Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

27 April, Semarang Menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM)


Dengan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PKM, Kota Semarang menaikkan standarnya lagi setelah memberlakukan pembatasan beberapa ruas jalan. Alasannya mudah ditebak, tren kasus Covid-19 yang belum mau turun.

Semarang melawan Corona, bagaimana kami melihat sudut pandang ini yang akhirnya kami buat dalam satu halaman. Kami ingin terus menceritakan bagaimana Ibu Kota ini terus berusaha yang terbaik untuk mencegah penyebaran Corona.

Bukan PSBB 

Ketika beberapa wilayah menerapkan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar, Semarang hanya menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

Alasannya? Mengutip situs bbc.com (28/4), karena mempertimbangkan "aspirasi masyarakat, terutama kearifan lokal" dengan memberi kelonggaran pada pedagang kecil dan usaha kecil menengah (UKM) di Semarang.

PKM sendiri meliputi pembatasan kegiatan di luar rumah, penghentian kegiatan di sekolah atau institusi pendidikan lainnya, pembatasan kegiatan di tempat kerja, tempat ibadah, tempat umum, serta pembatasan kegiatan sosial budaya dan pergerakan orang melalui moda transportasi.

Bagi yang melanggar ketentuan ini, akan dikenai sanksi mulai dari teguran lisan maupun tertulis, sampai pembubaran kegiatan atau penutupan tempat usaha.

Lalu, apa perbedaannya?

PSBB sendiri lebih mengatur agar aktivitas sekolah, kerja, ibadah dilakukan di rumah, sementara tempat hiburan, wisata dan pusat perbelanjaan ditutup.

Dan hanya tempat usaha yang menyediakan kebutuhan pokok yang diperbolehkan buka dengan menerapkan protokol kesehatan.

Selama penerapan PSBB, operasional moda transportasi dibatasi dan warga dilarang keluar dari wilayah PSBB. Ditambah lagi, ada sanksi bagi yang melanggar.

Sedangkan PKM, tempat wisata dan hiburan ditutup dan kegiatan di sekolah beralih menjadi pembelajaran jarak jauh. Sementara, aktivitas keagamaan mengikuti saran MUI atau tokoh agama.

Di sisi lain, perusahaan diminta mengatur jam operasi dan membatasi jumlah pekerja yang masuk. PKL juga masih diperbolehkan menggunakan fasilitas ruang terbuka publik dari jam 14.00 hingga 20.00 WIB. Sementara, pasar tradisional, toko modern, restoran dan kafe diperbolehkan buka hingga jam 21.00 WIB.

Aturan PKM

PKM diberlakukan dari tanggal 27 April - 24 Mei 2020 atau selama 28 hari. Dalam akun instagram pemkot Semarang (@semarangpemkot), aturan pembatasan ini ditaruh di sana. Kami membawanya dan bisa kamu lihat di bawah ini.




Artikel asli klik di sini.

...

PKM sendiri masih terbilang lebih longgar dari PSBB, terutama pada aktivitas ekonomi masyarakat. Hanya saja ada pembatasan jam operasional. Sisi lainnya, PKM lebih mengontrol orang-orang yang hilir mudik ke Kota Semarang lebih ketat. 

Yuk, mari kita lebih berdiam di rumah saja dulu demi mengurangi penyebaran Corona ini. Tanpa kesadaran kamu, pandemi Corona bakal sulit diatasi.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

📱 PlayFix Android & Laptop Service Semarang: Mampukah Bertahan di "Lahan Panas" Jalan Kartini?

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang