Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Menyambut Tren Video Kekinian Ala Instagram (IGTV)
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Instagram memberikan jalan lebar kepada banyak pihak tentang layanan terbaru mereka yang bernama IG TV. Meski bukan yang pertama, Instagram selalu berhasil membawa inovasi dan kemudian dibicarakan.
IGTV atau Instagram TV merupakan layanan terbaru yang diluncurkan Instagram. Untuk pengguna Instagram, mereka dapat menonton video yang layarnya full display. Sedangkan pengguna yang ingin membuat konten di sana, mereka harus mengunduh aplikasi terpisah atau lewat website.
Kami menyambut kedatangan layanan ini dengan penuh rasa optimis. Bukan karena prediksi konten tahun 2018 didominasi video akan mengambil alih yang pernah kami posting di blog, juga karena Instagram terus melakukan inovasi yang menarik terkait tren yang sedang berkembang.
Kami tahu, Instagram bukan yang pertama. Bahkan brand Smartphone memanfaatkan tren video vertikal saat melaunching salah satu produk mereka. Youtube juga tak mau ketinggalan dengan memberikan fitur upload yang tidak biasa dari standar yang sudah pakem, video ukuran 16x9.
Dunia televisi digital yang terus berkembang
Lewat peluncuran IGTV ini, mengutip situs Tech Asia Indonesia, jumlah pengguna Instagram terbaru mereka berjumlah 1 milyar. Sungguh luar biasa.
Kami belum berpikir ke arah sana, apabila tayangan sepakbola dilakukan dengan format video vertikal. Itu artinya, IGTV hanya sebagai pelengkap dan tidak membunuh dunia televisi digital yang lain.
Sebagai pelengkap, Instagram bisa dikatakan selangkah lebih maju dan bisa jadi, nanti jadi acuan pemilik televisi. Mengingat kran kerjasama akan dibuka Instagram dengan banyak pihak, terutama konten kreator.
Dengan jumlah yang disebut di atas, Instagram memang sangat percaya diri. Apalagi satu induk dengan Facebook yang penggunanya lebih banyak.
IGTV yang dapat ditonton secara full screen (veritkal), kualitasnya dapat mencapai resolusi 4K. Kemampuan Smartphone dengan layar lebar dan HD+ tentu sangat diuntungkan.
Apalagi tren layar Smartphone yang pernah kami masukkan di blog, layar kekinian 18:9, bakal sangat memanjakan mata pemiliknya.
Oh ya, sebenarnya sudah ada yang lebih baru lagi soal layar. Yaitu, layar dengan rasio 19:9. Untuk informasi layar ini, nanti saja kami bahas dihalaman berikutnya.
Aplikasi terpisah untuk mengupload video
IGTV sudah tersedia di Store (android maupun iOS). Untuk mengupload video, seperti yang lain, kamu harus menggunakan aplikasi tersebut. Saat tulisan ini dibuat, ukuran untuk mendownload IGTV di Android sebesar 38MB.
Boros kuota Internet
Tentu tren ini juga menarik beberapa permasalahan, khususnya konsumsi kouta internet. Mengingat konten yang digunakan menggunakan format video.
Di Semarang sendiri sebenarnya kami tidak perlu khawatir, mengingat banyak spot wifi gratis yang diberikan pemerintah yang letaknya berada di taman kota atau spot lainnya.
Bagi sebagian pengguna internet tentu ini akan jadi masalah sendiri. Namun bagi kreator konten, Instagram dengan rencana masa depannya, ini bisa jadi keuntungan apabila sistem monetisasi dilakukan.
Bagi provider dan produsen Smartphone, ini juga bakal jadi sebuah keuntungan untuk terus menghadirkan layanan dan fitur-fitur optimal kepada pengguna yang berharap memiliki pengalaman baru di era sekarang.
Cara mengikuti saluran
Menurut Instagram, pembuat konten akan dianggap sebagai pemilik saluran (dan namanya akan sama dengan nama pengguna Instagram mereka) - jadi jika kamu ingin mengikuti saluran seseorang, kamu cukup mengikuti mereka di Instagram.
Rencana durasi video yang dapat mencapai 1 jam, kami belum tahu apakah pengguna biasa bisa membuatnya. Namun melihat video yang dibagikan, ada yang lebih dari 10 menit. Durasi ini sepertinya berbeda-beda dengan pengguna lain.
...
Kamu tidak harus menjadi pembuat konten profesional dengan banyak pengikut untuk memanfaatkan IGTV. Jika kamu ingin memiliki beberapa video sendiri yang ingin dibagikan dengan pengikutmu, ini adalah kesempatanmu.
Lakukan dengan cara sederhana. Buat konten di pagi hari dengan berbicara, pamer video slow motion, bersepeda atau jalan-jalan ke tempat wisata dan berburu kuliner kesukaan. Masih banyak lagi yang dapat kamu manfaatkan.
Ketika menyambut sesuatu yang baru, terkadang kita malah memikirkan hal di luar itu dan enggan melihat sisi positifnya lebih banyak.
Karena masih awal, IGTV bagi kami adalah awalan dan melihat sebuah perkembangan itu menyenangkan.
Lantas, apakah kami akan membuat konten di sana ? Kami harap melakukannya, mengingat ada 1 milyar penggguna Instagram yang dapat kami bawa. Meski tidak semua dapat tersebar ke semua pengguna. Bagaimana denganmu?
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Membahas Media sosial seolah tak ada habisnya. Mulai dari yang sekedar membuat happy maupun yang dibuat serius. Malah terkadang menemukan sesuatu yang tidak Anda duga-duga. Berikut ada 6 tools yang setidaknya dapat membantu memanage akun media sosial Anda lebih menyenangkan. Dikutip dari website jeffbullas.com, dengan judul 6 Amazing Social Media Productivity Tools, Anda kami giring untuk mendapatkan pengalaman baru ber-media sosial lebih mudah dan menyenangkan atau membantu aktivitas Anda lebih serius. 1. Buffer Tampilannya sederhana. Anda dapat login dengan akun media sosial yang Anda miliki. Setelah login, Anda diminta memasukkan email sebagai pelengkap data. Selain masih belum terlalu paham menggunakannya, sedikit kelebihan, alat ini hadir diberbagai site *ekstensi. Kalau masih penasaran, bisa lihat detailnya dibawah. 2. Glyder Saat mengklik halamannya, kami diarahkan sebuah tampilan yang menarik. Profesional sepertinya. Namun, ada hal yang memutuskan kami tidak meneruskannya....
Peringatan Hari Blogger Nasional tahun 2026 ini genap memasuki usianya yang ke-19 tahun. Momentum yang datang bersamaan dengan riuhnya bising dunia digital yang rasanya makin tak karuan. Di luar sana, orang-orang media sedang sibuk mengeluhkan fenomena homeless media —akun-akun agregator anonim yang tinggal comot sana-sini, memotong video, menempel berita tanpa keringat, tapi meraup cuan dari atensi instan. Informasi berseliweran begitu cepat, lalu lenyap ditelan algoritma esok paginya. Belum lagi cerita-cerita dari kawan-kawan sesama blogger yang belakangan blog pribadinya mendadak ditawar orang dengan angka belasan hingga puluhan juta rupiah. Buat sebagian orang, blog dilihat sekadar sebagai aset digital: diternak, dibesarkan metriknya, lalu dilepas demi uang tunai. Tapi buat para perawatnya, tawaran itu ditepis begitu saja. Seperti kata kawan kami, Ditya Pandu dari Tuxlin Blog, saat menolak meminang blog pribadinya: “Ini bukan soal aset digital, tapi sebuah catatan perjalanan pribad...
Masih ingat dengan tulisan kami yang mengulas soal bonus Google AI Plus selama 6 bulan dari XL Axiata ? Promo itu didapat setelah kami membeli paket FlexMax 7GB 28 hari seharga 25 ribu rupiah pada bulan Juli kemarin. Nah, ada kejadian unik di bulan Oktober ini. Pas kami memutuskan untuk tidak mengaktifkan paket internet seluler XL, fitur Google AI Plus-nya malah ikut-ikutan nonaktif 😆 Kami tentu tak menduganya dan ini menjadi pengalaman menarik yang ingin kami bagikan di blog. Kan siapa tahu ada pembaca yang mengalami nasib serupa. Alasan kami tidak mengaktifkan paket internet apa pun dari XL Axiata kali ini sebenarnya sederhana: karena harga yang ditawarkan sering berubah-ubah. Sebelumnya, kami sempat mendapat harga yang pas di kantong. Namun, pada bulan berikutnya harga sudah berganti, dan bukannya konsisten, malah cenderung naik. Dari situlah, kami mencoba rehat sejenak dari langganan data. Tak disangka, ada "kejutan" kecil di balik keputusan kecil tersebut. Realita Ekosi...
Akhirnya kami merilis tulisan ini di blog meski agendanya sendiri sudah lewat beberapa waktu. Kami memang sempat hadir langsung menikmati kemeriahannya di lapangan. Namun, tentu saja seperti biasa, kehadiran kami ini murni atas inisiatif pribadi untuk memantau dinamika kota, bukan karena undangan resmi apalagi bagian dari kerja sama dengan penyelenggara MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang. Ketika Kota Semarang didaulat menjadi tuan rumah perhelatan MTQ Nasional XXXI, gaungnya memang tidak hanya berhenti pada arena utama atau lomba tilawah di dalam gedung. Ada denyut kemeriahan yang sengaja dihidupkan ke ruang-ruang publik, salah satunya lewat kehadiran Karnaval Nostalgia Dugderan yang digelar pada Jumat, 18 September 2026 lalu. Menariknya, kehadiran karnaval ini sempat memantik tanya di kalangan pengamat jalanan. Pasalnya, belum lama berselang, warga Semarang sudah disuguhi kemeriahan Pawai Ta’aruf MTQ. Praktis, dalam hitungan satu bulan yang sama, ada dua arak-arakan budaya besar yang...
Comments
Post a Comment