Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

WhatsApp Rilis Fitur Channel Bulan September, Akhirnya Bisa Buat Saluran Juga

Keluarga Meta (Facebook) sepertinya suka sekali berimprovisasi. Usai mengenalkan fitur broadcast channels di instagram bulan Juni kemarin, sekarang juga sudah merambah ke aplikasi pesan WhatsApp. Sudah buat? 😅

Ternyata kami tidak memiliki konten khusus (kategori) untuk WhatsApp di blog dotsemarang. Namun semenjak akhirnya kami berhasil membuat saluran atau channel baru-baru ini, artikel ini yang pertama berbicara secara khusus tentang WhatsApp di blog.

Dikenalkan bulan September

Meski sudah dikenalkan sejak awal bulan September, kami hanya bisa gunakan fitur channel atau saluran sebagai pengikut. Semisal mengikuti tim sepak bola

Untuk bisa membuat saluran di WhatsApp, kami belum bisa. Padahal CEO Meta, Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa fitur saluran WhatsApp bisa dibuat untuk pengguna personal semacam selebriti, tokoh hingga kreator.

Seiring waktu, tahu-tahu sudah bulan November saja, fitur saluran belum menyediakan fasilitas untuk membuat saluran pribadi. Padahal, ada rekan bloger yang kami kenal malah sudah memiliki salurannya sendiri.

Kami pikir itu karena dia menggunakan WhatsApp premium, eh bisnis maksudnya? Atau memang hanya untuk yang akun tertentu saja (premium).

Rasa pesimis kami yang akhirnya melupakan membuat saluran WhatsApp ternyata tidak menghalangi kami untuk mencoba kembali fitur tersebut.

Ya, beberapa hari kemarin atau hari Senin tanggal 27 November, tanda plus di tab pembaruan bisa di klik dengan 2 opsi. 

  • Buat Saluran
  • Cari Saluran

Bila biasanya hanya bisa 'cari saluran', sekarang kami bisa buat saluran sendiri. Akhirnya kami resmi memiliki saluran sendiri di WhatsApp dengan nama 'dotsemarang'. Senang? Tentu saja.😁

Ikuti saluran dotsemarang

Setelah buat, lalu gimana selanjutnya? Kami sendiri juga bingung karna cara kerjanya sama seperti fitur saluran di Instagram dotsemarang. Kok, banyak banget sih buat beginian si Meta. 🥲

Apalagi saluran WhatsApp selalu menggoda mata saat dibuka dengan angka 0 pengikut. Yah, harus cari pengikut berarti. Namun apakah orang-orang bersedia mengikuti, mengingat akun dotsemarang bukan siapa-siapa?

Dari awalnya hanya ingin coba ikutan membuat, eh malah sekarang tidak mengerti harus gimana mengurusnya. Hanya saat ini yang kami pikirkan adalah bagaimana selalu mengisi konten di dalam saluran WhatsApp dotsemarang.

Terutama konten yang berhubungan dengan Kota Semarang itu sendiri maupun hal-hal menarik yang bisa membuat inspirasi atau memotivasi. Sesekali konten ngggak jelas tidak masalah.

Untuk saat ini, kami tidak akan getol mempromosikan orang-orang untuk bergabung. Karena kami sendiri juga ribet jika kebanyakan saluran di aplikasi WhatsApp.

Jika kamu tertarik untuk melihat isi saluran WhatsApp dotsemarang, bisa buka link di sini. Atau cari saluran di aplikasi. Yah, kami harap fitur tersebut berguna.

📝 Tips: Buat saluran di WhatsApp bisa dilakukan lewat WhatsApp Web.

...

Jika kamu juga suka mencoba sesuatu yang menarik, tidak salahnya juga membuat. Toh, fitur tersebut tersedia gratis yang tinggal pakai saja. 

Untuk pengguna yang mengikuti saluran, yah itu tidak menyenangkan sebenarnya karena interaksinya hanya dilakukan melalui respon reaksi emoji saja. Jika ada fitur polling pun, hanya bisa memilih. Tidak bisa berkomentar seperti fitur grup.

WhatsApp memang tujuan meluncurkan fitur saluran kurang lebih sama seperti channel Telegram. Memungkinkan pengguna mendapatkan berita terkini dari akun yang diikutinya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🚀 ASUS ROG Flow Z13-KJP: Tablet "Sultan" 128GB RAM yang Siap Diajak Gowes Keliling Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026