Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Penggunaan QR Code di Kotak Amal Masjid

Semenjak awal tahun memperhatikan perkembangan QR Code atau kode QR di Kota Semarang, kami selalu tertarik dengan hal-hal berbau kode batang 2 dimensi ini. Akhir Juli kemarin, kami melihatnya dipasang di kotak amal. 

Itu adalah momen saat salat id Idul Adha di Masjid Agung Jawa Tengah. Kami sangat percaya diri saat melihatnya pertama kali. Kami pikir mudah untuk mencobanya hanya dengan aplikasi bawaan (QR Code) yang ada di ponsel kami. 

Eh, tidak bisa. Kenapa? Meski bisa pun, hanya mampu membaca sebuah angka-angka dan entah itu tidak berfungsi dari apa yang kami bayangkan.

Gunakan aplikasi seperti Gojek

Ternyata. Setelah kami amati dengan seksama, ada beberapa logo brand yang ada di bawah kotak kode QR. Kami memiliki salah satunya, yaitu Gojek. 

Sedangkan lainnya, bisa menggunakan OVO, Shopee Pay, dan Dana. Itu hanya merek non tunai yang familiar bagi masyarakat. Lainnya mungkin masih ada. Seperti tulisan yang tertera di sana.

Akhirnya kami coba menggunakan aplikasi Gojek. Masuk menu Gopay, dan lakukan seperti biasanya. Ternyata memang bisa dan mudah. Kali ini, kami memasukkan kotak amal tanpa uang fisik.

Selain membawa merek sendiri, MAJT-INFAQ, di kotak amal juga ada BTN Syariah yang turut menempel di kotak amal. Dan kurang lebih sama penggunaan aplikasi untuk penggunaannya. 
Tetap berjalan

Meski sudah membawa teknologi dalam penyediaan kotak amal oleh Masjid Agung Jawa Tengah, kotak amal tetap berjalan seperti biasanya. Mungkin ada yang belum infaq. Atau juga, yang lupa bawa uang fisik, tetap bisa memberi infaq lewat aplikasi.

...

Kami melihat sesuatu yang baru dan kekinian. Di masa depan, kami harap kotak amal lebih dibuat menarik lagi. Sayangkan, sudah menggunakan teknologi, tapi kemasannya masih sama.

Tapi entahlah, bagaimana cara mendesain kotak amalnya nanti. Setidaknya, kami sudah tahu cara menggunakannya dan tidak perlu lagi mencari uang (fisik) untuk dibawa. 

*Orang-orang sekarang lebih suka bawa ponsel mereka, meski tidak ada uang.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?