Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Jawa Tengah Harus Jadi Tempat Pameran Internasional

Diantara sekian sambutan saat pembukaan GIIAS Semarang yang berlangsung bulan Oktober kemarin, kami terkesima dengan harapan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI, Taufiek Bawazier. Apa kira-kira kata beliau?

Dalam sambutannya yang mewakili Kementrian Perindustrian, Taufiek Bawazier mengatakan

'Sektor otomotif pengaruhnya luas diberbagai bidang seperti industri tekstil, baja, pajak daerah, pajak penghasilan, pajak barang mewah dan sebagainya. Dan juga, ada sekitar 1,5 juta orang yang bekerja di sektor otomotif' katanya.

"Kita sudah komitmen, bahwa Jawa Tengah harus dijadikan tempat untuk international exhibition (pameran internasional), tepatnya di Kota Semarang. Karena kami melihat, bahwa potensi pendapatan dari sektor otomotif ini cukup besar."

Sektor otomotif berkontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah yang membuka lapangan pekerjaan dan menjadi pahlawan devisa negara. 

Dalam catatan beliau, hingga September 2023, Indonesia mengekspor sebanyak 3.800 unit mobil ke 100 negara.

Kabar menariknya menurut beliau, sebentar lagi kita mempunya sektor untuk pembuatan pabrik listrik. Hingga saat ini, sudah da 3 pabrik listrik siap produksi. Di Indonesia, baru 100 per 1.000 penduduk yang punya mobil.

📝 Referensi : humas.jatengprov.go.id

...

Kehadiran pameran GIIAS memang cukup menarik. Kami jadi ingat dulu, jangankan pameran internasional, ngadain konser musik di atas 1.000 orang sangat sedikit dulunya yang mau ngadain. 

Kami harap harapan beliau bisa dimaknai lebih dalam oleh Pemkot Semarang atau pemangku kepentingan yang ingin Ibu Kota Jawa Tengah lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?