Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

[Review] Event Prosesi Dugderan 2017


Tahun ini, acara tradisi dugderan dilaksanakan tanggal 24 dan 25 Mei 2017. Acara ini terbagi dua, yang pertama karnaval dugderan dengan peserta para pelajar. Sedangkan hari kedua, puncak acara, dikolaborasikan dengan karnaval dan prosesi dugderan yang menandakan bahwa esok hari sudah dimulainya bulan suci Ramadhan.

Wisatawan benar-benar dimanjakan selama bulan Mei di kota kami (baca Semarang). Setelah Semarang Night Carnival, Festival Banjir Kanal Barat, Loenpia Jazz dan kini, perayaan tradisi dugderan.

Karnaval dugderan yang diikuti peserta pelajar

Wah, kami ternyata kelewatan hari pertama acara Dugderan yang diselenggarakan hari Rabu pagi (24/5) dengan lokasi lapangan Simpang Lima. Acara hari itu seperti memang di fokuskan pada karnaval dengan peserta kebanyakan pelajar. Menurut Panitia, ada 14 ribu peserta dari 16 kecamatan yang berpartisipasi.

Rutenya sendiri mengambil jalur Simpang Lima menuju Pahlawan dan berakhir di Taman KB. Beberapa fotonya bia dilihat sebagai berikut :

Hari Kedua, prosesi Dugderan

Bila hari pertama dilaksanakan pagi hari, maka tidak dengan hari kedua yang dilakukan siang hari. Sejatinya acara Dugderan yang paling utama ada di hari kamis (25/2). Kamu bisa melihat proses acaranya mulai dari Balaikota hingga Masjid Agung Jawa Tengah. Ini benar-benar melelahkan untuk mengikutinya. Apalagi siang itu terik matahari berada di titik 36 derajat celcius.

Kami sendiri hadir di lokasi yang berada di jalan Pemuda pada pukul 1 siang. Kami pikir akan terlambat, namun ternyata acara masih berjalan di Balaikota, lokasi utama dimana dihadiri Walikota dan peserta untuk mengikuti berbagai prosesi seperti biasanya.

Antusias masyarakat yang menunggu di luar Balai Kota selalu menarik untuk diabadikan. Kami pikir ada ribuan di sini. Mereka lebih suka menunggu karnaval dan parade arak-arakan yang akan keluar menuju beberapa titik lokasi, seperti Masjid Kauman dan terakhir Masjid Agung Jawa Tengah.

Berikut beberapa foto yang kami abadikan menggunakan akun livedotsemarang :



Namun kami sayangkan meski riuhnya masyarakat yang memadati jalanan Pemuda, timeline Twitter kurang bergairah seperti tahun lalu. Padahal kami yakin bila tahun ini akan sangat meriah. Ya, melihat bagaimana Semarang Night Carnival dipromosikan dengan sangat baik, dan sudah hadirnya komunitas Pariwisata, tentu kami berharap sangat tinggi terhadap cara berpromosi mereka.

Dikira sudah selesai

Acara hari kedua setelah keluar dari Balaikota tampaknya kurang menarik, terutama susunan peserta yang berjalan melewati warga. Beberapa kali terhenti dan sempat kami pikir sudah selesai. Masyarakat yang tak menyadari bahwa acara belum selesai sepertinya langsung terlanjur bubar.

Ternyata rombongan Walikota dan pejabat serta lainnya yang menggunakan kereta kuda baru mau lewat. Jalanan kembali ramai, dan mereka yang sudah memutuskan pergi menggunakan kendaraan menjadikan jalanan tidak begitu sedap dipandang.

Kehilangan momen

Kami memutuskan berhenti sampai sini. Kami tidak mengikuti prosesi yang berlanjut ke Masjid Kauman dan Masjid Agung Jawa Tengah. Tapi, jangan kecewa. Kami punya foto dokumentasinya yang berasal dari akun Instagram dan kami post di Twitter. (Sumbernya ada dibagian bawah kanan).

Slideshow prosesi dugderan di Masjid Kauman




...

Sebagai tradisi tiap tahun yang diselenggarakan menyambut puasa, dan sudah masuk kalender agenda wisata Semarang, acara ini sangat menarik untuk dilihat. Bulan Mei tahun 2017 tampak lebih menarik karna puasa berdekatan dengan hari jadi kota Semarang. Banyak event yang disuguhkan dan kamu harus hadir tahun depan.

Yang menarik dari acara ini adalah bunga Manggar dan patung Warak Ngendok yang dibawa. Masyarakat sangat antusias mengambil bunga Manggar yang katanya, menurut warga yang kami kutip dari situs Suara Merdeka, memiliki simbol kebahagiaan.

Namun kami juga harus menggaris bawahi bahwa tahun ini, acara Dugderan kurang mendapat antusias bagi penghuni Twitter. Tahun ini masih seperti tahun sebelumnya di mana dugderan tidak bercokol di Trending Topik seperti event-event lainnya. Oh ya, sepertinya Instagram lebih menarik ketimbang Twitter untuk acara ini.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

🏃‍♂️ 23 Semarang BTS Run: Strategi Jenius Memasarkan "Debu Proyek" Menjadi Gaya Hidup