Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Berburu Jajanan di CFD Semarang

Kawasan Pleburan di jalan Imam Barjo menjadi tempat paling menarik untuk dikunjungi usai berolahraga saat Car Free Day di Simpang Lima. Alasannya? Di sini banyak stan kuliner mulai dari makan berat hingga jajanan tradisional. Mari berburu jajanan terlebih dahulu.

Langkah kami berhenti di stan Pukis & Carabikang Surabaya yang menjual berbagai jenis jajanan seperti yang kamu lihat di dalam gambar, Minggu (19/11). Ada pukis, kue lumpur, carabikang hingga siomay.

Yang membuat akhirnya tertarik karena mereka menjualnya dengan beragam warna yang mencolok. Dari carabikang yang merupakan kue dengan bentuk mekar dengan warnanya yang beda-beda, hingga pukis pun juga memiliki warna-warni yang jarang kami lihat.

Bisa bayar non tunai (QRIS)

Stan mereka juga tidak hanya ada satu, seakan memberi sugesti kepada kami yang akhirnya terjerat untuk membeli. Kami pikir hanya akan melewati saja, eh beberapa langkah di depan, ada lagi stannya. Karena belum pernah nyoba, mau tidak mau akhirnya beli juga.

Harga satuan jajanannya adalah 6 ribu rupiah. Bisa dibilang mahal untuk kami yang biasa beli di sekitar tempat tinggal kami. Namun dilihat dari kepadatan isi dan kemasannya yang menarik, termasuk lokasinya,  mau tidak mau harus menyerah dengan argumen sendiri.

Beruntung, penjual di sini sudah menerapkan pembayaran non tunai. Papan dengan desain gambar QRIS digantung di sela-sela tiang tenda. Syukurlah jika begitu, karena kami hanya bawa uang pas.

Penerapan QRIS di Car Free Day (CFD) merupakan solusi hebat di tengah kampanye Bank BI dan Pemkot Semarang yang ingin semua pemilik bisnis memasangnya.

...

Usai membayar, langkah kami berlanjut memburu jajanan lainnya. Masih ada apa lagi kira-kira? 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏋️‍♂️ Ketika Laptop Tipis ASUS ExpertBook Ultra Ditindih Barbel 100 Kg, Masih Aman?