Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Hari Bumi Ke-50 dan Kampanye #semarangwegahnyampah
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Hari ini, 22 April 2020, diperingati Hari Bumi. Peringatan ini pertama kali pada tahun 1970 di tanggal yang sama. Di tengah pandemi Corona saat ini, momen peringatan ini tentu seperti menyebut selalu ada hikmah dibalik masalah.
Bumi saat ini sedang damai dan bergenerasi lebih baik. Tak ada campur tangan manusia karena semua disuruh berdiam di rumah. Ini adalah momen langka tentunya. Corona seakan memberi nilai di tengah kekacauan yang dibuatnya kepada manusia.
Memaknai peringatan
Perayaan 50 tahun ini tentu dapat kita maknai bersama-sama untuk lebih peduli tentang bumi yang kita tinggali. Seperti peduli terhadap lingkungan, mencintai diri sendiri dan rasa bersyukur karena masih diberi tinggal.
Kami jadi ingat dengan Sembutopia yang diinisiasi Kafi Kurnia sebagai founder dan CEO yang terus mengkampanyekan hidup sehat kepada seluruh masyarakat Indonesia. Beliau ingin membuat Indonesia semakin sehat.
Beliau mengajak kita untuk terus mencintai diri sendiri dengan mengkonsumsi makanan sehat yang dimulai dari buah dan sayur, serta terus berolahraga.
Sebagai pakar pemasaran, beliau tidak lelah mengkampanyekan program tersebut lewat kanal-kanal digital. Kini, Sembutopia yang merupakan sebuah platform yang konsen pada kesehatan, juga peduli terhadap kegiatan penyelamatan lingkungan.
Hari Bumi adalah momentum tepat untuk Sembutopia terus bersuara lewat kanal digital-digital yang digunakan. Kami harap dapat menjadi salah satu corong penyebarannya.
#semarangwegahnyampah
Bila Sembutopia lebih berbicara tentang mencintai diri sendiri dengan konsen kesehatan serta lingkungan, kami tertarik juga dengan kampanye yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang di akhir tahun 2019.
Pemerintah Kota Semarang mendeklarasikan bebas sampah tahun 2025. Program ini dicanangkan dalam rangka mewujudkan visi misi Semarang yang bebas sampah plastik di masa depan.
Minimarket sekarang tidak lagi menyertakan plastik dalam pembelajaan konsumennya. Orang-orang semakin sadar bahwa plastik sangat berbahaya bagi lingkungan, makhluk hidup lainnya dan tentu saja Bumi.
Kampanye bebas sampah ini tentu sejalan dengan tujuan Hari Bumi yang mengingingkan Bumi semakin lebih baik ke depannya.
Bumi dalam masa pemulihan
Pandemi Corona memang menjengkelkan. Orang-orang mulai dibatasi pergerakannya. Mulai dari ibadah hingga mudik momentum lebaran dilarang. Semua orang berjuang mengatasinya.
Peringatan ke-50 tahun Hari Bumi mendapatkan timbal balik dari Corona. Bagaikan mata uang yang memiliki 2 sisi, Corona bagi bumi adalah momentum untuk memulihkan diri.
Bumi yang kembali damai, bersinergi, lebih sehat, dan lebih tenang. Membayangkan ini, kami merasa seperti di padang rumput yang indah. Orang-orang melakukan aktivitas hanya sebatas kesenangan tanpa menyakini Bumi.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Dotsemarang (@dotsemarang) pada
...
Selamat Hari Bumi ke-50 tahun. Mari memaknai peringatan dari diri sendiri untuk lebih mencintai dengan cara menjaga kesehatan, mengkonsumi buah dan sayur dan terus bergerak agar tubuh tetap sehat.
Lewat Sembutopia, kami akan terus membantu mengingatkan masyarakat untuk hidup lebih sehat dan gemar makan buah serta berolahraga.
Dari Kota Semarang, tempat kami tinggal, pembatasan penggunaan plastik sudah dilakukan. Kami harapkan kesadaran ini dapat menyebar ke seluruh kota di Indonesia.
Semenjak kembali menggunakan layanan internet operator dari XL Axiata bulan Juli kemarin , ada pertanyaan besar dipikiran kami tentang paket Xtra Combo Flex yang tidak tersedia di aplikasi MyXL. Apakah hanya kami saja yang kebingungan? Dikenalkan sejak bulan Maret 2022, paket Xtra Combo Flex ternyata sangat menarik dari sisi pembagian kuota, seperti bonus hingga gratis berlanggananan konten Vidio. Tidak ada di aplikasi Hanya saja, sebagai pengguna baru yang membeli kartu perdana yang langsung mendapatkan paket Xtra Combo Flex, kami agak bingung saat mencarinya di aplikasi MyXL. Apalagi bonus-bonus yang harus diklaim lewat aplikasi, mau tidak mau membuat kami harus menginstal aplikasinya ke smartphone. Di mana paket Xtra Combo Flex? Dari daftar paket utama pun tidak ada tersedia sama sekali. Sudah kami cari-cari dibeberapa menu lainnya, hasilnya tetap nihil. Paket yang tersedia di paket utama (lihat gambar) hanya ada Akrab, Akrab Mini, Xtra Combo Plus, Xtra Combo Mini, Xtra On dan ...
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...
Semarang di awal tahun 2026 ini masih menyimpan kejutan yang sama. Di tengah perubahan wajah kota yang semakin modern dan harga kebutuhan yang terus merangkak naik, ada satu sudut di Jalan Gajah Raya yang seolah "menolak" untuk ikut-ikutan tren kenaikan harga. Pada Jumat pertama bulan Januari (9/1), sebelum menunaikan ibadah salat Jumat, kami menyempatkan diri mampir sejenak ke Menara Al-Husna . Menara yang menjadi ikon Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ini memang perlu kami perbarui informasinya, mengingat postingan terakhir kami di blog ini sudah berumur empat tahun sejak 2022 lalu. Masih Konsisten dengan Harga Lama & Support QRIS Saat melangkah menuju loket, kami sejujurnya sudah menyiapkan diri jika ada penyesuaian tarif. Namun, kejutan manis menanti di balik kaca loket. Harganya ternyata tetap konsisten di angka Rp10.000 per orang . Menariknya lagi, bagi kami yang jarang membawa uang tunai, pengelola sudah menyediakan opsi pembayaran QRIS atau non-tunai . Jadi, tid...
Kami benar-benar tidak menyangka jika Nabila Maharani turut diundang untuk meramaikan acara. Usai seluruh rangkaian prosesi utama digelar, penampilannya hadir memberi warna tersendiri. Seperti apa sebenarnya suasana saat ia naik ke atas panggung peluncuran Jawa Tengah Calendar of Event (CoE) 2026 di Gedung Ki Narto Sabdo pada 28 November 2025 lalu? Jujur saja, kami baru bisa mengeluarkan postingan ini setelah beberapa bulan berlalu. Entah kenapa prosesnya terasa begitu lama, hingga rasanya momen sakral dari acaranya sendiri sudah mulai memudar saat tulisan ini dibagikan. Namun, memori tentang penampilannya malam itu terlalu sayang untuk dilewatkan begitu saja. Menutup Rangkaian dengan Hangat Bagi kami, pilihan menghadirkan Nabila adalah langkah yang sangat pas. Suaranya yang lembut dan karakternya yang membumi seolah menyatu sempurna dengan interior kayu serta tata cahaya panggung Ki Narto Sabdo yang syahdu. Momen ini seketika mengingatkan kami pada sosok Fanny Soegi yang juga menjad...
Kami kembali mengulas tentang gelaran PON Bela Diri Kudus yang sebelumnya sempat kami singgung di halaman blog lainnya . Meski tidak hadir secara langsung di lokasi pertandingan, event perdana ini tetap memiliki daya tarik yang sangat kuat untuk diulik, terutama jika kita melihatnya dari kacamata sport tourism . Secara definisi, sport tourism adalah kegiatan wisata yang dikombinasikan dengan olahraga, baik sebagai peserta maupun penonton. Dalam konteks ini, PON Bela Diri Kudus berhasil memenuhi seluruh kriteria tersebut dengan sangat apik. Momentum untuk Kalender Pariwisata Jawa Tengah Melihat kesuksesannya, sudah seharusnya Disporapar Jawa Tengah memasukkan event dua tahunan ini ke dalam kalender resmi mereka agar gaungnya semakin masif di masa mendatang. Apalagi dengan kepastian bahwa tahun 2027 nanti Kudus akan kembali menjadi tuan rumah, kami tentu berharap bisa kembali bersinergi dalam promosi digitalnya. Lantas, mengapa PON Bela Diri ini layak masuk kategori sport tourism ...
Nice info & keep posting
ReplyDelete