Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Menarik Cara Pesan Menu Makanan di Taman Indah Sari Restaurant Lewat QR Code

Bukan hanya diterapkan di kotal amal saja, dan pembayaran, QR code pun dapat diterapkan dalam pemesanan menu makanan. Seperti yang kami lihat di Taman Indah Sari Restaurant yang berada satu kawasan dengan The Wujil Resort & Conventions.

Pertengahan bulan Agustus kemarin, kami diundang berkunjung ke hotel Wujil. Karena datangnya pas jam makan siang, kami dijamu di Taman Indah Sari Restaurant.

Sebagai info, Taman Indah Sari Restaurant sudah menjadi legenda kuliner dengan usianya yang mencapai 20 tahun lebih. 

Tempat kuliner yang mudah dijangkau dari area lobi hotel ini dibuka kembali tahun 2016, berbarengan dengan kehadiran The Wujil Resort & Conventions. Sekarang keberadaannya satu paket dengan hotel.

Penerapan QR Code

Semenjak kami mengamati perkembangan QR code awal tahun 2020, kami banyak menemukan hal menarik. Seperti saat kami mulai duduk di lesehan tempat makan di sini.

Meja yang luas di depan kami tersedia papan pengumuman kecil (bingung menyebutnya) yang disertai kertas yang menggantung dengan QR code tertera di sana.

Kami langsung menscan QR code tersebut setelah diberi intruksi. Di sini tidak ada buku menu seperti biasanya. Apalagi ini juga terkait protokol kesehatan untuk mengurangi sentuhan di masa pandemi sekarang.

Setelah berhasil menscan kode QR, kami langsung diarahkan menuju Google Drive. Di sana setelah memilih email agar bisa masuk, tersedia buku menu lengkap dengan harganya.

Berharap hidangan datang juga lewat teknologi

Meski dibuat dengan cara sederhana, kami tetap mengapresiasi bagaimana pemanfaatan teknologi seperti QR code bekerja agar lebih cepat.

Kami harap makanan yang telah dipesan juga dapat dilakukan dengan teknologi. Setidaknya pemesanan langsung masuk ke server dan diterima langsung di dapur.

Sayangnya, harapan itu belum bisa di sini. Kami harus tetap memanggil karyawan yang bekerja untuk mencatat menu yang sudah kami pesan dari smartphone milik sendiri. 

Hemat kertas

Pelayanan pemesanan masih manual. Kami pikir itu juga bermanfaat untuk karyawan yang bekerja. Semenjak pandemi, orang-orang banyak yang terkena PHK. Mungkin ini pertimbangannya.

Melihat keuntungan sisi lainnya dengan QR code, ini juga lebih hemat kertas. Tidak akan rusak meski lama digunakan. Termasuk basah karena cipratan atau terkena hujan.

Masalah 

Bagaimana dengan tamu yang datang ke sini, namun ponselnya tidak mendukung atau bahkan tidak menginstal aplikasi QR Code? Ini masalah yang kami pikir memang karena kurang biasa saja.

Tapi di era sekarang, kami pikir semua merek ponsel sudah pasti mendukung fitur QR code. Bila belum pun hanya tinggal install aplikasinya saja.

Dengan WiFi yang tersedia di area, tentu lebih mudah cepat untuk menginstalnya di smartphone. Kami yakin, para karyawan sudah diberi arahan untuk membantu tamu yang mengalami kesulitan seperti ini.

...

Ini sangat menarik, apalagi terkait koronavirus. Meski memiliki beberapa kekurangan dan masih sederhana, penerapan QR code seperti ini memang sudah seharusnya dimanfaatkan.

Buat kamu yang berencana makan di Taman Indah Sari, jangan lupa install aplikasi QR code. Kami sendiri di sini memesan Nasi Bakar Kendil. Makanan seperti apa itu, klik di sini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

📌 Pembaruan Kebijakan & Privasi X Terbaru (September 2026): Apa Artinya Buat Kita dan Akun Komunitas Lokal?

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

💻 Pengalaman Unik Mampir ke Orbit Computer Semarang yang Ternyata Satu Bangunan dengan Hotel dan Disambut AI Chatbot

🎪 Arak-arakan Tak Pernah Gagal: Mengamati Pawai Ta’aruf MTQ dari JPO Pandanaran Semarang