Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Jawa Tengah Harus Jadi Tempat Pameran Internasional

Diantara sekian sambutan saat pembukaan GIIAS Semarang yang berlangsung bulan Oktober kemarin, kami terkesima dengan harapan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI, Taufiek Bawazier. Apa kira-kira kata beliau?

Dalam sambutannya yang mewakili Kementrian Perindustrian, Taufiek Bawazier mengatakan

'Sektor otomotif pengaruhnya luas diberbagai bidang seperti industri tekstil, baja, pajak daerah, pajak penghasilan, pajak barang mewah dan sebagainya. Dan juga, ada sekitar 1,5 juta orang yang bekerja di sektor otomotif' katanya.

"Kita sudah komitmen, bahwa Jawa Tengah harus dijadikan tempat untuk international exhibition (pameran internasional), tepatnya di Kota Semarang. Karena kami melihat, bahwa potensi pendapatan dari sektor otomotif ini cukup besar."

Sektor otomotif berkontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah yang membuka lapangan pekerjaan dan menjadi pahlawan devisa negara. 

Dalam catatan beliau, hingga September 2023, Indonesia mengekspor sebanyak 3.800 unit mobil ke 100 negara.

Kabar menariknya menurut beliau, sebentar lagi kita mempunya sektor untuk pembuatan pabrik listrik. Hingga saat ini, sudah da 3 pabrik listrik siap produksi. Di Indonesia, baru 100 per 1.000 penduduk yang punya mobil.

📝 Referensi : humas.jatengprov.go.id

...

Kehadiran pameran GIIAS memang cukup menarik. Kami jadi ingat dulu, jangankan pameran internasional, ngadain konser musik di atas 1.000 orang sangat sedikit dulunya yang mau ngadain. 

Kami harap harapan beliau bisa dimaknai lebih dalam oleh Pemkot Semarang atau pemangku kepentingan yang ingin Ibu Kota Jawa Tengah lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren