Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Social Distancing Akan Jadi Kenormalan Baru di Seluruh Dunia


Salah satu pemasar yang aktif di Twitter, Yuswohady (@yuswohady), menyebutkan dalam live tweet-nya tentang pengaruh prilaku masyarakat (Konsumen) ditengah wabah Corona akan menjadi kenormalan baru di seluruh dunia terkait social distancing.

Beliau bukan saja aktif sebagai pengguna, tapi juga membagikan info-info pemikirannya yang dikaji mendalam yang berhubungan dengan pemasaran atau marketing. Kali ini kami sangat menyukainya dan membawanya ke halaman ini.

Menurut beliau lewat live tweetnya pada tanggal 9 April 2020, kenormalan baru saat ini memicu menggeliatnya bisnis baru. Semua itu terjadi karena keharusan untuk tetap berada di rumah.

Beliau mencontohkan tren pertama yang terjadi adalah revolusi online shopping yang dilakukan ibu-ibu yang tidak sekedar membeli produk seperti makanan, fesyen, dan lainnya, tapi juga kebutuhan dasar sehari-hari.

Jumlah postingan yang dibagikan beliau ada 29 tweet. Buat kamu yang menyukai konten pemasaran, ini sangat menarik. Terutama prediksi tren yang dikicaukan beliau untuk tahun ini saat masa Corona.

Berikut live tweet selengkapnya dari beliau :
...

Social distancing atau jarak sosial sempat populer ketika Corona melanda. Namun oleh WHO sempat diubah menjadi physical distancing. Meski sedikit membedakan dari cara melakukannya, tetap saja saat ini masyarakat diharuskan menjaga jarak dengan yang lain.

Para pelaku bisnis, dapat memanfaatkan momentum saat ini dan hingga setelah Corona, untuk kembali memikirkan strategi bisnisnya agar tidak ditinggal konsumennya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏢 Dari Hospitality ke Sport Center: Menelisik Ekspansi Seru Gets Group Lewat Gets Courts Semarang

🎬 Sinyal Kebangkitan Film Semarang: Ketika Kompetisi Mulai Punya Taring