Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Melihat Adaptasi Kebiasaan Baru di Masjid Kauman Semarang Saat Salat Jumat

Saat kami tiba dan masuk kawasan masjid, tampak beberapa orang berdiri dengan thermo gun. Jamaah yang sudah diukur suhu tubuhnya ada yang berjalan mengikut pembatas yang telah dibuat menuju tempat wudhu dan sebagian lagi langsung menuju teras masjid.

Jumat siang (14/8), rasa letih di jalan dengan bersepeda terbayar saat tiba. Meski sering kali berkunjung, terutama saat puasa atau prosesi dugderan, baru kali ini kami melaksanakan ibadah salat Jumat di sini.

Kami ingin melihat lebih dekat seperti apa new normal atau adaptasi kebiasaan baru di Masjid Kauman. Karena sebelumnya, kami sudah melihat juga lebih dekat di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Standar protokol kesehatan masjid

Setelah menaruh sepeda di tempat parkir khusus sepeda, kami langsung menuju orang yang berdiri dari tadi sambil memegang pengukur suhu. 

Karena kami tidak langsung menuju tempat wudhu, sudah dari rumah wudhunya, kami tidak melihat hand sanitizer yang ditempatkan atau seperti saat di MAJT. 

Kami sudah bersiap tentunya dengan hand sanitizer sendiri sebelum kaki kami menginjakkan teras masjid. Suasananya masih longgar, mungkin kami terlalu cepat. 

Tanda X yang dibuat dari lakban sudah terlihat di teras. Hanya berbeda warna dengan yang di dalam. Bila di luar berwarna hitam (bagian teras), maka bagian dalam berwarna merah.

Tidak ada karpet masjid juga seperti saat normal. Ini adalah protokol kesehatan yang diberlakukan masjid sepertinya. Mengingat di MAJT pun melakukan demikian.



...

Terlihat lega rasanya ketika salat Jumat sudah dimulai dengan khotbah. Suasana khas Masjid Kauman dengan pilar besarnya sangat kami hapal. 

Jamaah sudah pakai masker semua. Semoga pandemi segera berakhir, biar kami kembali tenang tanpa rasa khawatir.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📍 Cardea Semarang Resmi Buka di Jangli, Hadirkan Konsep Physio-Pilates Pertama

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

👩‍💻 Hari Perempuan Sedunia 2026: Kabar Galau Gandjel Rel dan Estafet Semangat di SDK Semarang

🕌 Menjemput Maghrib di Jantung Kota: Tradisi Buka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026