Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Social Distancing Akan Jadi Kenormalan Baru di Seluruh Dunia


Salah satu pemasar yang aktif di Twitter, Yuswohady (@yuswohady), menyebutkan dalam live tweet-nya tentang pengaruh prilaku masyarakat (Konsumen) ditengah wabah Corona akan menjadi kenormalan baru di seluruh dunia terkait social distancing.

Beliau bukan saja aktif sebagai pengguna, tapi juga membagikan info-info pemikirannya yang dikaji mendalam yang berhubungan dengan pemasaran atau marketing. Kali ini kami sangat menyukainya dan membawanya ke halaman ini.

Menurut beliau lewat live tweetnya pada tanggal 9 April 2020, kenormalan baru saat ini memicu menggeliatnya bisnis baru. Semua itu terjadi karena keharusan untuk tetap berada di rumah.

Beliau mencontohkan tren pertama yang terjadi adalah revolusi online shopping yang dilakukan ibu-ibu yang tidak sekedar membeli produk seperti makanan, fesyen, dan lainnya, tapi juga kebutuhan dasar sehari-hari.

Jumlah postingan yang dibagikan beliau ada 29 tweet. Buat kamu yang menyukai konten pemasaran, ini sangat menarik. Terutama prediksi tren yang dikicaukan beliau untuk tahun ini saat masa Corona.

Berikut live tweet selengkapnya dari beliau :
...

Social distancing atau jarak sosial sempat populer ketika Corona melanda. Namun oleh WHO sempat diubah menjadi physical distancing. Meski sedikit membedakan dari cara melakukannya, tetap saja saat ini masyarakat diharuskan menjaga jarak dengan yang lain.

Para pelaku bisnis, dapat memanfaatkan momentum saat ini dan hingga setelah Corona, untuk kembali memikirkan strategi bisnisnya agar tidak ditinggal konsumennya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

🌙 Mengapa di Chromebook Tidak Ada Tombol 'Sleep'?