Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

WhatsApp Rilis Fitur Channel Bulan September, Akhirnya Bisa Buat Saluran Juga

Keluarga Meta (Facebook) sepertinya suka sekali berimprovisasi. Usai mengenalkan fitur broadcast channels di instagram bulan Juni kemarin, sekarang juga sudah merambah ke aplikasi pesan WhatsApp. Sudah buat? 😅

Ternyata kami tidak memiliki konten khusus (kategori) untuk WhatsApp di blog dotsemarang. Namun semenjak akhirnya kami berhasil membuat saluran atau channel baru-baru ini, artikel ini yang pertama berbicara secara khusus tentang WhatsApp di blog.

Dikenalkan bulan September

Meski sudah dikenalkan sejak awal bulan September, kami hanya bisa gunakan fitur channel atau saluran sebagai pengikut. Semisal mengikuti tim sepak bola

Untuk bisa membuat saluran di WhatsApp, kami belum bisa. Padahal CEO Meta, Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa fitur saluran WhatsApp bisa dibuat untuk pengguna personal semacam selebriti, tokoh hingga kreator.

Seiring waktu, tahu-tahu sudah bulan November saja, fitur saluran belum menyediakan fasilitas untuk membuat saluran pribadi. Padahal, ada rekan bloger yang kami kenal malah sudah memiliki salurannya sendiri.

Kami pikir itu karena dia menggunakan WhatsApp premium, eh bisnis maksudnya? Atau memang hanya untuk yang akun tertentu saja (premium).

Rasa pesimis kami yang akhirnya melupakan membuat saluran WhatsApp ternyata tidak menghalangi kami untuk mencoba kembali fitur tersebut.

Ya, beberapa hari kemarin atau hari Senin tanggal 27 November, tanda plus di tab pembaruan bisa di klik dengan 2 opsi. 

  • Buat Saluran
  • Cari Saluran

Bila biasanya hanya bisa 'cari saluran', sekarang kami bisa buat saluran sendiri. Akhirnya kami resmi memiliki saluran sendiri di WhatsApp dengan nama 'dotsemarang'. Senang? Tentu saja.😁

Ikuti saluran dotsemarang

Setelah buat, lalu gimana selanjutnya? Kami sendiri juga bingung karna cara kerjanya sama seperti fitur saluran di Instagram dotsemarang. Kok, banyak banget sih buat beginian si Meta. 🥲

Apalagi saluran WhatsApp selalu menggoda mata saat dibuka dengan angka 0 pengikut. Yah, harus cari pengikut berarti. Namun apakah orang-orang bersedia mengikuti, mengingat akun dotsemarang bukan siapa-siapa?

Dari awalnya hanya ingin coba ikutan membuat, eh malah sekarang tidak mengerti harus gimana mengurusnya. Hanya saat ini yang kami pikirkan adalah bagaimana selalu mengisi konten di dalam saluran WhatsApp dotsemarang.

Terutama konten yang berhubungan dengan Kota Semarang itu sendiri maupun hal-hal menarik yang bisa membuat inspirasi atau memotivasi. Sesekali konten ngggak jelas tidak masalah.

Untuk saat ini, kami tidak akan getol mempromosikan orang-orang untuk bergabung. Karena kami sendiri juga ribet jika kebanyakan saluran di aplikasi WhatsApp.

Jika kamu tertarik untuk melihat isi saluran WhatsApp dotsemarang, bisa buka link di sini. Atau cari saluran di aplikasi. Yah, kami harap fitur tersebut berguna.

📝 Tips: Buat saluran di WhatsApp bisa dilakukan lewat WhatsApp Web.

...

Jika kamu juga suka mencoba sesuatu yang menarik, tidak salahnya juga membuat. Toh, fitur tersebut tersedia gratis yang tinggal pakai saja. 

Untuk pengguna yang mengikuti saluran, yah itu tidak menyenangkan sebenarnya karena interaksinya hanya dilakukan melalui respon reaksi emoji saja. Jika ada fitur polling pun, hanya bisa memilih. Tidak bisa berkomentar seperti fitur grup.

WhatsApp memang tujuan meluncurkan fitur saluran kurang lebih sama seperti channel Telegram. Memungkinkan pengguna mendapatkan berita terkini dari akun yang diikutinya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang