Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
[Edisi Spesial] Melihat Lebih Dekat Bandara Baru Semarang Bareng Bloger
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Bandara baru Semarang ini akhirnya resmi dipergunakan. Momen mudik lebaran bisa dikatakan adalah satu diantara alasan bandara ini resmi beroperasi yang langsung dihadiri Presiden Joko Widodo hari kamis (7/6/2018). Bagaimana kesan kami saat mendapat kesempatan bisa mengeskplore bandara yang memiliki luas hampir sembilan kali lipat dari luas terminal lama.
Sebagai masyarakat yang tinggal di Semarang, adalah suatu kebanggaan, Ibu Kota Jawa Tengah ini memiliki ikon baru. Apalagi bandara baru ini mengusung konsep eco-airport dan dikatakan sebagai bandara pertama yang dijuluki bandara terapung pertama di Indonesia.
Hari Senin siang (11/6), kami dan beberapa rekan bloger Semarang berkesempatan melihat lebih dekat seperti apa bagusnya bandara baru Semarang ini.
Lebih luas dan lebih modern
Tentu saja harapan itu sangat tinggi bila membandingkan dengan bandara Semarang yang lama. Saat kami masuk sambil menunggu rekan-rekan bloger lainnya tiba, masyarakat yang berangkat menggunakan terminal baru sebenarnya bisa saja membawa keluarga masuk.
Biasanya saat mengantar, pengalaman kami saat tiba di terminal keberangkatan yang lama, tidak dapat masuk ke dalam. Sedangkan sekarang, ini bisa namun tetap dengan batas tertentu.
Karena kami sedang dalam rangka tur bloger, setelah yang ditunggu datang, kami diajak masuk yang seharusnya harus menunjukkan informasi tiket yang hanya dimiliki penumpang. Spesial rasanya waktu bisa masuk bukan sebagai penumpang kali ini.
Suasana menyenangkan langsung terpapar dengan beberapa desain menarik seperti gambar di bawah ini. Karena masih baru, membuat orang-orang yang sudah masuk tak ragu mengabadikan momen mereka di sana.
30 konter check-in
Dari siaran pers yang kami terima, luas bandara baru Semarang ini sekitar 58.652 meter persegi, serta apron baru yang mampu menampung 12 pesawat. Jumlah konter check-in hingga 30 ini membuat penumpang rasanya tidak akan kesulitan lagi untuk mengantri.
Selain itu, terminal juga dilengkapi 8 eskalator, 8 elevator, 2 travelator, serta 3 buah garbarata. Sedangkan untuk parkir kendaraan, bandara baru dapat menampung 1.200 kendaraan.
Pengambilan bagasi
Kampanye Semarang dan Jawa Tengah
Berbagai desain ditampilkan saat penumpang menuju area boarding. Bukan saja hanya karena ini baru buat bandara sekelas Semarang, penempatan ikon-ikon wisata seolah sebuah kampanye promosi yang ingin bilang terima kasih sudah datang.
Area boarding yang lebih menarik dan luas tentunya
Bila yang terbiasa pulang pergi memanfaatkan transportasi udara, area boarding terminal baru Semarang memang kurang besar seperti bandara Balikpapan atau terminal 3 Soekarno Hatta. Namun ini tetap lebih baik ketimbang bandara Semarang yang lama.
Penempatan berbagai fasilitas seperti taman bermain, akses komputer, minimarket di dalam area dan area kuliner memang sangat memanjakan.
Lift bandara
Tenang saja, selain wifi tersedia yang mudah diakses, hp kamu tidak akan kehabisan daya
Ada area bermain buat anak-anak
Bonus! Melihat Corcodia Lounge
Kami juga berkesempatan melihat ruang tunggu VIP ini yang ada di bandara baru. Tak perlu ditanya bagaimana kerennya tempat ini bila kamu juga sama seperti kami yang jarang-jarang nunggu di tempat seperti ini.
Nanti kami bahas lagi soal tempat ini
Masih banyak bahan postingan tentang bandara baru Semarang ini yang akan kami bagi. Halaman ini cukup di sini, kami tidak dapat membawanya semua secara langsung. Ditunggu di halaman berikutnya. Atau ikuti kami di media sosial.
..
Kami senang menyambut kehadiran ikon baru kota Semarang ini. Dengan postingan ini, kami harap dapat memberikan tambahan referensi saat kamu ingin datang ke Semarang dan melihat seperti apa bandara ini.
Lokasinya yang berada dekat Kampung Laut atau kawasan PRPP, semoga lebih mudah untuk kamu jangkau. Apalagi kehadiran transportasi umum - bus Trans untuk memudahkan penumpang yang ingin menuju kota Semarang dan sebaliknya.
Bandara Semarang baru memang belum 100% selesai pengerjaan hingga postingan ini kami buat. Meski begitu, kami harap para penumpang dan masyarakat tetap mendapatkan rasa kenyamanan dan pelayanan maksimal dari pihak bandara.
Membaca kabar mengenai Pemerintah Kota Semarang yang secara resmi telah meluncurkan rangkaian peringatan HUT ke-479 di Halaman Balai Kota baru-baru ini, rasanya ada sesuatu yang mengganjal bagi kami. Bukan soal kemeriahan acaranya, melainkan soal logo HUT-nya! Tumben sekali kami sampai melewatkan informasinya, atau memang sengaja tahun ini hadir tanpa prosesi lomba desain logo Hari Jadi Kota (HJK)? Tahun 2026 ini, Kota Semarang menginjak usia ke-479. Seperti tahun-tahun sebelumnya, salah satu momen yang paling kami tunggu-tunggu sebagai pengelola blog ini adalah kemunculan visual identitas resmi Hari Jadi Kota Semarang (HJKS). Namun, ada yang terasa sangat berbeda kali ini. Jika biasanya sejak bulan Februari atau Maret lini masa media sosial sudah riuh dengan pengumuman lomba desain logo yang memancing kreativitas warga, tahun ini suasananya justru senyap. Tidak ada sayembara, tidak ada kompetisi ide, dan tentu saja tidak ada pengumuman pemenang seperti yang rutin kami dokumentasikan ...
Penyelenggaraan Kirab Budaya dalam rangka Haul KH Sholeh Darat (Mbah Sholeh Darat) tahun 2026 ini memberikan kesan yang berbeda. Ini merupakan kali pertama kami menghadiri acara tersebut, yang secara resmi baru memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Sebuah upaya menarik yang mempertemukan pariwisata dan tradisi di jantung Kampung Melayu. Meskipun rencana awal sempat mencuat akan digelar di Lapangan Garnisun Kalisari, pada pelaksanaannya hari Minggu kemarin (19/4), seluruh kemeriahan justru terpusat di kawasan Kampung Melayu Semarang. Perubahan lokasi ini bagi kami menjadi daya tarik tersendiri; menegaskan bahwa Kampung Melayu bukan sekadar pemukiman padat di utara Semarang, melainkan gerbang sejarah maritim dan intelektual yang kuat. Pilihan Strategis di Antara Lima Kirab Bulan April ini sepertinya menjadi bulan yang padat bagi pecinta kirab di Semarang dengan total lima agenda serupa. Setelah sebelumnya tidak sempat hadir di karnaval Paskah dan Kirab Budaya Ho Tek Tjing Shin , kami tid...
Minggu pagi (19/4), saat suasana Kota Semarang masih nampak tenang, langkah kami kembali tertuju pada sebuah ruko di Jalan Kartini. Ada rasa dejavu yang menyeruak saat menatap bangunan yang kini tampil dengan fasad hitam minimalis yang elegan. Bagi yang sering melintas di sini, ruko ini punya sejarah panjang. Dulu, lokasinya ditempati oleh Pitstop Computer . Sayangnya, meski sempat mengundang rekan-rekan Blogger Semarang saat grand opening tahunan lalu, nasib mereka di Jalan Kartini akhirnya kandas. Kabar terbarunya, Pitstop kini memilih "hijrah" ke Java Supermall dan meninggalkan jejak ruko ini untuk penghuni baru. Kini, pertanyaannya adalah: Apakah penghuni baru ini mampu mematahkan "kutukan" lokasi tersebut dan tidak mengulangi nasib yang sama? Mengenal PlayFix dan iFixied Papan namanya terpampang besar dan mencolok. Ada dua nama yang bersanding di sana: iFixied dan PlayFix . Setelah kami telusuri, keduanya memang berada di bawah naungan manajemen yang sama na...
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...
Ada pemandangan yang menarik perhatian kami pada bulan Februari lalu, tepatnya sebelum memasuki bulan puasa. Saat sedang melintas di Jalan Medoho Raya, sebuah papan informasi tampak berdiri tegak dengan identitas Kecamatan Gayamsari dan Kelurahan Sambirejo, Kota Semarang, yang terlihat cukup mencolok. Namun, bukan sekadar papan nama biasa yang kami temukan. Hal yang paling menarik perhatian adalah kehadiran QR Code di bagian tengah papan, lengkap dengan alamat tautan ( link ) di bawahnya. Sebuah pemandangan yang bagi kami terasa sangat modern untuk ukuran lingkungan setingkat RT di Semarang. Papan informasi ini kami abadikan pada 16 Februari 2026. Lokasinya berada tepat di depan Masjid Al-Ikhlas Sambirejo, persis di dekat gerbang yang mengarah ke Jalan Wisma Prasetya III. Karena rasa penasaran yang besar, kami pun mencoba mengulik isi di balik kode tersebut hari ini. Implementasi Semarang Smart City di Level Mikro Sebagai pihak yang cukup sering mengamati perkembangan sudut-sudut kota...
Comments
Post a Comment