Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Cegah Penyebaran Corona Lebih Meluas, Jalan Protokol Semarang Ditutup Sementara
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Sejak dimulai akhir bulan Maret, jalan utama Semarang seperti arah ke Simpang Lima tiap akhir pekan ditutup sementara. Masyarakat dihimbau untuk lebih baik berdiam diri di rumah atau stay at home. Dan kabar terbaru, jalan lainnya akan ditambah untuk hal yang sama.
Minggu pertama bulan April, kami ingin memastikan langsung bagaimana proses penutupan jalan yang dilakukan Pemkot Semarang lewat Dinas Perhubungan. Jalan yang kami pantau adalah jalan Ahmad Yani, dekat kantor Radio RRI. Ini adalah rute yang paling dekat dengan jarak tempat tinggal kami.
Mulai Jumat
Karena arah jalan yang ditutup sama seperti saat Car Free Day, kami berharap sesuatu yang berbeda. Jalan Ahmad Yani mulai sepi, meski begitu kendaraan masih saja lalu lalang. Hingga pukul 6 malam dari ketentuan yang diberlakukan akhirnya seorang petugas Dishub menutup jalan.
Jalan yang ditutup sementara pada waktu kami lihat dimulai hari Jumat malam dan kembali dibuka Senin jam 6 pagi. Itu artinya selama 2 hari, Sabtu dan Minggu, jalan ke Simpang Lima ditutup full.
Bila CFD hanya ditutup beberapa jam saja, kali ini berbeda. Membayangkan ditutup sehari saja sudah membuat khawatir. Namun kali ini selama 2 hari.
5 jalan protokol
Instagram @semarangpemkot
4 jalan protokol yang mengarah ke Simpang Lima ditutup. Dan satu jalan protokol yang biasanya digunakan untuk CFD, jalan Pemuda juga ditutup. Selengkapnya berikut ini ;
Jalan Pandanaran mulai Tugu Muda sampai Simpang Lima
Jalan Gajah Mada mulai Simpang Lima sampai Simpang Gendingan
Jalan Pahlawan mulai bundaran tugu tunas sampai Simpang Lima
Jalan Achmad Yani mulai simpang RRI sampai Simpang Lima
Jalan Pemuda mulai Mal Paragon sampai Tugu Muda
Surga para pesepeda
Sabtu pagi (18/4) kami masih terus memantau apa yang terjadi selama jalan ditutup total hari Sabtu dan Minggu. Dan kenyataannya yang kami lihat adalah orang-orang yang bersepeda seperti menemukan tempat yang menyenangkan.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Dotsemarang (@dotsemarang) pada
Simpang Lima yang sepi dari aktivitas orang-orang maupun berkendara terlihat senggang. Suasananya benar-benar dimanfaatkan para pesepeda mengayuh pedalnya dari yang santai hingga yang membuat jantung naik turun.
Kami tidak tahu seberapa aman bersepeda dan berolahraga, sebagian di lapangan Simpang Lima, di tengah wabah Corona saat ini. Yang jelas, orang-orang pada menggunakan masker dalam berkegiatan. Semoga kami bisa menemukan artikel bagus soal ini.
Penutupan Jalan Tahap II
Setelah mulai rutin menjalankan program penutupan jalan dampak Corona tahap pertama, Pemkot Semarang kembali mengupayakan penutupan jalan tahan kedua yang dimulai tanggal 20 April.
Ruas jalan yang ditutup diantaranya :
Jalan Dr. Wahidin (dari Simpang TL Kaliwiru sampai Simpang Sisingamaharaja)
Jalan Lamper Tengah (Dari Simpang Majapahit sampai Simpang Mrican).
Jalan Tanjung (dari Simpang Imam Bonjol sampa Simpang Pemuda).
Instagram @semarangpemkot
..
Penutupan jalan utama di Kota Semarang tahap pertama hanya dilakukan menjelang akhir pekan saja. Dimulai dari Jumat malam dan dibuka kembali Senin Pagi. Penutupan ini hanya sementara hingga Corona mereda.
Entah kapan itu mereda, kami harap itu segera. Dan masyarakat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Semenjak kembali menggunakan layanan internet operator dari XL Axiata bulan Juli kemarin , ada pertanyaan besar dipikiran kami tentang paket Xtra Combo Flex yang tidak tersedia di aplikasi MyXL. Apakah hanya kami saja yang kebingungan? Dikenalkan sejak bulan Maret 2022, paket Xtra Combo Flex ternyata sangat menarik dari sisi pembagian kuota, seperti bonus hingga gratis berlanggananan konten Vidio. Tidak ada di aplikasi Hanya saja, sebagai pengguna baru yang membeli kartu perdana yang langsung mendapatkan paket Xtra Combo Flex, kami agak bingung saat mencarinya di aplikasi MyXL. Apalagi bonus-bonus yang harus diklaim lewat aplikasi, mau tidak mau membuat kami harus menginstal aplikasinya ke smartphone. Di mana paket Xtra Combo Flex? Dari daftar paket utama pun tidak ada tersedia sama sekali. Sudah kami cari-cari dibeberapa menu lainnya, hasilnya tetap nihil. Paket yang tersedia di paket utama (lihat gambar) hanya ada Akrab, Akrab Mini, Xtra Combo Plus, Xtra Combo Mini, Xtra On dan ...
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...
Semarang di awal tahun 2026 ini masih menyimpan kejutan yang sama. Di tengah perubahan wajah kota yang semakin modern dan harga kebutuhan yang terus merangkak naik, ada satu sudut di Jalan Gajah Raya yang seolah "menolak" untuk ikut-ikutan tren kenaikan harga. Pada Jumat pertama bulan Januari (9/1), sebelum menunaikan ibadah salat Jumat, kami menyempatkan diri mampir sejenak ke Menara Al-Husna . Menara yang menjadi ikon Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ini memang perlu kami perbarui informasinya, mengingat postingan terakhir kami di blog ini sudah berumur empat tahun sejak 2022 lalu. Masih Konsisten dengan Harga Lama & Support QRIS Saat melangkah menuju loket, kami sejujurnya sudah menyiapkan diri jika ada penyesuaian tarif. Namun, kejutan manis menanti di balik kaca loket. Harganya ternyata tetap konsisten di angka Rp10.000 per orang . Menariknya lagi, bagi kami yang jarang membawa uang tunai, pengelola sudah menyediakan opsi pembayaran QRIS atau non-tunai . Jadi, tid...
Kami benar-benar tidak menyangka jika Nabila Maharani turut diundang untuk meramaikan acara. Usai seluruh rangkaian prosesi utama digelar, penampilannya hadir memberi warna tersendiri. Seperti apa sebenarnya suasana saat ia naik ke atas panggung peluncuran Jawa Tengah Calendar of Event (CoE) 2026 di Gedung Ki Narto Sabdo pada 28 November 2025 lalu? Jujur saja, kami baru bisa mengeluarkan postingan ini setelah beberapa bulan berlalu. Entah kenapa prosesnya terasa begitu lama, hingga rasanya momen sakral dari acaranya sendiri sudah mulai memudar saat tulisan ini dibagikan. Namun, memori tentang penampilannya malam itu terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja. Menutup Rangkaian dengan Hangat Bagi kami, pilihan menghadirkan Nabila adalah langkah yang sangat pas. Suaranya yang lembut dan karakternya yang membumi seolah menyatu sempurna dengan interior kayu serta tata cahaya panggung Ki Narto Sabdo yang syahdu. Momen ini seketika mengingatkan kami pada sosok Fanny Soegi yang juga menjad...
Kami kembali mengulas tentang gelaran PON Bela Diri Kudus yang sebelumnya sempat kami singgung di halaman blog lainnya . Meski tidak hadir secara langsung di lokasi pertandingan, event perdana ini tetap memiliki daya tarik yang sangat kuat untuk diulik, terutama jika kita melihatnya dari kacamata sport tourism . Secara definisi, sport tourism adalah kegiatan wisata yang dikombinasikan dengan olahraga, baik sebagai peserta maupun penonton. Dalam konteks ini, PON Bela Diri Kudus berhasil memenuhi seluruh kriteria tersebut dengan sangat apik. Momentum untuk Kalender Pariwisata Jawa Tengah Melihat kesuksesannya, sudah seharusnya Disporapar Jawa Tengah memasukkan event dua tahunan ini ke dalam kalender resmi mereka agar gaungnya semakin masif di masa mendatang. Apalagi dengan kepastian bahwa tahun 2027 nanti Kudus akan kembali menjadi tuan rumah, kami tentu berharap bisa kembali bersinergi dalam promosi digitalnya. Lantas, mengapa PON Bela Diri ini layak masuk kategori sport tourism ...
Comments
Post a Comment