Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Algoritma Operator Telekomunikasi, Wah Paket Data IM3 Berubah Terus

Kami memikirkan ini 'kok paket data yang dibeli bulan kemarin sudah tidak ada dan jika ada pun, harganya naik dengan penawaran kuota lebih besar?' Pernah merasakan juga, terutama operator IM3 yang kebenaran kami salah satu penggunanya.

Semenjak Smartfren mengeluarkan paket 100 GB 100 Ribu, mendadak saja operator IM3 juga mengeluarkan produk serupa yang ditampilin di aplikasi My IM3 yang kami pakai.

Tentu, banyak pilihan banyak alternatif yang bisa digunakan. Semenjak membeli produk baru tersebut, kami sudah mencoba beragam paket yang ditawarkan. Dari yang 100 Gb, 120 GB, 125 GB hingga 150 GB. Mereka menawarkan dengan harga yang terbilang miring atau lebih murah.

Algoritma 

Membaca perubahan ini kami terinspirasi dengan algoritma media sosial yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Bedanya, algoritma di media sosial akan menyarankan akun atau postingan yang serupa kita sukai.

Sedangkan algoritma operator telekomunikasi menyarankan paket data yang semakin sering kita pakai maka paket data yang ditawarkan semakin mahal.

Memang ini bukan cara baru bagaimana perusahaan penyedia layanan internet semacam IM3 melakukannya. Mungkin semua operator di Indonesia mirip-mirip.

Entah kenapa kami melihat Smartfren masih bertahan dengan 100 GB 100 ribunya yang tetap konsisten hingga sekarang. Kami menyukainya. Sampai saat paket datanya hilang, eh ketemu di aplikasi belanja online.

Kami tidak menyukai algoritma operator yang selalu berubah-ubah, meski tujuannya sekedar memahami penggunanya. Mungkin pengguna lain akan setuju, tapi tidak dengan kami yang memikirkan menahan diri untuk tidak boros.

Dampak lainnya dari perubahan algoritma yang dilakukan adalah paket data akan hilang, kemudian muncul lagi setelah tidak dipakai. Semisal kami tidak membeli bulan ini, maka akan muncul bulan berikutnya atau beberapa bulan kemudian. 

Seperti sepasang kekasih yang mengatakan cinta, tapi putus kemudian. Lalu, minta balikan dan gitu seterusnya. Yakin mau bertahan dengan tipe begini? Pengennya stabil, malah dibuat labil.

...

Sebagai pelanggan, kami menyadari akibat mengambil penawaran yang ditawarkan operator. semakin sering kami gunakan, semakin ada alternatif yang bisa ditawarkan.

Hanya saja, operator tentu menginginkan revenue saja. Sedangkan kami, memikirkan bagaimana memaksimalkan kemampuan tapi dengan harga semurah mungkin untuk mendapatkan paket data yang lebih besar.

Maafkan kami yang terlalu jujur.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?