Skip to main content

Selamat Hari Film Nasional, 30 Maret 2018


Kami ingin ikut merayakan hari jadi film Nasional hari ini yang jatuh hari Jumat, yang juga bertepatan dengan memperingati Hari Wafat Isa Al-Masih. Tentu libur akhir pekan ini semakin panjang dengan kalender berwarna merah hari ini.

Insan film semuanya saat ini sedang bersuka cita dengan berbagai torehan prestasi dalam perkembangan perfilman tanah air. Tentu ini kabar bagus buat kita semua.

Kami, sebagai Kofindo dalam perayaan hari film Nasional memang tak memiliki karya yang bisa dibanggakan untuk bicara lebih dalam tentang dunia perfilman Nasional. 

Namun lewat cara kami sendiri yang bicara tentang film dari Semarang berharap kontribusi kecil kami ikut menjadi bagian wajah perfilman tanah air.

Kami menyukai penonton, kami menyukai layar yang terbentang saat film Nasional ditayangkan, kami juga menyukai para pemain yang sudi datang berkunjung ke kota kami sekedar menyapa dan kami suka berbagi jadwal film hanya untuk film Indonesia.

Semua yang kami lakukan datang dari diri kami sendiri yang ingin melihat kota Semarang sangat ramah bagi insan film dalam berkarya dan menyalurkannya ke kota kami dalam sebuah tontonan.

Meski semua yang kami bicarakan tentang rasa suka, kami juga memiliki perasaan benci tentang apa yang terjadi saat sebuah film tidak tayang di kota kami. Bahkan kami menyesali bahwa beberapa film hanya sekedar lewat saat mereka akhirnya turun belum dalam kurun waktu seminggu.

Dari sisi bisnis, itu lumrah dan hal biasa. Kami sadar tidak dapat mengubah apapun terkait itu. Ini PR (pekerjaan rumah) bersama, untuk memberikan karya yang terbaik agar para penonton tertarik menonton.

Bila dikatakan susah dan hanya mengejar keuntungan semata, kami memahami. Namun bila ingin melihat hal yang besar, sudah banyak film berhasil melakukannya. Itu semacam inspirasi.

Produksi film anak-anak yang masih lesu

Sebenarnya ditulisan akhir inspirasi di atas, kami ingin mengakhiri postingan ini. Namun tiba-tiba terlintas sebuah artikel yang berasal dari kompas yang judulnya 'Mira Lesmana Merasa Ada yang Hilang dari Ramainya Film Indonesia'.

Kami sepakat dengan apa yang diutarakan dalam halaman kompas.com tersebut. Ditengah gairahnya perfilman tanah air saat ini, produksi film anak-anak di Indonesia masih lesu.

"Sementara menurut saya ada yang hilang dari ramainya film Indonesia saat ini, bahwa harusnya anak-anak kita perlu tontonan," kata Mira. Selengkapnya tentang ini, kamu bisa buka di sini.

Gambar : Ilustrasi
..

Selamat hari film Nasional!
Kami harap terus maju insan film tanah air. Dan buat orang-orang seperti kami yang hanya berkontribusi kecil, tetap semangat dalam mengkampanyekan film Nasional kepada masyarakat tentang cinta film tanah air sebagai identitas bangsa.

Artikel terkait : 
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Ini Harga Tarif Parkir Inap di Stasiun Tawang Tahun 2018?

Selain bandara yang memberi pelayanan parkir inap buat kendaraan, stasiun kereta api juga memberlakukan hal yang sama. Apakah kamu dalam tujuan perjalanan ke luar kota dan ingin parkir di Stasiun Tawang?

Minggu pagi (14/10) kami mendapat kesempatan pergi ke stasiun Tawang. Kebenaran bukan untuk meliput atau mengeksplore, ada kerabat yang pulang dari liburan di kota Semarang.

Saat sudah melayani hingga pintu masuk ruangan, kami jadi ingat bahwa ada pernah yang bertanya kepada kami lewat blog dotsemarang tentang tarif parkir inap di sini, stasiun Tawang.

Kesempatan bagus ini tentu tidak kami sia-siakan. Kami langsung bertanya pada petugas parkir dan petugas jaga piket loket pintu keluar. Dan berikut tarif yang diberlakukan.

Mobil
Parkir inap dikenakan harga 45 ribu rupiah. Lebih dari hari yang diterapkan, akan dikenakan biaya lagi. Sepeda Motor
Parkir inap roda dua dikenakan biaya 25 ribu rupiah. Dan sama seperti mobil, akan ada biaya tambahan bila lebih dari waktu yang diterapkan, 24 jam…

Agenda Semarang Bulan Desember 2019

Akhirnya sudah sampai dipenghujung tahun. Kami senang halaman agenda ini tiap bulan menjadi halaman referensi Anda untuk mendapatkan informasi acara. Bagaimana, sudah memiliki acara di malam tahun baru?

Perlahan namun pasti, kami akan terus memperbarui halaman ini. Mungkin informasi seperti ini sudah banyak yang menyediakan. Paling mudah dan cepat, kamu bisa dapatkan dari Instagram.

Untuk malam tahun baru, biasanya pusat-pusat keramaian akan selalu menarik untuk didatangi. Seperti kawasan Pantai Marina, Kota Lama dan Pahlawan atau Simpang Lima. Sambil menunggu kami perbarui, simak info lainnya berikut ini.

Agenda rutin

Di Semarang memiliki acara rutin yang digelar di hari-hari tertentu dengan sangat rutin. Acaranya datang dari komunitas hingga pemerintah kota sendiri. Berikut daftar acara rutin yang bisa jadi referensi untuk dikunjungi.
[Minggu] - Car Free Day, ikuti informasi tentang CFD di sini.[Sabtu] - Wayang Orang Ngesti Pandowo di TBRS Semarang.[Jumat-Minggu] - Waroeng Semawis di …

Ati Raja, Film Indonesia Ke-8 yang Tidak Tayang di Bioskop Semarang Tahun 2019

Dirilis pekan pertama, 7 November, film Ati Raja tidak tayang di Semarang. Film berdurasi 84 menit dengan bergenre drama ini mau tidak mau, masuk dalam daftar film tidak tayang Kofindo. Tentang apa film yang dibuat sineas Makassar ini?

Film Ati Raja diputar bersamaan film Ratu Ilmu Hitam, dan film Hanya Manusia. Kisahnya mengangkat tentang jasa sosok Ho Eng Dji. Seorang peranakan Tionghoa Bugis Makassar yang juga seorang seniman dan budayawan asal tanah Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan.

Film biografi

Film yang disutradarai oleh Shaifuddin Bahrum yang juga merangkap sebagai penulis skenario membawa para penonton mundur ke belakang, yaitu sebelum pecah Perang Dunia Kedua (1945).

Latar budaya kehidupan kaum Tionghoa peranakan yang hidup bergaul harmonis dengan masyarakat Makassar menjadi gambar paling banyak ditampilkan dalam film trailer selama 2 menit.

Selama Sekolah, Ho Eng Dji yang memiliki nama panggilan Baba Tjoi berkenalan dengan Sastra Melayu dan sastra Makassar.

Dan saat rem…

Front One Boutique Tugu Muda, Hotel Baru yang Menawarkan Suasana Bridge Fountain di Akhir Pekan

Satu lagi hotel yang akan meramaikan Semarang di awal tahun 2020. Datang dengan desain yang kekinian, hotel Front One Boutique Tugu Muda bakal memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Meski namanya mengandung unsur Tugu Muda, hotel yang dikelola Azana Hotel & Resort Management ini sebenarnya berlokasi di jalan Jendral Sudirman Nomor 108, Semarang. Pas di depan Taman Madukoro, dan sebelahan dengan Banjir Kanal Barat.

Hotel ini akan banyak menawarkan sesuatu yang unik, terlebih para tamu yang menyukai selfie di media sosial. Dalam perkembangannya, jeni Boutique Hotel memang sedang populer dan datang dengan konsep out of the box.

Hotel bintang 3

Pertumbuhan bisnis hotel di Indonesia memang tidak terbendung lagi, termasuk di Kota Semarang. Hotel Front One Boutique Tugu Muda ini masuk dalam jajarang hotel bintang tiga.

Ada 4 jenis kamar yang jumlah seluruh kamarnya ada 31 ini, mulai dari standar, superior, deluxe dan executive. Tiap kamar sudah difasilitasi LCD TV 32 in dengan 32 salur…

Review Lot 28 Semarang

Awal Agustus kemarin, tempat ini mengadakan soft opening dengan mengundang social media influencer Semarang. Termasuk bloger di dalamnya. Lot 28 sendiri beralamat di jalan Singosari Raya No.28, Semarang. Seperti apa tempatnya?

Selamat datang kembali akhir pekan. Apakah kamu sudah punya rencana menghabiskan hari Sabtu? Mungkin bertemu dengan teman atau sahabat, atau juga pasangan bisa meredakan stres setelah sibuk beberapa hari dengan rutinitas dan pekerjaan.

Komunikasi secara langsung itu sangat menyenangkan, dan tentu didukung tempat yang menarik yang bisa membangkitkan suasana hati. Kami punya rekomendasi bila kamu ingin sesuatu yang baru di Semarang berikut ini.



Lot 28, kamu bisa ngopi atau makan malam di sini

Nama yang unik menurut kami saat owner menjelaskan kepada kami yang turut hadir saat soft opening, kamis sore, 3 Agustus 2017. Angka 28 sendiri diambil dari nomor tempat ini berada.

Bahkan, 28 ini juga punya makna yang berarti 2 artinya 2 rasa, dan 8 artinya cerita (merujuk m…