Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
[Edisi Spesial] Melihat Lebih Dekat Bandara Baru Semarang Bareng Bloger
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Bandara baru Semarang ini akhirnya resmi dipergunakan. Momen mudik lebaran bisa dikatakan adalah satu diantara alasan bandara ini resmi beroperasi yang langsung dihadiri Presiden Joko Widodo hari kamis (7/6/2018). Bagaimana kesan kami saat mendapat kesempatan bisa mengeskplore bandara yang memiliki luas hampir sembilan kali lipat dari luas terminal lama.
Sebagai masyarakat yang tinggal di Semarang, adalah suatu kebanggaan, Ibu Kota Jawa Tengah ini memiliki ikon baru. Apalagi bandara baru ini mengusung konsep eco-airport dan dikatakan sebagai bandara pertama yang dijuluki bandara terapung pertama di Indonesia.
Hari Senin siang (11/6), kami dan beberapa rekan bloger Semarang berkesempatan melihat lebih dekat seperti apa bagusnya bandara baru Semarang ini.
Lebih luas dan lebih modern
Tentu saja harapan itu sangat tinggi bila membandingkan dengan bandara Semarang yang lama. Saat kami masuk sambil menunggu rekan-rekan bloger lainnya tiba, masyarakat yang berangkat menggunakan terminal baru sebenarnya bisa saja membawa keluarga masuk.
Biasanya saat mengantar, pengalaman kami saat tiba di terminal keberangkatan yang lama, tidak dapat masuk ke dalam. Sedangkan sekarang, ini bisa namun tetap dengan batas tertentu.
Karena kami sedang dalam rangka tur bloger, setelah yang ditunggu datang, kami diajak masuk yang seharusnya harus menunjukkan informasi tiket yang hanya dimiliki penumpang. Spesial rasanya waktu bisa masuk bukan sebagai penumpang kali ini.
Suasana menyenangkan langsung terpapar dengan beberapa desain menarik seperti gambar di bawah ini. Karena masih baru, membuat orang-orang yang sudah masuk tak ragu mengabadikan momen mereka di sana.
30 konter check-in
Dari siaran pers yang kami terima, luas bandara baru Semarang ini sekitar 58.652 meter persegi, serta apron baru yang mampu menampung 12 pesawat. Jumlah konter check-in hingga 30 ini membuat penumpang rasanya tidak akan kesulitan lagi untuk mengantri.
Selain itu, terminal juga dilengkapi 8 eskalator, 8 elevator, 2 travelator, serta 3 buah garbarata. Sedangkan untuk parkir kendaraan, bandara baru dapat menampung 1.200 kendaraan.
Pengambilan bagasi
Kampanye Semarang dan Jawa Tengah
Berbagai desain ditampilkan saat penumpang menuju area boarding. Bukan saja hanya karena ini baru buat bandara sekelas Semarang, penempatan ikon-ikon wisata seolah sebuah kampanye promosi yang ingin bilang terima kasih sudah datang.
Area boarding yang lebih menarik dan luas tentunya
Bila yang terbiasa pulang pergi memanfaatkan transportasi udara, area boarding terminal baru Semarang memang kurang besar seperti bandara Balikpapan atau terminal 3 Soekarno Hatta. Namun ini tetap lebih baik ketimbang bandara Semarang yang lama.
Penempatan berbagai fasilitas seperti taman bermain, akses komputer, minimarket di dalam area dan area kuliner memang sangat memanjakan.
Lift bandara
Tenang saja, selain wifi tersedia yang mudah diakses, hp kamu tidak akan kehabisan daya
Ada area bermain buat anak-anak
Bonus! Melihat Corcodia Lounge
Kami juga berkesempatan melihat ruang tunggu VIP ini yang ada di bandara baru. Tak perlu ditanya bagaimana kerennya tempat ini bila kamu juga sama seperti kami yang jarang-jarang nunggu di tempat seperti ini.
Nanti kami bahas lagi soal tempat ini
Masih banyak bahan postingan tentang bandara baru Semarang ini yang akan kami bagi. Halaman ini cukup di sini, kami tidak dapat membawanya semua secara langsung. Ditunggu di halaman berikutnya. Atau ikuti kami di media sosial.
..
Kami senang menyambut kehadiran ikon baru kota Semarang ini. Dengan postingan ini, kami harap dapat memberikan tambahan referensi saat kamu ingin datang ke Semarang dan melihat seperti apa bandara ini.
Lokasinya yang berada dekat Kampung Laut atau kawasan PRPP, semoga lebih mudah untuk kamu jangkau. Apalagi kehadiran transportasi umum - bus Trans untuk memudahkan penumpang yang ingin menuju kota Semarang dan sebaliknya.
Bandara Semarang baru memang belum 100% selesai pengerjaan hingga postingan ini kami buat. Meski begitu, kami harap para penumpang dan masyarakat tetap mendapatkan rasa kenyamanan dan pelayanan maksimal dari pihak bandara.
Sore itu, lini masa kami tak sengaja terpapar unggahan dari akun Instagram @kawisata tentang peluncuran Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026. Jujur saja, ini sebuah kejutan yang menyenangkan. Mengetahui gelaran malam peluncurannya dilaksanakan langsung di pelataran Lawang Sewu dengan gegap gempita, atmosfernya terasa begitu magis dan masif. Festival film pendek ini kembali menyapa setelah edisi pertamanya di tahun 2025 lalu sukses kami dokumentasikan di blog. Jika tahun lalu malam puncaknya berlokasi di Gedung Baru Ki Narto Sabdo, Kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), tahun ini LOFF mengambil langkah berani dengan menempati ikon sejarah paling populer di Kota Atlas. Malam pembukaan yang berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026 kemarin pun tidak main-main. Agenda yang sebenarnya sudah masuk dalam radar kalender acara kami ini kembali dihadiri langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, serta turut dimeriahkan oleh kehadiran aktris nasional sekelas Nirina Zubir. Sebagai p...
Hari ini (12/6), kami mendadak terkejut melihat aktivitas Bitly yang tidak seperti biasanya. Karena penasaran, kami langsung memeriksa kotak masuk. Ternyata benar, ada pemberitahuan kabar terbaru yang datang ke email dotsemarang. Sepertinya kali ini kami harus pergi meninggalkan platform pemendek URL tersebut setelah bertahun-tahun setia menggunakannya. Ada yang mengalami hal serupa? Ini adalah nasib nyata yang harus diterima oleh para pengguna yang mengandalkan layanan gratisan. Tiba-tiba saja, platform mengubah kebijakannya secara sepihak. Sebuah langkah agresif yang tentu sangat berdampak bagi pengguna yang enggan atau belum siap beralih ke fitur berbayar. Bagi kami, sebagai blogger independen atau pembuat konten yang aktif membagikan tulisan di media sosial, Bitly sudah seperti menu sarapan harian. Platform dengan logo ikan ikonik ini selalu menjadi andalan utama untuk merapikan tautan panjang dari blog agar terlihat manis, ringkas, dan estetik saat disodorkan kepada pembaca. Namun...
Semarang tidak pernah kehabisan cerita tentang keberagaman. Di balik riuh rendah aktivitas kota bawah, kontur perbukitan Kota Atlas menyimpan sebuah pesona spiritual yang megah. Tempat ini bukan saja menjadi Pura terbesar di Kota Semarang, melainkan juga yang terbesar di Provinsi Jawa Tengah. Berlokasi strategis di kawasan Jalan Sumbing, Pura Agung Giri Natha tidak hanya berdiri tegak sebagai pusat peribadatan suci, tetapi juga menjadi referensi kuat sebagai destinasi wisata religi dan budaya yang ramah untuk dikunjungi masyarakat umum. Setelah sekian tahun berlalu, akhirnya kami kembali lagi melangkahkan kaki ke sini. Momentum kembalinya kami ke pura ini terasa pas karena bertepatan dengan adanya acara menarik dari rekan-rekan mahasiswa Universitas Semarang (USM). Melalui program studi kreatif mereka yang bertajuk 'Perjalanan Napak Tilas' , agenda tersebut sukses digelar pada hari Sabtu, 6 Juni 2026. Kunjungan kali ini sekaligus menjadi pengingat berharga akan memori masa lalu...
Piala Dunia 2026 tinggal hitungan jam saat kami menulis halaman ini. Benar-benar sebuah ketidaksengajaan yang berujung jadi konten. Gara-gara sedang berselancar di Instagram dan menemukan unggahan dari akun resmi TVRI Jawa Tengah yang membagikan daftar lokasi nonton bareng (nobar) resmi, kami langsung tergerak untuk membawanya ke blog. Lagi-lagi ini menjadi ide dadakan. Entah kenapa ingatan kami langsung terlempar pada bulan Februari kemarin, saat kami sedang bersepeda santai menuju Car Free Day (CFD) Simpang Lima. Waktu itu, kami sempat berpapasan dengan kampanye promosi berbau Piala Dunia 2026 . Aktor di balik layarnya ternyata masih sama: TVRI Jawa Tengah, sang pemegang hak siar resmi lewat program global mereka yang bertajuk "Bola Gembira" . Karena gelaran sepak bola terakbar ini hanya datang empat tahun sekali, kami pikir tidak ada salahnya ikut memeriahkan euforianya lewat coretan di blog. Apalagi aturan hak siar dan izin nobar sekarang semakin ketat. Membagikan tempat...
Rasanya sudah biasa (normal), mal-mal sekarang hanya melayani pembayaran parkir kendaraan tanpa uang fisik. The Park Mall Semarang pun menerapkan hal yang sama. Namun meski begitu, pengguna kendaraan roda dua memiliki alternatif lain. Mari bicarakan itu nanti, fokus di pembayaran non tunai untuk kendaraan roda dua. Bagaimana dengan roda 4? Ya, sama saja. Pokoknya masuk ke bangunan parkir di The Park Mall, harus pakai pembayaran non tunai. Siapkan kartu pembayaran non-tunai Parkir di The Park Mall Semarang hanya melayani 2 kartu pembayaran non tunai, seperti Flazz BCA dan e-money. Oh, bukan 2 ternyata . Kartu Brizzi dari BRI juga bisa, termasuk Tap Cash dari BNI. Jadi, ada 4 kartu yang dapat dilayanin di sini. Karena pengalaman kami lebih untuk kendaraan roda dua, maka gambar yang kami tampilin di sini adalah suasana parkir roda dua. Yang belum tahu atau baru pertama kali ke The Park Mall menggunakan sepeda motor, parkirnya masuk sisi kiri. Cari saja arah masuk kendaraan masuk. Te...
Comments
Post a Comment