Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Algoritma Operator Telekomunikasi, Wah Paket Data IM3 Berubah Terus

Kami memikirkan ini 'kok paket data yang dibeli bulan kemarin sudah tidak ada dan jika ada pun, harganya naik dengan penawaran kuota lebih besar?' Pernah merasakan juga, terutama operator IM3 yang kebenaran kami salah satu penggunanya.

Semenjak Smartfren mengeluarkan paket 100 GB 100 Ribu, mendadak saja operator IM3 juga mengeluarkan produk serupa yang ditampilin di aplikasi My IM3 yang kami pakai.

Tentu, banyak pilihan banyak alternatif yang bisa digunakan. Semenjak membeli produk baru tersebut, kami sudah mencoba beragam paket yang ditawarkan. Dari yang 100 Gb, 120 GB, 125 GB hingga 150 GB. Mereka menawarkan dengan harga yang terbilang miring atau lebih murah.

Algoritma 

Membaca perubahan ini kami terinspirasi dengan algoritma media sosial yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Bedanya, algoritma di media sosial akan menyarankan akun atau postingan yang serupa kita sukai.

Sedangkan algoritma operator telekomunikasi menyarankan paket data yang semakin sering kita pakai maka paket data yang ditawarkan semakin mahal.

Memang ini bukan cara baru bagaimana perusahaan penyedia layanan internet semacam IM3 melakukannya. Mungkin semua operator di Indonesia mirip-mirip.

Entah kenapa kami melihat Smartfren masih bertahan dengan 100 GB 100 ribunya yang tetap konsisten hingga sekarang. Kami menyukainya. Sampai saat paket datanya hilang, eh ketemu di aplikasi belanja online.

Kami tidak menyukai algoritma operator yang selalu berubah-ubah, meski tujuannya sekedar memahami penggunanya. Mungkin pengguna lain akan setuju, tapi tidak dengan kami yang memikirkan menahan diri untuk tidak boros.

Dampak lainnya dari perubahan algoritma yang dilakukan adalah paket data akan hilang, kemudian muncul lagi setelah tidak dipakai. Semisal kami tidak membeli bulan ini, maka akan muncul bulan berikutnya atau beberapa bulan kemudian. 

Seperti sepasang kekasih yang mengatakan cinta, tapi putus kemudian. Lalu, minta balikan dan gitu seterusnya. Yakin mau bertahan dengan tipe begini? Pengennya stabil, malah dibuat labil.

...

Sebagai pelanggan, kami menyadari akibat mengambil penawaran yang ditawarkan operator. semakin sering kami gunakan, semakin ada alternatif yang bisa ditawarkan.

Hanya saja, operator tentu menginginkan revenue saja. Sedangkan kami, memikirkan bagaimana memaksimalkan kemampuan tapi dengan harga semurah mungkin untuk mendapatkan paket data yang lebih besar.

Maafkan kami yang terlalu jujur.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

📶 Pengalaman Uji Jaringan 5G XL di CFD Simpang Lima Semarang: Pakai Motorola Moto G45 5G, Berapa Kecepatannya?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?