Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Bandara Ahmad Yani Semarang Sekarang Statusnya Domestik, Bukan Internasional Lagi

Informasinya sebenarnya sudah beredar sejak bulan Mei kemarin. Kami hanya belum menuliskannya saja di blog. Meski disayangkan sekali, mau gimana lagi jika sudah diputuskan begitu. Padahal bandara Semarang sudah sangat bagus ketimbang dulu.

Kebenaran nih sedang lagi di bandara, Minggu kemarin (11/8). Sambil nunggu kerabat datang, kami cari info tentang informasi yang sebenarnya sudah basi kalau ditulis sekarang. Mumpung, dan apalagi dekat meja informasi di dalam bandaranya. Langsung tanya sama mbak-mbak yang jaga di meja.

Bandara Semarang berstatus domestik

Bandara Semarang tidak sendiri sebenarnya saat Menteri Perhubungan Republik Indonesia mengeluarkan keputusan terbarunya dengan Nomor KM 31 Tahun 2024. 

Tentu penurunan level dari internasional ke lokal ada penyebabnya. Salah satunya yang kami baca dari beberapa media online adalah tidak adanya lagi maskapai yang mengajukan rute penerbangan internasional. Ibaratnya penumpangnya juga tidak ada.

Dampaknya buat masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri melalui bandara Semarang harus transit ke bandara berstatus internasional. Contohnya transit dulu ke Jakarta atau Jogja atau juga Surabaya.

Pariwisata

Gembar-gembor wisata Semarang yang terus dipromosikan selama ini tanpa sadar jadi pukulan tersendiri, mengingat beberapa acara sampai ada yang dilabelin internasional demi menarik perhatian turis datang ke Kota Semarang.

Memang sih, wisatawan lokal lebih dominan yang datang ke Kota Semarang mengambil kutipan wawancara dari Wali Kota Semarang. Ya, tetap saja berpengaruh ke depannya terutama konsep promosi.

Turis-turis tetap bisa datang ke Semarang lewat jalur darat atau laut. Entah itu naik kereta api atau transit pesawat atau juga kapal yang sering dipromosikan Disporapar Jateng tiap wisman datang ke Jawa Tengah.

Karena tidak bisa langsung datang lewat bandara Semarang, tentu ini jadi pekerjaan rumah bagi pegiat wisata Kota Semarang. Promosi acaranya harus lebih besar dan banyak lagi agar mereka (wisman) tertarik untuk datang.

...

Yasudahlah, setidaknya informasi ini bisa jadi referensi kami ke depan dan juga sebagai catatan. Meski tidak berdampak besar juga kepada kami.

Nasibnya malah seperti kami, pemilik blog. Yang levelnya turun karena dianggap kurang atau apa lah dengan kondisi sekarang. Kami harap statusnya bisa kembali.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

🏥 Sisi Lain Grand Opening Cardea Semarang: Menikmati Menu Hotel di Kawasan Jangli