Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Tidak Ada Prosesi Dugderan Tahun 2020 di Semarang


Bagi masyarakat Semarang, Dugderan merupakan kegiatan rutin menjelang Puasa. Suasana keramaiannya tentu sangat dirindukan bagi mereka yang punya kenangan. Sayang tahun ini, tradisi yang sudah berlangsung 138 tahun ini tidak ada hingar bingarnya. Penyebabnya, tentu saja karena Corona.

Menjelang puasa, Seminggu sebelumnya kawasan Pasar Johar dan sekitarnya, suasana lebih meriah dari biasanya. Para pedagang berkumpul, arena permainan yang dibangun dengan ukuran besar, kuliner yang jarang ditemui dan lainnya menjadi bagian penting dari Dugderan.

Ada 3 kegiatan biasanya dalam Dugderan. Yang sebelumnya kami sebut adalah Pasar Rakyat Dugderan. Lalu, kegiatan kedua adalah karnaval budaya dan terakhir adalah prosesi Dugderan yang paling menarik minat banyak orang.

Semuanya itu kali ini tidak ada. Apa kabar mereka yang sering terlibat kegiatan ini, terutama pedagang yang jualan roti gandjel rel yang tiap dugderan bakal dibagi-bagikan kepada masyarakat.

Rindu Dugderan

Hari ini kami melintasi kawasan Pasar Johar untuk sedikit melepaskan rindu yang biasanya sebelum puasa, di sini jalannya akan ditutup. Namun sekarang itu tidak terjadi. Beberapa pengguna Instagram saat kami bagikan foto hari ini, mengungkapkan kerinduan mereka terhadap Dugderan. Baca komentar mereka.


Dilakukan secara sederhana

Kami sedikit memiliki rasa penasaran tentang Dugderan tahun ini. Apakah ada info lain yang sebenarnya ada tapi kami tidak mendengarnya?

Setelah mengubek-ubek Google, akhirnya kami menemukan artikel dari situs detik.com yang dipublish seminggu sebelumnya. Atau Kamis tanggal 16 April 2020.

Ternyata tradisi Dugderan tetap dilakukan tahun 2020. Hanya saja, tidak dilakukan seperti biasanya dengan 3 kegiatan yang kami tulis di atas, seperti pawai contohnya.

Menurut situs detik yang berjudul 'Pandemi Corona, Tradisi Dugderan di Semarang Digelar Tanpa Arak-arakan', prosesnya tetap dilakukan dengan datang ke Masjid Kauman. Lalu diterima satu atau dua kiai atau takmir masjid. Kemudian takmir akan woro-woro atau menyampaikan kepada masyarakat lewat toa masjid.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali