Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Taman Kalisari Semarang, Spot Selfie Dengan Pemandangan Sungai

Tidak terasa salah satu pengerjaan kegiatan konservasi kali Semarang yang berada di Kampung Pelangi sudah selesai hari ini (bulan Agustus). Dikerjakan sejak akhir tahun 2019, seperti ini suasananya.

Niat awalnya kami ke sini, kamis pagi (27/8/2019), adalah melihat dari dekat Microlibrary yang berada di dekat Taman Kasmaran, Kampung Pelangi.

Program CSR BRI

Namun tanpa sadar pemandangan di seberang sungai lebih menarik juga. Sejak kapan ini Taman Kalisari ini selesai, tahu-tahu sudah dikemas dengan semenarik gini.

Setelah tiba di tempat, pemandangan kali yang biasa saja disulap menjadi pemandangan yang penuh atribut yang ditaruh di sepanjang pinggir kali. Kami pikir ini akan jadi spot selfie menarik di masa depan.

Sebuah papan informasi berdiri di sana yang memberitahukan bahwa kawasan yang dijadikan taman ini adalah program kegiatan CSR dari BRI bertajuk BRI Peduli.

Setelah menelusuri di mesin pencari, kami tiba di website sigijateng.id yang memposting judul berita 'Percantik Sungai di Semarang, BRI Kucurkan CSR Hingga 500 juta rupiah' pada tanggal 13 Desember 2019.

Dari website tersebut kami tahu bahwa pengerjaannya dimulai akhir tahun 2019 dengan peletakan batu pertama. Kegiatan ini adalah bagian dari program peningkatan konservasi kali Semarang.

Taman Kalisari

Dalam informasi yang tertera di papan yang terletak di tengah pedestrian, taman Kalisari adalah titik awal revitalisasi kali Semarang yang terintegrasi dari area Kalisari hingga Kota Lama. Sekaligus memberikan ruang berkegiatan masyarakat yang berkualitas tanpa mengabaikan estetika kota.

Selain itu, papan informasi tersebut juga memberikan info temtamg spot menarik lainnya yang berada di Semarang dan sekitarnya. Mulai dari 

  • Kampung Pelangi
  • Gedung Lawang Sewu
  • Klenteng Sam Poo Kong
  • Jembatan Air Mancur
  • Taman Indonesia Kaya
Semua tempat yang ditandai tersebut dapat ditempuh kurang dari 25 menit dari Taman Kalisari. Apakah itu ditempuh dengan jalan kaki?

Yang ditunggu tentu bagaimana tempat ini dikemas dengan menarik. Mulai dari pedestrian, tempat duduk yang terdiri dari tanpa atap maupun yang ada atap, tempat sampah, dan lainnya yang bisa kamu lihat di bawah ini. 

Oh ya, taman Kalisari dilengkapi juga dengan toilet. Kami belum mencoba melihat dari dekat, karena saat itu masih digunakan. Setidaknya, ada toilet itu udah keren menurut kami.







...

Menarik apa yang ditulis sigijateng dari Wakil Wali Kota Semarang yang mengatakan nanti masyarakat bisa naik sampan dari Kalisari sampai Kota Lama.

Andai benar-benar terwujud di masa depan, harapan itu sungguh luar biasa. Semarang bisa jadi Venesia, salah satu Kota di Italia dengan sungainya yang menarik.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali