Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Semarang Kota Ke-11, Road Show Film Kapal Goyang Kapten


Rumah produksi Mega Pilar Pictures membawa 5 pemain film Kapal Goyang Kapten ke Semarang, plus sang Sutradara. Ada Ge Pamungkas, Babe Cabita, Muhadkly Acho, Mathias Muchus dan Naomi Papilaya. Seperti apa suasana road show film yang dirilis 5 September ini?

Senin siang (2/9), bertempat di Paragon Mall, kami turut hadir di acara road show film Kapal Goyang Kapten. Apakah ini berarti film yang disutradarai oleh Raymond Handaya sekaligus merangkap produser ini akan tayang di bioskop XXI Paragon?

Semarang Kota ke-11

Film yang menghabiskan waktu syuting selama 18 hari ini, menurut sutradara Semarang adalah Kota yang termasuk potensial dari sisi penonton bersamaan Solo dan Jogja.

Semarang adalah kota kesebelas dalam kunjungan road show yang mengajak penontonnya berjumpa dengan para pemain, nonton bareng dan konferensi pers untuk awak media.

Film komedi dengan tema pembajakan kapal


Awalnya mendengar judul film, kami sedikit pesimis dengan maksudnya. Namun saat ikut nonton bareng, film ini yang tentu saja bergenre komedi, hadirnya para komika, memiliki keunikan tersendiri untuk ceritanya.

Dalam konferensi pers, para pemain menjelaskan karakternya masing-masing. Acho berperan sebagai Cakka yang menjadi pembajak sebuah kapal yang membawa wisatawan.

Permasalahan keluarga menjadi salah satu alasan Cakka bersama Mamat Alkatiri yang berperan sebagai Bertus melakukan perbuatan tersebut.

Ge Pamungkas yang berperan sebagai Daniel, teman Cakka, bermaksud datang ke Ambon untuk menjadi anak mandiri. Kali ini Ge tidak membawa peran yang bersifat komedi, namun lebih drama. Entah apa yang dipikirkan Daniel, ia mendadak terlibat dalam aksi kejahatan bersama Cakka.

Babe Cabita yang selama konferensi pers sering mengundang tawa teman jurnalis, di film ini berperan sebagai Gomgom. Seorang kapten kapal dengan rangkap jabatan, seperti pemandu wisata hingga supir bis.

Gomgom berperan besar dalam perannya yang membuat kami dan penonton lainnya saat menonton film tertawa lepas. Ia benar-benar sukses dalam hal ini.

Diantara pemain yang datang, hanya Naomi Papilaya sebagai perempuan satu-satunya yang ikut hadir di Semarang. Ia berperan sebagai Salma, istri dari Yusril Fahriza yang berperan sebagai Darto. Pokoknya kalau nonton nanti, dia adalah perempuan paling ribet.

Salah satu aktor senior yang bergabung dalam film berdurasi 110 menit ialah Mathias Muchus yang berperan sebagai Pak Sentot. Dalam jumpa pers, beliau nyeletuk bahwa meski dirinya tidak ada di dalam poster, ia memiliki peran penting. Tanpa beliau, film ini gak ada ceritanya.

Nonton bareng


Akhirnya kami mendapatkan kesempatan ikut nonton bareng. Beberapa road show film, kami hanya berkesempatan mengikuti sesi jumpa pers saja.

Meski kursi tidak full, kami pikir ini tantangan sendiri menaruh acara di hari Senin, kami senang para pemain yang datang ikut menonton dan bahkan, sampai selesai.

Film benar-benar membuat suasana di dalam bioskop sangat berisik. Meski sempat berubah, karena mendadak jadi film bergenre horor, penonton terus bersemangat hingga tertawa lepas. Ya, ini film komedi sebenarnya.

Kapan lagi coba nonton film sambil ngakak ngumpat-ngumpat ke pemainnya dan pemain aslinya ada bersama penonton lainnya duduk di dalam bioskop. Gokils!

Jumpa fans setelah nobar


Kami pikir, kegiatan jumpa fans dilakukan di dalam studio atau masih di kawasan bioskop. Namun kali ini ditaruh di lantai utama, lantai yang sering digunakan untuk acara.

Para penonton sangat dekat dengan para artis dan karena sesi sebelumnya kami banyak mendapatkan bahan informasi, kami hanya mengambil beberapa gambar.


"Bermain dengan anak muda adalah berkah", Mathias Muchus.
...

Film Kapal Goyang Kapten serentak diputar di bioskop seluruh Indonesia. Hadirnya para pemain di Kota Semarang membuat film ini menjadikan Semarang adalah salah satu kota diputarnya film.

Informasi tentang film dapat kamu temukan di media sosial, seperti Twitter (@Kplgoyangkapten), Instagram (@kapalgoyangkapten) dan Youtube (Mega Pilar Pictures). Berikutnya, review film Kapal Goyang Kapten akan kami publish di blog dotsemarang. Ditunggu.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

🏥 Sisi Lain Grand Opening Cardea Semarang: Menikmati Menu Hotel di Kawasan Jangli

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026