Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Lebih Dekat Dengan Wuling Air EV Lite, Apa Bedanya dengan yang versi Biasa?

Wuling kembali hadir di GIIAS Semarang bulan Oktober kemarin. Keikutsertaannya kembali turut membawa kendaraan listrik uniknya yang bentuknya seperti kotak. Tapi, ini versi sederhananya atau Lite. 

Beruntung buat pengunjung yang menyempatkan mampir ke pameran yang berlangsung di Marina Convention Center kemarin yang digelar dari tanggal 18-22 Oktober. Ada banyak kendaraan baru yang dikenalkan, salah satunya Air EV Lite.

Perbedaan dengan yang versi biasa

Meski banyak kendaraan keren-keren selama pameran, Air EV Lite tetap paling menarik perhatian. Terutama desainnya yang mungil. 

Selain dapat melihat lebih dekat, saat berada di booth Wuling kemarin, kami bisa melihat dalaman dari Air EV Lite ini.

Karena bukan bloger yang fokus otomotif, kami hanya mengagumi saja saat dikenalkan kemarin. Lalu, apa bedanya dengan yang versi tahun lalu saat kami jumpai juga?

Dari sisi harga, tentu versi lite atau sederhana lebih terjangkau. Perusahaan sepertinya membaca keinginan pasar yang merasa kendaraan listrik masih lah tetap mahal meski menginginkannya.

Dalam persentasi yang dilakukan dari pihak Wuling, Air EV Lite yang membuatnya terlihat berbeda dengan versi biasanya adalah sisi eksterior dan fiturnya.

Seperti warna, kalau versi Lite hanya single tone color. Yaitu, warna atap sama bodi itu warnanya sama juga. Sedangkan versi biasa (standar dan long range) itu warnanya ada 2 atau two one.

Lalu, kantong udara atau airbag. Untuk versi lite hanya ada satu yang berada di sisi bagian setir. Versi standarnya ada dua airbag. Terus, tidak ada kamera mundur dan voice command.

Selebihnya sama, seperti baterai hingga jarak tempuh. Untuk tipe charging, sudah menerapkan unsur easy home charging yang memudahkan pemiliknya saat mengisi daya saat berada di rumah dengan daya minimal 2.200 watt.

Harga

Dipasarkan dengan harga Rp212.200.000 juta selama ditampilin di pameran GIIAS Semarang. Namun karena mendapatkan insentif PPN dari pemerintah, maka harganya menjadi Rp193.900.000. Harga ini on the road (OTR).

Istilah OTR sendiri baru kami ketahui saat pameran berlangsung. Penasaran dong jadinya, yaudah kami googling dan hasilnya.

OTR merupakan harga beli mobil beserta kelengkapan dokumennya. Pembelian mobil dengan OTR berarti sudah termasuk biaya pembuatan dokumen beserta pajak yang harus dibayarkan.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?