Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Seperti Apa Transaksi Digital yang Digunakan di Pasar Semarangan?


Ada hal menarik dari soft launching kemarin dari Pasar Semarangan (17/3) yang berlokasi di hutan Wisata Tinjomoyo, yakni semua transaksi dilakukan secara digital. Pengunjung tinggal tap cash atau lewat aplikasi Yap BNI dengan cara QR Code scanner.

Menjadikan Semarang sebagai kota pintar atau Smart City terus dilakukan oleh pemerintah dengan beragam cara. Yang terbaru yang kami temui adalah penggunaan transaksi digital di Pasar Semarangan.

Maka jangan berharap, pengunjung yang datang ke Pasar Semarangan yang rencananya dilaunching secara resmi besok - 8 April, dapat mengeluarkan uang tunai untuk berbelanja. Kecuali parkir atau tiket masuk.

Pasar digital pertama di Indonesia

Saat menulis ini, kami mendapatkan referensi dari situs jatengpos.co.id (20/3) tentang Pasar Semarangan akan menjadi percontohan pasar digital yang ada di Indonesia. 

Ya, Semarang sepertinya menjadi yang pertama sebagai pasar digital di Indonesia. Selain penyebaran promo dilakukan lewat digital, transaksinya pun dilakukan tanpa uang tunai.


Cara pembayaran 

Selama di Pasar Semarangan kemarin, Yap dari BNI paling banyak kami lihat promosinya. Maka tak heran melihat antrian pengunjung yang panjang karena ingin mendaftar, termasuk membeli kartu tap cash. 

Ada 2 tipe pembayaran seperti yang kami sebut di atas, kartu BNI (tap cash) dan aplikasi YAP (Your All Payment). Untuk tap cash, kami dengar kartu Semarang hebat yang dikeluarkan pemerintah dan bank BNI ini yang digunakan. 

Kartu ini tersedia di stan BNI selama di lokasi dengan harga 20 ribu rupiah. Karena hanya berupa kartu, pengunjung harus mengisi saldo kartu yang bisa didapatkan mulai dari nominal 10 ribu hingga 1 juta rupiah.

Kartu ini dapat digunakan untuk bertransaksi seperti membeli makanan dan sebagainya. Dan juga dapat digunakan untuk naik bis trans Semarang.

Sedangkan aplikasi YAP, setelah kami mencoba menginstalnya ternyata tidak mudah bila tidak memiliki rekening di BNI, cara menggunakannya tinggal scan  QR code seperti gambar berikut ini.


Sebenarnya bisa diakali lewat nomor telepon yang terdaftar di aplikasi UnikQu yang juga dimiliki BNI. Konsepnya sama seperti lainnya, rekening ponsel. 

Tapi sepertinya cukup ribet untuk mendaftar 2 sekaligus. Namun buat kamu yang sudah terdaftar di UnikQu ini lebih nyaman. Tinggal masukkan nomor ponselmu yang ada di Unikqu ke aplikasi YAP bila ingin menggunakan aplikasi YAP tanpa terdaftar sebagai nasabah BNI. 

..

Berikutnya, cara transaksi digital ini akan dilakukan di Pasar Digital lainnya yang ada di Semarang seperti pasar heritage di Oudestat Kota Lama, dan pasar urban market di Pasar Bulu (2 pasar ini hingga tulisan ini kami buat,belum ada informasinya).

Kami pikir ini sangat menarik. Bukan saja buat pemerintah yang terus mengkampanyekan Semarang Smart City, khususnya perkembangannya, dan juga menambah destinasi wisata.

Tapi juga pihak BNI yang cerdas memanfaatkan pasar Semarangan untuk menggaet calon pelanggan baru dan mensukseskan program dari teknologi keuangan digital.

Bagaimana menurutmu? Andai konsep transaksi digital ini diterapkan ke pasar tradisional, kira-kira menarik atau tidak? Banyak tantangan tentunya, tapi harus dilakukan dari sekarang tentunya.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏋️‍♂️ Ketika Laptop Tipis ASUS ExpertBook Ultra Ditindih Barbel 100 Kg, Masih Aman?