini yang dapat jadi alternatif setelah atau sebelum menonton. Jadi tidak bosan menunggu.
Lalu film apa saja yang menjadi pioritas di bioskop Majapahit? Apakah film Indonesia atau luar? Atau film Indonesia yang populer saja?
Bonus video (lebih nyaman ditonton via mobile)
Mari tunggu siapa produksi film yang akan mengadakan road show film untuk pertama kalinya di bioskop Transmart Majapahit.
Selama ini, pemanfaatan AI seringkali diasosiasikan dengan hal-hal yang sifatnya kreatif atau hiburan semata. Namun, ASUS dengan lini bisnisnya mulai membuktikan narasi yang berbeda. AI kini bergeser menjadi instrumen utilitas murni untuk mendongkrak efisiensi operasional. Kami berkenalan dengan AI ExpertMeet saat bulan Juni kemarin di ajang media gathering yang diadakan ASUS di Kota Semarang. Kehadiran ASUS Indonesia di ibis Styles Semarang Simpang Lima kala itu membawa angin segar bagi ekosistem kreator lokal. Fitur AI ini satu paket dengan laptop seri komersial terbaru milik ASUS yang sudah mendukung teknologi AI, seperti: ASUS ExpertBook Ultra ASUS ExpertBook Seri P (seperti P5405CSA, P3, P1) ASUS ExpertBook Seri B (seperti B1403CVA, B9406CAA) Dalam presentasinya, AI ExpertMeet ini terbukti andal membantu mencatat, menerjemahkan, dan merangkum hasil rapat secara otomatis agar kerja menjadi lebih cepat dan efisien. Hebatnya lagi, fitur AI ini berjalan langsung menggunakan cip khusu...
Niat awalnya sebenarnya cuma mau mengecek info operasional terkait penutupan sementara area Gelanggang Olahraga (GOR) Tri Lomba Juang pertengahan Juli kemarin. Tapi saat tiba di lokasi, perhatian kami justru teralih pada hal lain yang selama ini terlewatkan: keberadaan akses Wi-Fi gratis milik Pemkot Semarang. Minggu pagi (19/7), usai melipir sejenak menikmati suasana Car Free Day (CFD) di Simpang Lima, setang sepeda langsung kami arahkan menuju kawasan GOR Tri Lomba Juang. Begitu sampai dan merogoh gawai untuk memastikan kabar penutupan kawasan tersebut, kami baru menyadari smartphone sudah otomatis terhubung ke jaringan internet nirkabel. Jaringannya tampaknya terintegrasi dengan akses Wi-Fi publik di Simpang Lima, sehingga gawai yang pernah terkoneksi akan langsung masuk tanpa perlu repot melakukan login ulang. Spot Duduk yang Nyaman dan Teduh Sambil bersiap mengetes kualitas koneksinya, kami mengamati suasana sekitar selasar. Terlihat beberapa pengunjung sedang asyik duduk santai...
Fenomena ini sejatinya adalah strategi influencer marketing lapis kedua yang digerakkan oleh agensi. Alih-alih menggelontorkan anggaran besar hanya untuk segelintir mega-influencer , mereka memilih menebar jala ke banyak akun kreator melalui sistem crowdsourcing . Syaratnya pun bervariasi, biasanya menyasar akun-akun dengan minimal followers di angka tertentu, misalnya 1.000 pengikut. Dengan mengerahkan puluhan hingga ratusan kreator secara serentak beberapa hari sebelum film rilis, terciptalah ilusi masif bahwa film tersebut sedang menjadi pusat perbincangan. Dari sudut pandang pemasaran, model ini memang sangat efektif mendongkrak awareness dalam waktu singkat. Begitu kami mencoba masuk ke dalamnya, kami biasanya ditarik ke dalam grup koordinasi—yang belakangan kami sadari isinya bukan cuma soal film, tapi juga berbagai penawaran kampanye lain dengan pola serupa. Dari pengalaman pribadi kemarin, perjalanannya ternyata cukup menguras energi hingga akhirnya kami memilih mundur karen...
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Sebagai pengelola blog yang porsinya lebih sering berkelana menyoroti dinamika ruang kota ketimbang mendalami isi piring, urusan kuliner terkadang jadi ranah yang penuh kejutan bagi kami. Seperti Nasi Glewo yang sempat kami ulas sebelumnya, perkenalan kami dengan Petis Kangkung juga berawal dari lini masa media sosial beberapa bulan lalu. Rasa penasaran itu akhirnya membimbing kami secara tidak sengaja ke sebuah kios kecil di Jalan Jolotundo: Warung Pecel & Gudangan Bu Joko . Siapa sangka, di balik kesederhanaan warungnya, tersimpan salah satu kuliner legendaris khas Semarang yang masih eksis merawat lidah warganya. Kejutan Rasa dan Sensasi Pedas yang "Nempel" Porsi petis kangkung yang dihidangkan tampak sederhana di atas piring lidi beralaskan kertas minyak. Kangkung rebus yang masih bertekstur renyah dipadu tauge segar, lalu diguyur bumbu petis udang khas Semarang yang pekat, gurih, dan manis. Namun, ada pelajaran berharga ketika memesan menu ini: jangan anggap remeh p...
Comments
Post a Comment