Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Intip Dalaman Hyundai IONIC 6

Entah kenapa Hyundai menaruh kendaraan listrik mahalnya di bagian belakang meski letaknya strategis untuk dilewatin pengunjung karena posisinya yang berada di booth pertama. Padahal model terbaru mereka ini,  IONIQ 6, resmi dikenalkan pada bulan Agustus kemarin. Maksudnya masih baru banget.

Tampak depan, jelas ini eksklusif banget. Kalau kami pakai di jalan, semua mata akan memandang. Yah, meski hanya tampak angan-angan. Andai tidak ada gelaran GIIAS Semarang, mungkin kami tidak akan bisa menengok sisi dalamannya yang begitu futuristik  dan interiornya yang lapang. Bagaimana dengan teknologinya?

Ada apa saja?

Sebagai orang awam, IONIQ 6 adalah sempurna. Apalagi sebagai mobil listrik, ini mahal bos! Saat kami cek di mesin google, harganya di atas 1 miliar. Gilak...mending beli rumah saja kalau punya uang segitu.

Namun tentu, buat yang uangnya tidak ada serinya, harga segitu tidak perlu dikhawatirkan. Apalagi punya hobi mengumpulkan kendaraan mahal.

Karena kami bukan bloger otomotif yang dapat mengulas dengan sempurna, kami hanya dapat menayangkan videonya saja. Terlihat bagaimana tampilan dalamnya yang identik dengan teknologi.

Mengutip otosia.com, kursi pemuda dan kursi penumpang depan telah dilengkapi dengan pengaturan elektrik 10 arah, lumbar support, memory function, serta pendingin dan pemanas kursi.

Ada juga fitur yang bernama Dual Color Ambient Lighting yang kegunaannya membangun mood dan selera lewat profil pencahayaan di dalam kendaraan. Ada 64 opsi dan 6 tema warna yang tersedia.

Untuk display yang berada dekat setir ukurannya memanjang sekitar 12.3 inci. Semua jadi satu ke dalam layar sehingga tampilannya lebih luas. Semua informasi ada di sana.

Bahan-bahan yang dipakai komponen interior juga ramah lingkungan. Ada yang menggunakan minyak alami biji rami, hingga bio paint yang terbuat dari rapeseed flowers dan ekstrak jagung untuk bahan Dasbor dan door trims.

Vehicle to Load (V2L) technology

Dari website resminya Hyundai, ada namanya fitur yang kami tulis di atas. Fitur V2L ini memungkinkan IONIQ 6 menjadi sumber daya listrik sebesar 3,6 kW untuk penggunaan perangkat elektronik, menambah kemudahan dan kenyamanan saat dalam perjalanan.

Yang menarik perhatian adalah tersedianya colokan listrik di kursi penumpang. Letaknya berada di bagian bawah atau dekat lutut kita. Eh, ternyata gambar yang ditampilkan hanya ilustrasi saja. Duh, maafkan kami.

...

Di sebelah mobil IONIQ 6, ada saudara lainnya, yaitu IONIQ 5. Hyundai membawa keduanya untuk dipamerkan selama ajang GIIAS Semarang bulan Oktober kemarin. Tuh, sayang kan nggak mampir ke sini.

Nanti deh kalau sempat, kami bagiin gambar-gambarnya yang versi 5-nya. Lho, lah.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?