Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Komitmen Berikan Fasilitas Internet, XL Axiata Kerja Sama dengan Sekolah Sungai di Yogyakarta

Dalam siaran pers yang kami terima tanggal 24 September 2020, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus melanjutkan komitmennya mendukung penyediaan fasilitas akses internet untuk pelajar yang harus mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kali ini adalah Yogyakarta, seperti apa kerja sama tersebut?

Di Yogyakarta, dukungan tersebut berupa bantuan paket internet untuk 81 pelajar dan pemasangan router di “Sekolah Sungai” yang didirikan oleh Project Child Indonesia (PCI). Penyaluran dilaksanakan secara bertahap di tiga lokasi bantaran sungai yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (24/9). 

Group Head Central Region XL Axiata, Rd. Sofia Purbayanti mengatakan, 

Selain pelajar yang bersekolah di sekolah formal, kebutuhan untuk bisa akses data juga dibutuhkan oleh anak-anak yang selama ini bersekolah di sekolah informal. Pandemi yang masih terus berlangsung juga menghalangi mereka untuk bisa bersekolah secara tatap muka dengan para pengajarnya. Contohnya anak-anak masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal dibantaran kali Winongo di Yogyakarta, yang selama ini bersekolah di Sekolah Sungai. Kami di XL Axiata sangat senang bisa bersama teman-teman aktivis untuk membantu akses internet bagi anak-anak kita tersebut.

Menurut Sofia, untuk mendukung kebutuhan akses internet, XL Axiata menyediakan paket internet khusus untuk para pelajar SD-SMP dalam komunitas Sekolah Sungai. 

Paket Internet ini telah disalurkan langsung ke 81 pelajar yang bermukim di masing-masing bantaran sungai. Tiap anak akan mendapatkan 10GB per bulan selama 3 bulan yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh platform dan aplikasi di smartphone. 

Bantuan akses internet dari XL Axiata disalurkan ke Sekolah Sungai yang berlokasi di Kampung Jetisharjo Kecamatan Jetis Yogyakarta, Kampung Bener Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta, dan Dusun Gowok Kecamatan Depok Sleman.

Tidak berhenti di situ, router yang disalurkan ke Sekolah Sungai bisa diakses secara bersamaan sekaligus hingga 32 perangkat baik smartphone, tablet, maupun laptop. 

XL Axiata juga membekali setiap router dengan paket data 20GB yang akan diisi setiap bulan selama setahun. Untuk menjaga dan memastikan router tersebut dimanfaatkan secara semestinya, XL Axiata menyerahkan pengelolaannya ke para pengajar yang tegabung dalam PCI. 

Program donasi akses internet untuk mendukung pelaksanaan PJJ ini akan terus XL Axiata perluas ke wilayah Indonesia lainnya. 

Sekolah Sungai sendiri merupakan salah satu program dari PCI yang lahir atas keinginan untuk berkontribusi terhadap pendidikan non-formal anak-anak, khususnya yang bermukim di area rawan bencana seperti bantaran sungai dan tepi pantai. 

Program ini ingin memastikan bahwa seluruh anak yang bermukim di bantaran sungai mampu memahami dan merasakan lingkungan belajar yang positif dan sehat.

Program Manager PCI, Anjani Tri Fatharini mengungkapkan, 

Sekolah Sungai merupakan program yang kami inisiasi dalam bentuk pendampingan terhadap pelajar SD-SMP di tiga daerah bantaran sungai Yogyakarta. Mayoritas penduduk yang bermukim di bantaran sungai ini bekerja sebagai buruh harian, pemulung, dan pekerja lepas. Dengan rata-rata jumlah penduduk sekitar 500 orang per dusun, sekitar 7% di antaranya merupakan anak-anak usia 7-13 tahun yang bergabung di Sekolah Sungai binaan PCI.”

Nadia menambahkan, di tengah pandemi ini ada begitu banyak tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan proses belajar mengajar. 

Sekolah Sungai yang tersebar di tiga dusun pun harus beradaptasi dengan penggunaan teknologi dalam proses belajar dan mengajar.

Selain kendala gawai, salah satunya adalah ketersediaan kuota internet. Masalah kuota data memang menjadi persoalan riil yang dihadapi banyak siswa sejak PJJ dilaksanakan. Bantuan akses internet gratis dari XL Axiata memang sangat mereka perlukan.

Gambar : XL

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🪁 Apa Kabar Festival Layang-Layang Internasional Semarang? Menanti di Awann Costa, Temu Asyiknya di BKT