Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Penggunaan QR Code di Kotak Amal Masjid

Semenjak awal tahun memperhatikan perkembangan QR Code atau kode QR di Kota Semarang, kami selalu tertarik dengan hal-hal berbau kode batang 2 dimensi ini. Akhir Juli kemarin, kami melihatnya dipasang di kotak amal. 

Itu adalah momen saat salat id Idul Adha di Masjid Agung Jawa Tengah. Kami sangat percaya diri saat melihatnya pertama kali. Kami pikir mudah untuk mencobanya hanya dengan aplikasi bawaan (QR Code) yang ada di ponsel kami. 

Eh, tidak bisa. Kenapa? Meski bisa pun, hanya mampu membaca sebuah angka-angka dan entah itu tidak berfungsi dari apa yang kami bayangkan.

Gunakan aplikasi seperti Gojek

Ternyata. Setelah kami amati dengan seksama, ada beberapa logo brand yang ada di bawah kotak kode QR. Kami memiliki salah satunya, yaitu Gojek. 

Sedangkan lainnya, bisa menggunakan OVO, Shopee Pay, dan Dana. Itu hanya merek non tunai yang familiar bagi masyarakat. Lainnya mungkin masih ada. Seperti tulisan yang tertera di sana.

Akhirnya kami coba menggunakan aplikasi Gojek. Masuk menu Gopay, dan lakukan seperti biasanya. Ternyata memang bisa dan mudah. Kali ini, kami memasukkan kotak amal tanpa uang fisik.

Selain membawa merek sendiri, MAJT-INFAQ, di kotak amal juga ada BTN Syariah yang turut menempel di kotak amal. Dan kurang lebih sama penggunaan aplikasi untuk penggunaannya. 
Tetap berjalan

Meski sudah membawa teknologi dalam penyediaan kotak amal oleh Masjid Agung Jawa Tengah, kotak amal tetap berjalan seperti biasanya. Mungkin ada yang belum infaq. Atau juga, yang lupa bawa uang fisik, tetap bisa memberi infaq lewat aplikasi.

...

Kami melihat sesuatu yang baru dan kekinian. Di masa depan, kami harap kotak amal lebih dibuat menarik lagi. Sayangkan, sudah menggunakan teknologi, tapi kemasannya masih sama.

Tapi entahlah, bagaimana cara mendesain kotak amalnya nanti. Setidaknya, kami sudah tahu cara menggunakannya dan tidak perlu lagi mencari uang (fisik) untuk dibawa. 

*Orang-orang sekarang lebih suka bawa ponsel mereka, meski tidak ada uang.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?