Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Tren Sepeda Di Tengah Pandemi Corona



Ketika membaca beberapa media yang mengangkat 'tren sepeda sedang naik daun', termasuk Semarang, kami menganggukkan kepala bahwa memang benar. Meski di Semarang banyak kalangan pengguna sepeda hingga komunitas beberapa tahun belakangan, semenjak koronavirus, aktivitasnya semakin sering terlihat. Apakah kamu setuju?

Mungkin salah satu dampak positif hadirnya koronavirus adalah kesadaran masyarakat terhadap kesehatan semakin tinggi akhir-akhir ini. Bersepeda dianggap sebagai transportasi alternatif selama pandemi sekarang.

Bukan hanya Kota-kota besar saja yang merasakannya, beberapa negara juga ternyata mengalaminya. Selain aman, bersepeda juga bagian dari olahraga yang tentu saja membuat tubuh tetap bugar.

Apakah aman bersepeda saat koronavirus?

Mengutip situs mainsepeda.com, dalam artikelnya di sana, ternyata malah dianjurkan oleh WHO atau Badan Kesehatan Dunia lewat rilis panduan teknis tentang beraktivitas selama pandemi koronavirus.

Dalam panduannya, WHO menganjurkan masyarakat untuk bersepeda dan berjalan kaki guna menghindari kontak fisik, serta memperlambat pandemi ini. Panduan teknis ini dikeluarkan kantor perwakilan WHO di Eropa.

Tren Sepeda di Kota Semarang

Setiap hari, setiap pagi dan sore, jalanan lebih hidup dengan banyaknya orang bersepeda. Apalagi menjelang akhir pekan. Seperti Sabtu malam dan Minggu pagi, kawasan Kota Lama mendadak jadi sangat ramai dari sebelumnya saat Covid-19 benar-benar mengkhawatirkan.


Bukan hanya didominasi komunitas sepeda atau yang biasanya bersepeda, kami melihat satu keluarga asyik menikmati pagi hari bersama. Bahkan, anak-anak pun ikut ambil bagian dalam aktivitas tersebut.

Dampak ekonomi juga begitu terlihat saat para pesepeda tersebut sedang menikmati sarapan pagi. Entahlah, mengapa mereka mengabaikan protokol kesehatan. Kami pikir, mereka bukan mengabaikan. Hanya saja lupa karena keasyikan.

Tidak ada kasta dalam bersepeda meski kami tahu ada sepeda yang harganya puluhan juta. Semua hanya ingin bergerak, menikmati kehidupan bebas yang sempat terampas karena koronavirus.

Semarang juga sedang mengalami tren bersepeda di tengah pandemi saat ini. Satu sisi menarik buat kami dan mereka yang ingin sehat dan lebih dekat satu sama lain.

Namun sisi lain, kekhawatiran terhadap putusnya Covid-19 juga bakal tidak ada habisnya. Beberapa wastafel portable memang sudah disediakan, pemakaian masker juga sudah banyak dilakukan, dan menjaga jarak ?? Seharusnya juga bisa dilakukan.

Survei 

Kami meminta pengguna Instagram, baik yang mengikuti dotsemarang atau tak sengaja melintas di stories kami untuk menjawab pertanyaan tentang 'Tren Sepeda di Semarang Kala Pandemi, Setuju?

Dari total pengguna yang menjawab lebih 200 akun, sekitar 64% menjawab 'YA' dan sisanya 36% menjawab 'NGGAK'. Melihat ini, kami pikir para pengguna juga berpikir seperti tulisan yang kami buat hari ini.

Bagaimana dengan tempat tinggalmu? Atau sudah membeli sepeda untuk bersama satu grup berolahraga? 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🚀 ASUS ROG Flow Z13-KJP: Tablet "Sultan" 128GB RAM yang Siap Diajak Gowes Keliling Semarang

Event Cosplay di Kota Semarang