Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

September 2019, Westlife Konser di Semarang


Konser Westlife bertajuk ”The Twenty Tour” di Semarang mengawali bulan September yang jatuh pada hari Minggu. Sejak diumumkannya Sam Poo Kong menjadi lokasi, kami pikir ini luar biasa dari sisi pariwisata.

Minggu malam (1/9), konser ini diselenggarakan. Sayangnya kami kembali harus melewatkan momen istimewa ini meski harapannya ingin masuk, sekedar mengabadikannya dalam postingan blog.

Permasalahan harga tiket tentunya di sini adalah hal utama. Untuk masuk dengan tempat duduk bebas saja, penonton harus merogoh kocek 750 ribu rupiah. Lalu, kelas Platinum Rp 1,5 juta, Diamond (Rp 1.950.000), dan kelas Super VVIP seharga Rp 2,5 juta (duduk sesuai nomor).

Melihat beberapa rekan bloger yang hadi di sana, kami acungkan jempol. Seperti akses Sultan yang tidak mungkin kami dapatkan. Bagaimana dengan akses awak media seperti biasanya? Kali ini kami tidak beruntung untuk dapat bareng seperti biasanya (berharap dapat ajakan).

6.000 orang

Instagram @adityashergiaa

Sebelum ke Semarang, konser Westlife sudah dilaksanakan di Magelang, Palembang dan Jakarta. Meski beberapa referensi situs yang kami dapatkan di Google menyebutkan 6 ribu pengunjung yang hadir di Sam Poo Kong, gemuruh timeline Twitter pantauan kami tidak begitu mendapatkan panggung (trending).

Dari media sosial juga tampak Gubernur Jawa Tengah dan Wali Kota Semarang turut menyaksikan. Apakah mereka bernostalgia?

Sarat penuh makna

Instagram @avidtravelerblog

Semenjak Sam Poo Kong dimasukkan dalam kalender pariwisata Nasional, gelaran Internasional yang dilaksanakan di sini rasanya sudah biasa. Namun dengan konser Westlife, itu bertambah luar biasa.

Bukan hanya Sam Poo Kong yang mendapatkan portofolio bagus, Semarang hingga Jawa Tengah juga jadi sesuatu yang dianggap sangat menarik untuk ke depannya.

Dipilihnya Sam Poo Kong, termasuk Borobudur yang identik sebagai identitas agama, sangat menarik. Kedua lokasinya diperbolehkan untuk konser.

Mengutip situs cnnindonesia,  Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia, mengatakan "Di sini sarat pesan dengan akulturasi budaya, di mana digelar pada Malam 1 Suro atau 1 Muharam yang di Borobudur dan hari pertama Muharam di Sam Poo Kong. Sarat penuh makna pluralisme".

Foto cover dan ini > Instagram wisata.sampookong
...

Tiketing sendiri selain didapatkan lewat saluran TiketApaSaja.com, masyarakat yang menonton juga dapat dari Bank Jateng yang diperuntukkan untuk nasabah khusus mereka dan calon nasabah.  Sepertinya kami belum tertarik untuk jadi calon nasabah saat acara ini.

Terima kasih Westlife yang bersedia menjadikan Semarang sebagai salah satu Kota untuk konser kalian. Semarang semakin Hebat!

Instagram @fannyelf91

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali