Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Tren Video Conference di Tahun 2020


Meski sudah diperbincangkan lama, bahkan tahun 2018 sudah diprediksi, postingan kali ini terinspirasi dari online launching ExpertBook B9, Selasa kemarin (2/6), awal bulan Juni. Video conference kini semakin sering dimanfaatkan, khususnya acara.

September 2018, situs liputan6.com menuliskan video conference jadi tren di masa depan. Dalam artikel, Simon Dudley, Head of Product Strategy and Sales Enablement Video Collaboration Logitech menyebutkan dalam 5 tahun mendatang video conference akan menjadi tren.

Alasannya? Dalam 5 tahun mendatang generasi milenial akan menguasai 75 persen total tenaga kerja dunia. Ada 35 persen pekerja bekerja secara mobile. 

Meski sistem ini (video conference) sudah diadopsi sejak lama, 25 tahun terakhir dan dianggap belum berhasil, dengan pergeseran gaya kerja, pemanfaatan video conference diprediksi kian meluas. 

Pandemi Covid-19

Bila menghitung prediksi yang dikatakan Simon Dudley pada rentang waktu tahun 2018, seharusnya 5 tahun mendatang adalah tahun 2023.

Kenyataannya, tren video conference sudah digunakan sekarang ini. Penyebabnya tren ini lebih cepat muncul karena pandemi covid-19. 

Semua negara sedang berusaha pulih dari pandemi. Orang-orang mulai dibatasi keluar rumah, para pekerja bahkan terkena imbasnya dan mau tidak mau, jadwal meeting yang biasanya dilakukan di kantor, kini harus dilakukan di tempat yang berbeda.

3 hal yang mendukung tren

Selain pandemi covid-19 yang paling berpengaruh mempercepat tren, ada 3 hal lain juga yang membuat video conference menjadi paling banyak digunakan sekarang ini.

Mulai dari manfaatnya yang lebih meluas, kehadiran perangkat yang lebih mudah dan ketersediaan layanan yang lebih banyak.

Tiap hari, kita sering membaca atau mendegar acara yang menggunakan Zoom, Skype, Microsoft Team, atau hingga google hangouts yang ngebranding kembali dengan nama google meet. Semua aplikasi tersebut, sangat mudah digunakan dan bahkan bisa diinstal hanya lewat smartphone. 

Dukungan perangkat

Tren video conference jadi hal baru setelah diberlakukannya work from home bagi mereka yang bekerja di kantor. ASUS jeli melihat tren yang akhirnya mengenalkan varian laptopnya yang diberi nama ExpertBook.

Dukungan perangkat sangat penting untuk memberi kenyamanan pada si pengguna. Masalah isu keamanan, audio yang kurang baik, privasi, hingga konektivitas coba dibenahi oleh ASUS untuk menawarkan produknya. Untuk menyasar kalangan pebisnis premium, harganya tentu biasa. Namun buat di luar segmen, itu mahal sekali.

Mari ucapkan selamat datang pada tren video conference di tahun 2020. Apakah kamu menjadi bagian tren atau masih mengamati sambil belajar memahami.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

💻 Pengalaman Unik Mampir ke Orbit Computer Semarang yang Ternyata Satu Bangunan dengan Hotel dan Disambut AI Chatbot

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

☕ Kumpul-Kumpul Kreator di Tempat Ngopi: Silaturahmi atau Cari Database Pemasaran?

🎪 Arak-arakan Tak Pernah Gagal: Mengamati Pawai Ta’aruf MTQ dari JPO Pandanaran Semarang