Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Wisata Candi Gedung Songo


Gedung songo merupakan salah satu wisata yang terletak di lereng Gunung Ungaran, Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Gedung songo ini merupakan sebuah candi yang jumlahnya ada 9 candi, terletak di ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut sehingga suhu udara disini cukup dingin.

Dengan harga tiket Rp 7000 per orang untuk memasuki ke kawasan candi gedung songo ini. Jarak Gedung Songo sendiri ditempuh dari Semarang sekitar 45 km.

Warung-warung kecil yang berada di dalam area ini terlihat sejajar. Nampak beberapa orang sedang menyantap minuman hangat disana. Untuk menuju ke Candi Gedong I, jarak yang harus ditempuh sekitar 200 meter melalui jalan setapak yang naik.



Candi ini diketemukan oleh Raffles pada tahun 1804 dan merupakan peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra abad ke-9 (tahun 927 masehi). Setidaknya, ada petugas yang berjaga disana, duduk tenang memakai topi sambil mengarahkan pengunjung menjadi alternatif untuk mengulik bagaimana sejarah dari gedung songo ini sendiri. Jadi, jangan ragu bertanya dengan petugas disana.

Jika ingin unik dan yang seru-seru, disana juga menyediakan paket wisata dengan kuda. Tarifnya sendiri mulai dari 20 ribu hingga 70 ribu. Jadi, jika malas jalan atau lelah, paket wisata kuda menjadi alternatif untuk dicoba.

Diantara Candi Gedong III dengan Gedong IV terdapat sebuah kepunden gunung sebagai sumber air panas dengan kandungan belerang cukup tinggi. Asap yang tebal dan bau yang cukup menyengat udah tercium dari kejauhan. Ternyata itu adalah belerang.

Untuk menuju ke lokasi asap belerang aksesnya cukup curam dan harus berhati-hati jika melewatinya karena belum ada pegangan yang membatasi pada jalan yang berbentuk anak tangga menuju ke lokasi asap belerang tersebut. Sampai lokasi tersebut terdapat sebuah pemandian air panas.

Pemandangan dari puncak gunung Ungaran ini sangat indah. Dari puncak gunung Ungaran kita dapat melihat gunung Sumbing, gunung Sundoro di sebelah barat daya. Sedangkan di sebelah tenggara, bisa dilihat gunung Telomoyo, gunung Merbabu, dan gunung Merapi. Meski samar-samar oleh awan putih yang mengaburkan pandangan.

Terimakasih

Di Candi Gedung Songo hanya ada 7 candi. Yang bangunanannya masih berdiri hanya 5 dan sisanya udah hancur atau roboh. Tahun 1804, Raffles mencatat kompleks tersebut dengan nama Gedong Pitoe karena hanya ditemukan tujuh kelompok bangunan.

*Halaman diperbarui 5 November 2019

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

📶 Pengalaman Uji Jaringan 5G XL di CFD Simpang Lima Semarang: Pakai Motorola Moto G45 5G, Berapa Kecepatannya?

💻 Berkenalan dengan ASUS Chromebook CR11 Flip (CR1104F)

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai