Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Melihat Adaptasi Kebiasaan Baru di Masjid Kauman Semarang Saat Salat Jumat

Saat kami tiba dan masuk kawasan masjid, tampak beberapa orang berdiri dengan thermo gun. Jamaah yang sudah diukur suhu tubuhnya ada yang berjalan mengikut pembatas yang telah dibuat menuju tempat wudhu dan sebagian lagi langsung menuju teras masjid.

Jumat siang (14/8), rasa letih di jalan dengan bersepeda terbayar saat tiba. Meski sering kali berkunjung, terutama saat puasa atau prosesi dugderan, baru kali ini kami melaksanakan ibadah salat Jumat di sini.

Kami ingin melihat lebih dekat seperti apa new normal atau adaptasi kebiasaan baru di Masjid Kauman. Karena sebelumnya, kami sudah melihat juga lebih dekat di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Standar protokol kesehatan masjid

Setelah menaruh sepeda di tempat parkir khusus sepeda, kami langsung menuju orang yang berdiri dari tadi sambil memegang pengukur suhu. 

Karena kami tidak langsung menuju tempat wudhu, sudah dari rumah wudhunya, kami tidak melihat hand sanitizer yang ditempatkan atau seperti saat di MAJT. 

Kami sudah bersiap tentunya dengan hand sanitizer sendiri sebelum kaki kami menginjakkan teras masjid. Suasananya masih longgar, mungkin kami terlalu cepat. 

Tanda X yang dibuat dari lakban sudah terlihat di teras. Hanya berbeda warna dengan yang di dalam. Bila di luar berwarna hitam (bagian teras), maka bagian dalam berwarna merah.

Tidak ada karpet masjid juga seperti saat normal. Ini adalah protokol kesehatan yang diberlakukan masjid sepertinya. Mengingat di MAJT pun melakukan demikian.



...

Terlihat lega rasanya ketika salat Jumat sudah dimulai dengan khotbah. Suasana khas Masjid Kauman dengan pilar besarnya sangat kami hapal. 

Jamaah sudah pakai masker semua. Semoga pandemi segera berakhir, biar kami kembali tenang tanpa rasa khawatir.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali